30.4 C
Indonesia

Jokowi Minta Masyarakat Laporkan Kecurangan Pemilu ke Bawaslu

Must read

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong masyarakat untuk melaporkan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Laporan beserta bukti dugaan, katanya, ditujukan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi (MK) serta bukan dengan “teriak-teriak curang”.

“Saya kira sudah diatur semuanya, kok. Jadi jangan lah teriak-teriak curang. Ada bukti, langsung bawa ke Bawaslu. Ada bukti, bawa ke MK,” katanya, Kamis (15/2).

Hal ini menyusul banyaknya dugaan kecurangan pelaksanaan Pemilu di berbagai tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia bahkan luar negeri.

Kabar tentang adanya kecurangan bahkan tidak hanya diberitakan di media-media massa, namun juga viral di media sosial.

Adapun Jokowi menyangsikan adanya kecurangan, mengingat pengawasan berlapis telah dikerahkan oleh berbagai elemen masyarakat ke setiap TPS.

Meskipun begitu, ia tetap mendorong masyarakat untuk segera melaporkan dugaan kecurangan pelaksanaan Pemilu 2024 ke pihak yang berwenang.

“Saya kira pengawasan yang berlapis-lapis seperti ini akan menghilangkan adanya kecurangan. Tetapi kalau memang ada betul, ada mekanisme ke Bawaslu,” ujarnya.

Pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah dilaksanakan secara serentak pada Rabu (14/2).

Dalam pemilu kali ini, masyarakat Indonesia tidak hanya berkesempatan untuk memilih calon presiden-wakil presiden selanjutnya. Masyarakat juga diminta untuk memilih anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan DPD.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru