27.4 C
Indonesia

Presiden Peru Dina Boluarte Digerebek usai Kenakan Jam Tangan Mewah

Must read

PERU – Presiden Peru Dina Boluarte mengalami penggerebekan oleh pihak berwajib setelah didapati mengenakan jam tangan mewah bermerek Rolex di depan umum.

Jam tangan tersebut kabarnya tidak dimasukkan Boluarte ke dalam laporan harta kekayaannya, membuatnya kemudian terseret dugaan kasus korupsi.

Diberitakan Bloomberg, media lokal melaporkan bahwa penggerebekan terhadap kediaman sang presiden dan Istana Negara terjadi pada Jumat (29/3) malam.

Penggerebekan itu dilakukan petugas kejaksaan dan polisi selama berjam-jam dan berujung pada dikeluarkannya mosi oleh anggota kongres Margot Palacios.

Mosi itu berisi pemakzulan Boluarte selaku Presiden Peru dan pernyataan yang menyebut bahwa tuduhan korupsi yang ditujukan kepadanya bersifat sangat serius.

“Apa yang kami kecam bukanlah masalah sepele,” tulis Palacios dalam mosi sepanjang sembilan halaman yang diunggahnya di platform media sosial X.

Melansir CNN Indonesia, stasiun radio RPP mengatakan Boluarte sedang tidak berada di rumah ketika penggerebekan terjadi.

Rekaman televisi menunjukkan polisi mendobrak pintu utama kediaman sang presiden karena tidak kunjung mendapatkan respons dari dalam atas perintah membuka pintu.

Adapun penggerebekan ini tidak terjadi begitu saja, melainkan termasuk dalam rangkaian penyelidikan yang telah berlangsung sejak dua pekan lalu.

Sementara itu, Boluarte membantah tuduhan korupsi yang dilayangkan kepadanya. Ia mengatakan memulai jabatannya dan akan mengakhirinya dengan tangan bersih.

Terkait kepemilikannya atas beberapa jam tangan mewah, ia mengaku membelinya dengan uang yang dikumpulkannya sejak masih muda.

“Saya menjabat dengan tangan yang bersih dan dengan demikian saya akan pensiun dari kursi kepresidenan pada 2026,” katanya dalam konferensi pers usai penggerebekan.

Wanita berusia 61 tahun itu menyebut penggerebekan terhadap kediamannya dan Istana Negara sebagai tindakan yang “tidak proporsional” dan “kasar”.

Senada dengan Boluarte, Perdana Menteri Peru Gustavo Adrianzen juga mengkritik penggerebekan yang dilakukan polisi dan jaksa.

“Kegaduhan politik yang terjadi sangat serius, mempengaruhi investasi dan seluruh negara,” tulisnya di X.

“Apa yang terjadi dalam beberapa jam terakhir adalah tindakan yang tidak proporsional dan inkonstitusional,” sambungnya.

Diketahui, Boluarte mulai menjabat sebagai Presiden Peru pada tahun 2022. Ia naik ke kursi kepresidenan negara itu sebagai presiden keenam, menggantikan Pedro Castillo.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru