29.4 C
Indonesia

Cegah Flu Burung dan Tetelo, Desa Rawa Panjang Vaksinasi Ratusan Unggas

Must read

BOGOR – Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/8) melakukan vaksinasi terhadap ratusan unggas dalam rangka mencegah flu burung dan tetelo.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama Pemerintah Desa Rawa Panjang dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor setelah melakukan vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan pada Juni lalu.

“23 Agustus 2023, [kami] mengadakan kegiatan vaksinasi flu burung yang disebut AI (avian influenza) dengan ND di salah satu desa binaan, yaitu Desa Rawa Panjang, Bojong Gede,” kata Kepala UPT Puskeswan Wilayah I Cibinong, Umar Wirahadi Kusuma.

“Populasi vaksinasi kurang lebih 500 ekor,” tambahnya.

Vaksinasi ini, kata Umar, terbuka untuk umum dengan anggaran langsung dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Tujuannya tidak lain adalah untuk mengantisipasi penyakit yang dapat menyerang unggas (flu burung dan tetelo) dan merugikan pemiliknya.

“Untuk masyarakat mungkin [pengaruhnya] kecil, tapi untuk skala usaha, itu sangat-sangat merugikan masyarakat. Flu burung ini juga bisa menularkan ke manusia (zoonosis),” jelasnya.

Proses vaksinasi gelombang pertama dilakukan terhadap lebih dari 100 ekor ayam milik Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di dekat rumah Kepala Desa Rawa Panjang Mohammad Agus di RT001/RW023.

Ketua TP PKK Desa Rawa Panjang Djuhana dan Kepala Desa Rawa Panjang Mohammad Agus dalam pelaksanaan vaksinasi unggas di Desa Rawa Panjang, Rabu (23/8).
Ketua TP PKK Desa Rawa Panjang Djuhana dan Kepala Desa Rawa Panjang Mohammad Agus dalam pelaksanaan vaksinasi unggas di Desa Rawa Panjang, Rabu (23/8). (Foto: Khopipah Indah Lestari/THE EDITOR)

“Alhamdulillah, pada hari ini Desa Rawa Panjang mengadakan kegiatan vaksinasi untuk ayam atau unggas yang ada di Desa Rawa Panjang bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor,” kata Mohammad yang turut hadir dalam agenda tersebut.

Selain dirinya, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Djuhana dan anggota PKK juga turut hadir dan bahkan turun tangan langsung, melibatkan diri untuk membantu kelancaran proses vaksinasi.

Djuhana dan anggota PKK, dengan mengikuti instruksi dokter hewan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, membantu memegang beberapa ayam yang akan menerima suntikan vaksin.

Sementara itu, Mohammad tampak memastikan ayam-ayam yang telah divaksinasi tidak mengalami dehidrasi dengan menempatkan tempat minum di dekat mereka.

Kepada The Editor, ia mengatakan kerja sama ini akan terus berlanjut untuk empat bulan yang akan datang.

“Kalau secara aturan, memang ada beberapa vaksin yang harus diberikan ke unggas yang dalam masa pertumbuhan,” kata Mohammad.

“Kebetulan, ayam yang divaksin saat ini adalah ayam percontohan untuk kebun PKK (program Bina Desa di tingkat Kabupaten Bogor). Ada 140 ekor yang sudah tervaksin tetelo,” tambahnya.

Untuk agenda selanjutnya, Umar menjelaskan bahwa akan ada sosialisasi kepada masyarakat dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor.

 

Baca juga: Desa Rawa Panjang Gelar Vaksinasi Rabies untuk Hewan Peliharaan

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru