23.4 C
Indonesia

Konsumen Dengan Mobil Pajero Jatuhkan Mesin Pembaca Barcode BBM Bersubsidi

Must read

PURBALINGGA – Sebuah video rekaman CCTV di suatu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menunjukkan aksi arogan salah satu konsumennya viral di media sosial.

Konsumen itu menjatuhkan mesin EDC pembaca QR code yang tengah dipegang oleh seorang petugas SPBU dan membuatnya rusak berkeping-keping.

Video berdurasi belasan detik itu awalnya menunjukkan seorang petugas SPBU yang sudah berdiri dengan memegang mesin EDC pembaca QR code di dekat mobil Pajero sang konsumen.

Ia berdiri di dekat pintu kiri depan mobil yang jendelanya terbuka. Tak lama kemudian, tangan sang konsumen bergerak dengan cepat keluar mobil hingga dapat menjangkau mesin itu dan menjatuhkannya.

Menyaksikan alat bekerjanya hancur berkeping-keping, petugas itu sempat terdiam beberapa saat dan menunjuk ke arah kamera CCTV–menyampaikan bahwa aksi sang konsumen sejak tadi sejatinya terekam.

Dilansir dari akun Instagram @fakta.indo, peristiwa itu terjadi di SPBU Bajong di Purbalingga, Jawa Tengah, pada Selasa (26/12).

Kejadian itu bermula saat konsumen berniat membeli BBM senilai Rp150 ribu untuk mobilnya. Menjalankan tugasnya, petugas itu pun menanyakan apakah konsumen memiliki barcode subsidi.

Akan tetapi, karena konsumen itu tidak punya barcode yang dimaksud, petugas menyarankannya mengisi BBM maksimal 10 liter. Tidak terima, konsumen itu memukul mesin petugas dan pergi begitu saja.

Diberitakan oleh CNN Indonesia, pihak Pertamina mengonfirmasi adanya insiden itu. Mereka mengatakan bahwa pengendara Pajero bernomor polisi R 1944 C itu bermaksud mengisi Biosolar sebesar Rp200 ribu.

“Namun, oleh operator SPBU, yang bersangkutan diarahkan untuk mendaftar program subsidi tepat di website mengingat yang bersangkutan pada saat kejadian memang belum memiliki QR code atau sudah tercatat di sistem Subsidi Tepat MyPertamina,” jelas keterangan resmi Pertamina.

Pertamina menyayangkan tindakan arogan sang konsumen. Diharapkan, konsumen BBM bersubsidi lainnya yang memiliki kendaraan roda empat atau lebih untuk mendaftarkan kendaraan mereka di website Subsidi Tepat MyPertamina.

“Namun, tentunya, bagi konsumen yang memiliki kemampuan dan menggunakan kendaraan modern, kami mengimbau untuk menggunakan BBM nonsubsidi yang lebih ramah lingkungan dan lebih baik bagi mesin,” sambung pernyataan itu.

Reaksi netizen: mobil elite, ekonomi sulite

Sikap arogan konsumen dengan mobil Pajero itu kini diperbincangkan banyak orang. Di kolom komentar unggahan akun @fakta.indo, netizen ramai-ramai membandingkan perbuatannya dengan harga mobilnya yang terkenal mahal.

Hanya kaya dari segi ekonomi, tapi miskin diberbagai aspek salah satunya akhlak dan pola pikir,” tulis @d.suryadi.g.

Mobil elite ekonomi sulite, gak mampu beli dexlite,” tulis @rahmat_hiidayat.

Mobil elit otak sulit,” tulis @ikhsanramadhan72.

Mobil Elit, BBM Pertalit,” tulis @saefh_15.

Mobil sih oke pajero,  bensinnya uwoowwwww nyari yg subsidi #gayaeliteekonomisulit,” tulis @n.andriani23.

Kalah sama genset kawinan tetangga aja minum pertamina dex,” tulis @hamimhid.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru