27.4 C
Indonesia

Korea Selatan Ucapkan Salam Perpisahan pada Fu Bao

Must read

KOREA SELATAN – Warga Korea Selatan pada Rabu (3/4) mengucapkan selamat tinggal pada Fu Bao, panda raksasa pertama yang lahir di negara itu.

Fu Bao meninggalkan kebun binatang tempat ia dilahirkan pada tahun 2020 untuk diterbangkan ke China.

Acara pelepasan panda menggemaskan itu dihadiri banyak orang meskipun hujan turun dengan lebat. Acara berlangsung dengan dipenuhi air mata.

Diberitakan Reuters, para penjaga kebun binatang berterima kasih kepada Fu Bao karena telah membawa kegembiraan dan para penggemar atas cinta yang mereka tunjukkan kepada Fu Bao selama empat tahun ia menghabiskan masa pertumbuhannya di kebun binatang Everland.

Ia dimasukkan ke dalam truk dengan pengatur suhu untuk membawanya ke bandara.

“Sungguh suatu keajaiban bisa bertemu dengan Anda. Terima kasih, Fu Bao,” demikian bunyi pesan yang dilampirkan pada foto sang panda yang menutupi kendaraan.

Fu Bao, yang namanya bermakna “harta karun keberuntungan”, telah menjalani karantina selama sebulan dan tidak muncul di hadapan publik.

“Hari ini benar-benar telah tiba… hari ketika Anda memulai perjalanan panjang untuk bagian selanjutnya dalam hidup Anda,” kata penjaga kebun binatang Kang Cher-won, yang selama ini merawat Fu Bao, dalam pesan perpisahannya. “Terima kasih dan kami bangga padamu.”

Para penggemar terakhir kali melihatnya sebulan yang lalu ketika ribuan pengunjung mengantre di pagi hari yang dingin.

Banyak yang mengatakan mereka akan merindukan panda itu setelah ia pergi.

Tujuan keberangkatan Fu Bao adalah Provinsi Sichuan, Tiongkok.

Orangtua anak panda tersebut, induk Ai Bao yang berusia 10 tahun dan jantan Le Bao yang berusia 11 tahun, tiba pada tahun 2016 dari Provinsi Sichuan, rumah bagi panda raksasa, sebagai bagian dari “diplomasi panda” China.

Pada Juli lalu, Ai Bao melahirkan bayi kembar panda raksasa di Korea Selatan.

Panda betina hanya dapat hamil setahun sekali dalam jangka waktu terbatas, dan anak panda memiliki peluang bertahan hidup yang sangat rendah karena sering kali lahir prematur, biasanya memiliki berat kurang dari 200 gram.

SourceReuters
spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru