27.4 C
Indonesia

Sebotol Wiski “Paling Dicari di Dunia” Terjual Seharga Rp43 Miliar

Must read

INGGRIS – Sebotol wiski Scotch “yang paling dicari” di dunia terjual pada Sabtu (18/11) dengan harga hampir £2,2 juta (sekitar Rp43 miliar).

Harga tersebut kemudian menjadikan wiski yang dilelang mencetak rekor untuk sebotol anggur atau minuman beralkohol.

Diberitakan oleh AP, Macallan Adami 1926 terjual di Sotheby’s di London setelah perang penawaran antara para calon pembeli melalui telepon dan di dalam ruangan.

Hanya 40 botol The Macallan 1926 yang tercipta pada tahun 1986 setelah disimpan dalam tong sherry selama 60 tahun.

Dua belas botol, termasuk yang dijual pada Sabtu, memiliki label yang dirancang oleh pelukis Italia Valerio Adami.

Botol lain dari tong yang sama dijual oleh Sotheby’s pada tahun 2019 dengan harga hampir £1,5 juta (sekitar Rp29,3 miliar), yang merupakan rekor anggur atau minuman beralkohol hingga terpecahkan pada Sabtu.

“Macallan 1926 adalah wiski yang ingin dijual oleh setiap juru lelang dan yang ingin dimiliki setiap kolektor,” kata Jonny Fowle, kepala minuman beralkohol global Sotheby.

Ia mengatakan penjualan yang memecahkan rekor ini “sangat penting bagi industri wiski secara keseluruhan.”

Botol yang dijual pada Sabtu adalah botol pertama yang telah menjalani rekondisi oleh penyulingan sebelum dilelang.

Langkah ini termasuk mengganti gabus dan mengoleskan lem baru pada sudut label botol.

Adapun harga akhir sebesar £2.187.500 pound (sekitar Rp42,8 miliar) termasuk biaya yang dikenal sebagai premi pembeli di atas harga jual sebesar £1,75 juta (sekitar Rp34,2 miliar).

Harganya jauh melebihi perkiraan pra-penjualan sebesar £750 ribu hingga £1,2 juta (sekitar Rp14,6 miliar hingga Rp23,5 miliar).

Dan seperti apa wiski seharga Rp43 miliar itu?

Pembuat Wiski Utama Macallan, Kirsteen Campbell, yang mengendus minuman tersebut selama rekondisi, mengatakan bahwa minuman tersebut berisi aroma “buah-buahan berwarna gelap yang kaya, kolak ceri hitam di samping kurma yang lengket, diikuti dengan kayu ek antik yang manis dan pekat.”

“Cokelat hitam, sirup, jahe… aromanya terus bertambah,” katanya.

“Merupakan momen yang sangat spesial untuk menyaksikan pembukaan single malt ikonik berusia 60 Tahun ini, yang pertama kali dikemas 37 tahun lalu, dan saya berharap penjaga baru akan menikmati keistimewaan yang sama,” tambahnya.

 

Baca juga: Sebotol Wiski “Paling Berharga di Dunia” Akan Dilelang Bulan Depan
spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru