24.4 C
Indonesia

Pasangan Kekasih Beda Ras Mendapat Perlakuan Tak Menyenangkan di Pusat Perbelanjaan

Must read

SINGAPURA – Perilaku tidak menyenangkan yang berlandaskan rasisme baru-baru ini terjadi di Singapura, dengan sepasang kekasih berlatar belakang India-China yang menjadi korbannya.

Pelaku, yang dideskripsikan oleh korban sebagai pria China di usia 20-an, meludahi korban dan berteriak marah ke arahnya di dalam pusat perbelanjaan.

Dilansir dari Mothership, peristiwa itu terjadi pada 18 Desember lalu ketika Joseph (bukan nama asli) tengah menikmati waktu bersama kekasihnya.

Ketika keduanya keluar dari suatu toko baju sambil bergandengan tangan, laki-laki yang tak dikenal melewati keduanya dan dilaporkan meludah ke arahnya.

Hal itu tentu mengejutkan Joseph. Ia bahkan menghentikan langkahnya untuk meyakinkan dirinya tentang apa yang baru saja terjadi.

“Saya terbiasa mendengar hal-hal rasis, sebagian besar dari ketidaktahuan, oleh seseorang yang cukup saya kenal,” katanya kepada Mothership.

“Tapi ini adalah pertama kalinya [bagi saya] orang asing memiliki keberanian untuk melakukan hal seperti ini,” lanjutnya.

Joseph baru menyadari bahwa yang barusan terjadi adalah nyata ketika kekasihnya meneriakkan umpatan.

Ia pun memutar arah dan bertanya ke pelaku tentang apa yang dilakukannya. Akan tetapi, pria itu malah mengamuk dan berteriak, “Anda seharusnya tidak bersama perempuan China!” dan “Dia seharusnya menjadi kekasih saya!”

Pria itu meludahi Joseph lagi, mengacungkan jari tengah, dan kabur ke dalam toko baju.

“Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan. [Saya] sangat marah sampai saya meneteskan air mata,” tutur Joseph.

“Terlepas dari rasisme, itu adalah maskulinitas toxic, [di mana dia merasakan] rasa berhak terhadap seorang wanita, merujuknya sebagai objek atau properti untuk diklaim, yang sedikit memantik saya dan membuat saya jijik.

Meskipun tidak mendapatkan akses ke rekaman kamera CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian, ia tetap melaporkan hal itu ke polisi.

Bantuan rekaman CCTV pun dapat menyusul dan membantu polisi melakukan investigasi.

Joseph berharap pria itu mendapatkan hukuman dengan membagikan pengalamannya ini.

Hal ini, katanya, tidak hanya akan mengirimkan “pesan yang tegas dan jelas” kepada orang-orang, bahwa perilaku seperti itu memiliki akibat hukum. Akan tetapi, yang lebih penting, mencegah insiden seperti itu terjadi kembali.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru