26.1 C
Indonesia
Monday, March 16, 2026

Presiden Jokowi Tahu Doa Anak-Anak Akan Hentikan Virus Corona Di Indonesia

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo memperagakan cara agar terhindar dari virus corona kepada anak-anak (Sumber: Youtube Sekretariat Presiden)

JAKARTA – Agar terhindar dari virus corona, Ibu Negara Iriana Widodo meminta anak-anak di seluruh Indonesia untuk tidak lupa menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo memperagakan cara agar terhindar dari virus corona kepada anak-anak (Sumber: Youtube Sekretariat Presiden)

Ujaran ini Iriana ungkapkan untuk merayakan Hari Anak Nasional 2020 bersama Presiden Jokowi yang Ia sampaikan lewat tayangan video yang diunggah di Youtube pada Rabu (22/7).

Bersama Presiden Jokowi, dalam tayangan video itu, Ibu Negara Iriana terlihat sangat antusias mengajari anak-anak untuk patuh mencuci tangan dan mau menahan diri agar menghindari kerumunan. Keduanya yang terlihat memakai masker tampak sangat bahagia dan bersemangat memperagakannya.

“Saya tahu anak-anak pasti tidak sabar ingin sekolah dan ingin bermain dengan teman-temannya, tidak sabar ingin bertemu kakek neneknya yang berada di tempat yang jauh. pagi hari ini, Ibu Iriana ingin menyampaikan pesan kepada anak-anak Indonesia. Ayo Bu apa pesannya?” tanya Jokowi sembari menatap Iriana dengan mata penuh senyum.

“Disiplin mencuci tangan setelah bermain, setelah belajar, setelah kegiatan disiplin memakai masker kalau keluar rumah. Menghindari kerumunan dimanapun anak-anak berada,” ujar Iriana sembari mempraktekkan cara tiap-tiap aturan yang Ia sampaikan. Presiden Jokowi yang ada di sampingnya pun mengikuti langkah yang dilakukan Iriana.

Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut meminta agar seluruh anak-anak Indonesia untuk tidak lupa belajar. Ia berharap doa anak-anak dari seluruh penjuru negeri dapat menghentikan pandemi corona.

“Anak anak terus belajar ya, jangan lupa untuk tetap rajin beribadah, berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi ini segera berlalu,” ujar Presiden Jokowi.

“Agar anak-anak bisa kembali belajar dengan guru di sekolah dan bermain dengan teman-temannya,” tambah Iriana.

“Itu pesan dari saya dan Ibu Iriana pada Hari Anak Nasional kali ini,” kata Jokowi.

“Selamat Hari Anak Nasional tahun 2020. Indonesia maju. Terima kasih,” tutup mereka berdua.

Jurus Facebook Bantu UKM Bangkit Pasca COVID-19

Meski pandemi membawa dampak negatif terhadap ekonomi, survei menunjukkan 56{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} bisnis kecil dan menengah di Indonesia yang hadir di Facebook melaporkan lebih dari 25{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} penjualan mereka terjadi di platform digital.

Pasar UMKM di La Laguna Bali (Foto: Elitha Evinora Tarigan). Klik dua kali untuk memperbesar foto.

JAKARTA – Usaha Kecil dan Menengah atau UKM merupakan inti dari komunitas di Facebook, dan merekaVberperan sebagai penggerak roda perekonomian global.

Mulai dari kedai kopi, restoran hingga desainer grafis, UKM telah menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di setiap negara, berperan mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan.

Namun, saat ini mereka tengah menghadapi tantangan luar biasa. Pandemi COVID-19 tidak hanya menjadi persoalan di ranah kesehatan, namun juga menyebabkan krisis ekonomi yang menghantam para pelaku UKM.

Untuk melihat bagaimana para pelaku UKM yang ada di atas platform Facebook beroperasi selama masa pandemi COVID-19, Facebook bekerjasama dengan Bank Dunia dan Organisasi Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) melakukan survei selama enam bulan ke depan. Survei ini juga akan melihat bagaimana pelaku UKM melakukan penyesuaian dalam menghadapi krisis.

“Skala tantangan yang dihadapi oleh para pelaku UKM saat ini begitu besar. Awalnya, kami melihat adanya gambaran yang lebih cerah dari laporan ini, yang merupakan laporan pertama dari rangkaian survei yang telah kami rencanakan sebelum terjadinya pandemi. Ternyata, setelah melakukan survei kepada lebih dari 30.000 pemilik bisnis UKM di lebih dari 50 negara, kami menemukan bahwa mereka begitu terpukul dan sangat membutuhkan bantuan,” ujar Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik untuk Facebook di Indonesia.

Survei dari Facebook menunjukkan, 50{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} pelaku UKM di Indonesia yang berada di platform Facebook telah mengurangi jumlah karyawan sebagai dampak dari pandemi COVID-19. Dari sisi pendapatan, para pelaku UKM ini juga terkena dampaknya. Survei mengungkapkan, 53{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} bisnis UKM di Indonesia yang berada di platform Facebook melaporkan penjualan mereka dalam 30 hari terakhir lebih rendah dari tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Ruben mengatakan, kesempatan yang sama diberikan kepada semua orang untuk tumbuh melalui bisnis dan mendapatkan hubungan yang lebih baik dengan banyak orang. Sebanyak 85{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} pelaku UKM yang dimiliki perempuan di Facebook (dibandingkan dengan 81{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} bisnis UKM yang dimiliki oleh laki-laki) mampu menghasilkan pemasukan. Namun demikian, masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku UKM di masa yang penuh tantangan ini.

Salah satu tantangan berat yang harus mereka hadapi adalah bagaimana mereka mempertahankan arus kas. Survei Facebook menunjukkan, 15{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} pelaku UKM di Indonesia mengaku bahwa pengaturan arus kas akan menjadi tantangan berat dalam beberapa bulan ke depan. COVID-19 menuntut seluruh pelaku bisnis, baik besar maupun kecil, untuk beradaptasi dan melakukan perubahan.

Seiring dengan berubahnya tren belanja orang-orang di masa pandemi ini dengan
mengadopsi lebih besar lagi belanja secara online, pelaku bisnis juga harus melakukan upaya serius untuk beradaptasi dengan mengalihkan operasi bisnis mereka ke platform digital, terutama bagi para pelaku bisnis yang sebelumnya masih menganggap digital sebagai pilihan berjualan kedua.

Di Indonesia sendiri, lanjutnya, 56{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} bisnis kecil dan menengah yang berada di Facebook melaporkan lebih dari 25{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} penjualan mereka terjadi di ranah digital selama beberapa bulan terakhir. Kegiatan jual-beli di atas platform Facebook bukanlah hal yang baru muncul. Selama lebih dari 15 tahun, Facebook telah membangun komunitas dengan menghubungkan orang-orang dengan keluarga, teman-teman, komunitas dan bisnis yang mereka sukai, membawa orang-orang terhubung
dengan lebih dekat. Melalui hubungan ini, kegiatan jual-beli yang digerakkan oleh komunitas sebenarnya muncul secara alami.

“Komunitas yang berada di atas platform kami terhubung sangat erat dengan aktivitas jual-beli dan mereka ingin aktivitas ini terus digerakkan oleh hubungan dan interaksi yang terjadi di atas platform,” Ruben menambahkan.

Kata Ruben, Facebook akan terus berkomitmen memperkuat aktivitas jual-beli yang digerakkan oleh komunitas, dan membangun solusi untuk membantu pelaku usaha sukses di ranah digital. Apapun jenis usaha yang muncul di atas platform Facebook, kegiatan jual-beli yang digerakkan oleh komunitas ini akan menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih baik dan dapat memberdayakan orang-orang untuk saling terhubung dimanapun mereka berada.

Jalan menuju pemulihan tidaklah mudah dan perlu dukungan berbagai pihak untuk membantu pelaku UKM bangkit. Survei yang dilakukan oleh Facebook ini dapat membantu mengidentifikasi area-area dimana dukungan itu dapat membuat perbedaan besar.

“Ini adalah masa-masa sulit bagi bisnis di seluruh dunia, tetapi Facebook bertekad untuk melakukan semua yang kami bisa untuk membantu mereka melewatinya,” pungkasnya.

 

Peran Wanita Di Percaturan Politik Nasional

Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani

JAKARTA – Peran perempuan dalam perpolitikan nasional terus meningkat. Setelah Megawati Soekarnoputri menjadi presiden RI perempuan pertama, disusul Puan Maharani terpilih sebagai perempuan pertama yang menjadi ketua DPR RI. Di parlemen, perempuan yang menjadi anggota DPR terus bertambah dari 17 persen pada periode 2014-2019 menjadi 21 persen pada periode 2019-2024, termasuk makin banyaknya anggota perempuan yang menjabat pimpinan alat kelengkapan dewan.

Menjadi tugas Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia (KPP-RI) agar kualitas politisi perempuan makin meningkat sehingga jalan bagi perempuan untuk menempati posisi – posisi utama semakin lempang.

Demikian benang merah pidato ketua DPR Puan Maharani ketika mengukuhkan pengurus baru Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI) 2020-2024, Kamis, 23 Juli 2020.

“Ini adalah tentang sudah dibukanya gerbang bagi perempuan Indonesia, untuk menempati posisi posisi utama dalam politik. Dan saya percaya Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia berperan penting untuk membuat perjalanan ini menjadi lebih cepat lagi ke depannya,” ucap Puan.

Pengukuhan Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia Periode 2020-2024 dengan tema “Perempuan Unggul, Indonesia Maju” berlangsung di kompleks parlemen Jakarta. Selaku ketua Dewan Pembina KPP-RI, Puan Maharani melantik dan mengambil sumpah Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia periode 2020-2024 yang dipimpin oleh Diah Pitaloka (F-PDIP) sebagai ketua Presidium. Diah Pitaloka menggantikan Ketua Presidium KPP-RI periode 2015-2019 Gusti Kanjeng Ratu Hemas .

Menurut ketua DPR Puan Maharani, meskipun banyak kemajuan yang telah dicapai namun perempuan Indonesia masih menghadapi berbagai kendala yang dapat berasal dari kehidupan sosial, budaya, ekonomi maupun politik.

“Kita harus mengingatkan dan meyakinkan banyak orang bahwa menyertakan perempuan dalam proses pembangunan bukanlah sekedar kebijakan afirmatif melainkan bentuk kesadaran atas penghargaan harkat dan martabat manusia,” jelas Puan.

Puan menekankan peran strategis Kaukus Perempuan Parlemen pada isu keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan nasional.

“Ada harapan yang diletakkan oleh para perempuan Indonesia di pundak Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia yang harus diwujudkan secara maksimal menjalankan tugas konstitusional sebagai anggota Parlemen Indonesia melalui fungsi legislasi, fungsi pengawasan dan fungsi anggaran,” jelasnya.

Salah satu yang harus segera dilakukan oleh Kaukus Perempuan Parlemen, menurut Puan adalah penguatan regulasi nasional untuk menjamin peran perempuan serta membangun kerjasama antar berbagai kelompok dan negara untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi peran perempuan.

Menikmati Gaya Hidup Sehat Selama Pandemi Virus Corona Di Ancol

Symphony of The Sea memiliki luas 51.000 meter persegi dan terbagi atas 3 area yaitu Stone, Water & Sand dan Forest

JAKARTA – Menghilangkan kepenatan setelah menjalani rutinitas sehari hari, khususnya di Jakarta, bisa dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah dengan menghabiskan waktu untuk berolahraga maupun sekedar menikmati suasana di sebuah taman.

Symphony of The Sea memiliki luas 51.000 meter persegi dan terbagi atas 3 area yaitu Stone, Water & Sand dan Forest

Mendengarkan kicauan burung, merasakan desiran angin dan menghirup udara segar sangat baik bagi tubuh dan pikiran. Terlebih di masa pandemi ini, penerapan gaya hidup sehat sangat dianjurkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami.

Jakarta memiliki sebuah taman yang luas dan menjadi pilihan yang tepat untuk berolahraga. Kawasan tersebut dinamakan Taman Impian Jaya Ancol, sebuah destinasi wisata terpadu dan terbesar di Indonesia yang memiliki pantai dengan hamparan pasir putih yang luas di Jakarta.

Berbagai fasilitas telah disiapkan demi mendukung gaya hidup sehat dengan berolahraga di kawasan Ancol. Salah satunya adalah area Pantai Timur yang telah direvitalisasi menjadi area multifungsi dengan nuansa alam yang bernama Symphony of The Sea.

Terletak persis di tepi pantai, Symphony of The Sea memiliki luas 51.000 meter persegi dan terbagi atas 3 area yaitu Stone, Water & Sand dan Forest. Masing-masing area memiliki karakter sendiri yang merupakan elemen baru menceritakan harmoni antara alam dan manusia.

Pada area ini pengunjung dapat jogging, bersepeda ataupun yoga sambil menikmati segarnya udara pantai. Waktu terbaik berkunjung ke tempat ini adalah di pagi hari sebelum pukul 09.00 WIB serta sore hari setelah pukul 16.00 WIB.

Selain itu, Ancol juga memiliki spot lain yang dapat menjadi pilihan untuk berolahraga yaitu Allianz Ecopark. Terletak berdekatan dengan Dunia Fantasi, taman seluas 20 hektar ini dipenuhi dengan banyak pepohonan hijau dan teduh yang menyejukkan.

Allianz Ecopark memiliki jogging track sepajang 2,2 Km. Terdapat pula jalur sepeda yang terpisah untuk kenyamanan pengunjung. Fasilitas pendukung olahraga lainnya, terdapat taman fitness yang bisa digunakan secara cuma-cuma oleh para pengunjung.

Suasananya yang seperti bukan di perkotaan menjadikan taman ini pilihan yang sangat tepat untuk berolahraga. Taman ini juga memiliki kanal air yang dilengkapi dengan dermaga untuk memberikan ruang interaksi pengunjung dengan ikan-ikan yang terdapat di dalamnya.

Selain itu terdapat juga dua unit rekreasi yang bisa menjadi pilihan berlibur bagi keluarga dengan anak kecil yaitu Faunaland Ancol dan Learning Farm. Allianz Ecopark merupakan kawasan hasil dari pengalihfungsian Padang Golf Ancol menjadi sebuah sarana rekreasi terbaru yang menawarkan nilai-nilai edukasi (edutainment) dan petualangan (adventure) dengan pendekatan green lifestyle. Bekerjasama dengan Allianz Indonesia, kehadiran Allianz Ecopark bertujuan untuk dapat membuat masyarakat Indonesia lebih sehat dan terlindungi.

Pemanfaatan ruang terbuka hijau ini kini menjadi oase di tengah Jakarta dan menjadi rumah bagi bermacam-macam biota liar. Allianz Ecopark buka mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Febrina Intan, Direktur Marketing Taman Impian Jaya Ancol mengatakan bahwa Ancol terus berupaya untuk dapat menjadi pilihan masyarakat tidak hanya sebagai tempat rekreasi namun juga berolahraga. Terutama di masa pandemi ini, Ancol telah menerapkan kebijakan “Senang Selamat Bareng-Bareng” demi menjaga kenyamanan dan keamanan semua pihak yang beraktivitas di kawasan Ancol.

Menengok Bandara Internasional Pertama Di Indonesia, Bukan Soekarno Hatta Apalagi Halim Perdanakusuma

Relief batu di Bandara Kemayoran baru selesai dibuka dari papan penutupnya (Sumber Foto: Indonesian Visual Art Archive)
Dokumentasi Proses Pembongkaran Penutup Relief di Gedung Bekas Bandar Udara Kemayoran (Sumber Foto: Indonesian Visual Art Archive)

JAKARTA – Menelisik sejarah penerbangan Indonesia, Kemayoran menjadi salah satu bagian penting di dalamnya. Bagaimana tidak, sebagai pintu gerbang pertama bagi Indonesia, Kemayoran sebetulnya tidak sesempit pemahaman identitas tentangnya.

Umumnya, Kemayoran hanya dikenal sebagai bagian dari corak keberagaman nusantara, yaitu dari budaya Betawi yang tumbuh dan berkembang bersamanya. Padahal, terdapat bagian sejarah yang teramat penting yang pernah dihadirkan Kemayoran untuk Indonesia.

Bandara Internasional pertama Indonesia merupakan peran penting yang dulu diemban oleh Kemayoran. Dibangun sejak zaman kolonial Belanda pada tahun 1934 dan resmi berhenti beroperasi pada tahun 1985, tak ayal jika bandara Kemayoran hanya dikenal oleh segelintir masyarakat saja. Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa bandara internasional pertama Indonesia adalah Bandara Soekarno Hatta atau Bandara Halim Perdanakusuma.

Menengok kembali sejarah penerbangan Indonesia di Kemayoran, terdapat banyak jejak sejarah yang tersisa di sana, salah satunya adalah relief bandara Kemayoran. Relief ini terletak di ruang tunggu terminal VIP eks Bandara Kemayoran yang secara khusus digunakan untuk tamu kenegaraan pada masa itu.

Di era modern, arsitektur dan dekorasi sebuah ruang tunggu bandara banyak dihias dengan lukisan maupun gambar yang memperlihatkan keindahan dan kekayaan alam sebuah negara. Sementara di era kepemimpinan Presiden Soekarno, ruang tunggu bandara internasional ditampilkan melalui karya seni relief, sebuah karya dalam bentuk seni pahat tiga dimensi.

Arti Tiga Relief Di Dinding VIP Bandara Kemayoran

Terdapat tiga buah relief yang dipasang pada dinding terminal VIP bandara Kemayoran. Diciptakan secara khusus pada ranah publik, tiga relief tersebut secara langsung menjadi karya seni ruang publik yang pernah dimiliki Indonesia.

Ketika Indonesia merdeka, pengelolaan bandara Kemayoran dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Pada masa itulah, relief bandara dibuat atas permintaan Presiden Soekarno untuk memperlihatkan kekayaan dan karakteristik Indonesia kepada dunia.

Tiga karya relief yang dibuat oleh para seniman Indonesia tersebut berhasil menjadi mahakarya, antara lain Sindoesoedarsono Soedjojono, Harijadi Sumodidjojo, dan Surono serta para murid-muridnya yang tergabung dalam Seniman Indonesia Muda. Relief ini dibangun pada tahun 1957. Dengan menggunakan teknik pahatan dalam, tiga relief yang ada secara langsung diukir pada dinding terminal VIP eks Bandara Kemayoran.

Relief batu di Bandara Kemayoran baru selesai dibuka dari papan penutupnya (Sumber Foto: Indonesian Visual Art Archive)

Relief pertama yang ada di terminal VIP eks bandara Kemayoran berada di lantai 1 dengan tema “Sangkuriang”. Berukuran panjang 13 meter dan tinggi 3 meter, karya ini dibuat langsung oleh Surono, seorang seniman yang juga merupakan pelukis Oeang Republik Indonesia (ORI) pertama. Jika mengunjungi relief ini, pengunjung dapat langsung melihat visualisasi kisah legenda Sangkuriang yang berasal dari Jawa Barat ditampilkan. Walau bertemakan Sangkuriang, tetapi dari relief tersebut juga dapat dilihat dengan jelas gambaran beberapa kisah cerita rakyat yang melegenda di nusantara.

Hingga kini, belum ada karya khusus yang mengkaji tentang pesan dari ukiran yang ada pada relief ini. Namun, pengunjung dapat melihat bagaimana kisah cerita rakyat lain yang pernah melegenda di Indonesia juga berusaha disampaikan dalam relief ini, di antaranya ukiran ibu dengan ekspresi kecewa kepada seorang pria berpakaian adat Sumatera dan dilengkapi dengan latar belakang kapal. Gambaran tersebut seolah menggambarkan kisah Malin Kundang dari tanah Sumatera Barat.

Selain itu, ada pula gambaran leak, gatot kaca, dan gambar ikonik dari legenda lain di Indonesia. Bahkan, dalam relief tersebut juga terdapat ukiran beberapa alat musik tradisonal dari berbagai daerah. Melihat setiap ukiran dari relief yang bertemakan Sangkuriang tersebut seolah menyampaikan dan menceritakan tentang kekayaan cerita rakyat yang menjadi bagian dari karakteristik keberagaman nusantara.

Relief kedua adalah relief bertemakan “Manusia Indonesia” yang terletak di lantai 2 ruang tunggu VIP bandara Kemayoran karya Sindoedarsono Sudjojono yang berukuran panjang 10 meter dan tinggi 3 meter. Hingga kini, belum ada kajian khusus terkait pesan yang ditampilkan dari relief ini. Namun, pengunjung dapat secara langsung melihat gambaran tentang kehidupan masyarakat Indonesia dan fase perkembangannya.

Dimulai dari sisi bagian kiri relief, terdapat ukiran yang menggambarkan aktivitas masyarakat Indonesia yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, dan kelautan. Selanjutnya, gambaran lain menunjukkan tahapan perkembangan masyarakat memasuki era revolusi industri yang ada di bagian tengah hingga sisi kanan relief.

Pada bagian ini, ukiran ditunjukkan dalam bentuk mesin dan peralatan canggih yang digunakan untuk mempermudah akivitas masyarakat. Bahkan, di relief ini juga terdapat ukiran pesawat yang menunjukkan perkembangan alat transportasi di Indonesia.

Relief batu di Bandara Kemayoran baru selesai dibuka dari papan penutupnya (Sumber Foto: Indonesian Visual Art Archive)

Relief ketiga adalah relief flora dan fauna. Relief ini merupakan karya Harijadi Sumodidjojo dengan ukuran panjang 10 meter dan tinggi 3 meter, yang terletak di lantai 2 ruang tunggu VIP Bandara Kemayoran. Relief ini memperlihatkan ukiran tentang flora dan fauna yang ada di Indonesia dari berbagai daerah.

Menjadi negara dengan bentuk kepulauan tropis, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki banyak keanekaragaman flora dan fauna. Beberapa gambaran fauna yang ditampilkan merupakan fauna khas Indonesia, yakni Komodo, Harimau, Gajah, Orang Utan, Tapir hingga beberapa jenis unggas serta ikan yang ada di perairan Indonesia. Kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia tersebut berusaha ditampilkan dan disampaikan kepada dunia melalui relief flora dan fauna.

Meski bandara Kemayoran sudah tidak difungsikan lagi, tetapi hingga kini bangunan terminal bandara masih berdiri dengan sejarah yang tersimpan di dalamnya. Relief yang merupakan ikon terminal bandara tersebut masih tetap bertahan hingga sekarang.

Sebagai bagian dari jejak sejarah penerbangan Indonesia, relief tersebut terus dijaga oleh Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) yang bertanggung jawab dalam mengelola kawasan bekas bandara. Beragam kegiatan untuk mempertahankan sejarah penerbangan Indonesia terus dilakukan, di antaranya adalah memfasilitasi berbagai komunitas, tamu dari kedutaan besar negara sahabat, dan media yang ingin mengetahui sejarah bandara.

Selain itu, untuk memperkenalkan karya seni relief dan sejarah bandara, PPK Kemayoran juga menggelar kegiatan yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam Konservasi Seni Rupa di Ruang Publik untuk Karya Seni Relief di gedung eks terminal bandara Kemayoran.

Rawan Kriminalitas, 101 Area Bawah Jembatan Layang Diubah Jadi Area Pertanian

Area bawah jembatan Kemayoran (Sumber Foto: Kementerian Sekretariat Negara)

JAKARTA – 101 jembatan layang yang ada di Jakarta kini berubah fungsi jadi area budidaya tanaman, pengolahan sampah organik dan tempat daur ulang sampah anorganik.

Area bawah jembatan Kemayoran (Sumber Foto: Kementerian Sekretariat Negara)

Situs Kementerian Sekretariat Negara merinci bahwa area bawah jembatan layang yang kosong harus dimanfaatkan agar tidak digunakan sebagai sarana kriminalitas. Kita ketahui bersama bahwa, titil-titik bawah jembatan layang gelap tanpa cahaya.

Agar tempat ini tidak dijadikan sebagai tempat tinggal pemulung dan tunawisma ataupun sebagai tempat berjualan para pedagang kaki lima, maka Pusat Pengelolaan Kompleks (PPK) Kemayoran mulai menyulap ruang bawah jembatan layang sebagai ruang publik yang bermanfaat dan difokuskan pada bidang edukasi lingkungan hidup.

Edukasi lingkungan dilakukan dengan memanfaatkan keterampilan para pekerja kebersihan dan tata hijau yang merupakan warga Kemayoran sendiri. Tujuannya, untuk menanamkan rasa tanggung jawab warga atas lingkungannya sendiri dalam menyulap area yang kumuh menjadi area hijau.

PPK Kemayoran memfasilitasi kebutuhan edukasi dan mentoring kepada para pekerja dengan tiga kegiatan utama, yakni Budidaya Tanaman, Pengolahan Sampah Organik dan Daur Ulang Sampah Anorganik.

Mereka yang sebelumnya tidak memiliki latar belakang pendidikan dan keilmuan di bidang pertanian dan penataan taman justru berkontribusi penuh dalam menciptakan ruang edukasi publik di bidang lingkungan hidup. Tim kebersihan dan tata hijau dari PPK Kemayoran kemudian mengubah ketiga area bawah jembatan layang menjadi area One-Stop Gardening Service.

Kegiatan budidaya tanaman di area bawah jembatan layang sedikit berbeda dengan budidaya pada umumnya. Tanaman yang dipilih merupakan jenis tanaman yang tidak banyak membutuhkan sinar matahari. Tanaman jenis ini di antaranya Hanjuang (Cordyline), Bakung (Heliconiaspeciosa) dan Ruelia (Ruelliamalacosperma).

Selain edukasi dalam mendiferensiasi jenis tanaman, para pekerja juga diajarkan untuk melakukan pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos ini kemudian diaplikasikan di area bawah jembatan layang, jalur hijau serta fasilitas taman yang ada di sekitar Kemayoran. Edukasi ini untuk meningkatkan kemandirian para pekerja dalam menyiapkan kebutuhan pupuknya.

Kondisi lahan bawah jembatan layang di Kemayoran kini semakin menarik. Sebelumnya tidak tertata kini menjadi salah satu taman penyumbang oksigen di tengah sulitnya ruang terbuka hijau ibu kota. Edukasi yang diberikan kepada para pekerja dalam mendaur ulang sampah anorganik menjadi daya tarik tersendiri bagi area tersebut.

Dengan kreasi para pekerja, sampah ban mobil yang tidak berguna diubah menjadi pot dan tempat duduk yang berwarna-warni. Kini, tak tampak lagi gerobak pemulung. Sebaliknya, area bawah jembatan layang menjadi lebih menarik karena dihiasi oleh berbagai jenis tanaman hias dan fasilitas dari pengolahan daur ulang sampah.

Pengelolaan taman bawah jembatan Kemayoran tentu menjawab persoalan tata kawasan yang bersih dan tertata rapi. Namun, lebih dari itu keberadaan taman bawah jembatan menjadi sarana edukasi di bidang lingkungan hidup.

PPK Kemayoran memfungsikan area hijau baru tersebut sebagai ruang belajar tentang pemanfaatan lahan, pengelolaan taman, pembuatan pupuk, dan daur ulang sampah bagi masyarakat maupun pelajar. Kehadiran taman edukasi ini pun menjadi salah satu solusi dalam menjawab persoalan polusi ibu kota.

Kedepannya, PPK Kemayoran disebut akan terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam pengelolaan lingkungan hidup. Salah satunya, dengan menyediakan papan informasi terkait pengelolaan taman secara tertulis sebagai media edukasi pasif bagi pengunjung. Masyarakat dan pelajar diharapkan dapat lebih memahami dan peduli terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan.

Britney Spears: Apa Sebenarnya Arti Gerakan #FreeBritney

LOS ANGELES – Sejak mengawali karirnya di tahun 2008, Britney Spears dituding tidak pernah mampu mengontrol keuangan pribadi. Bahkan, penyanyi pop tersebut diduga tidak bisa mengambil keputusan yang tepat dalam karirnya.

Sumber Foto: Wiki

Sebagaimana diketahui, pengadilan Amerika Serikat memberikan konservatori kepada  individu yang tidak bisa membuat keputusan sendiri, contohnya orang yang  menderita demensia atau penyakit mental lainnya.

BBC melaporkan bahwa selama belasan tahun, Ayah Britney Spears telah berusaha  mengelola aset dan menjaga kehidupan pribadi penyanyi yang berusia 38 tahun itu.  Ayah Britney, James Spears megatakan bahwa Ia juga membatasi orang bisa mengunjungi serta berbincang langsung dengan dokter yang merawat anaknya.

Business Insider melaporkan bahwa pada tahun 2018, superstar pop itu memiliki  kekayaan bersih senilai $59 juta (£46 juta) dan di tahun yang sama, Ia menghabiskan $1,1 juta hanya untuk biaya legal dan konservator.

Pada bulan Maret 2019, pengacaranya, Andrew Wallet, mengundurkan diri dari  perannya sebagai co-konservator. Ia mengatakan bahwa kerusakan mental Britney sudah sangat krusial dan tidak dapat diperbaiki. Sementara ayahnya, Jamie Spears mengundurkan dari sebagai konservatori pada September 2019 lalu dengan alasan kesehatan pribadi. Seorang hakim menunjuk Jodi Montgomery, manajer perawatan Britney untuk menggantikannya.

Namun, berdasarkan data dari pengadilan, diketahui bahwa pemecatan Ayah Britney sebagai konservatori karena tuduhan melakukan tindakan kekerasan terhadap anak  Britney, yang tidak lain adalah cucunya sendiri.Konservatori Britney akan  berakhir 22 Agustus nanti, setelah itu akan diperpanjang lagi.

Apa Permintaan Penggemar Britney?

Para penggemar Britney Spears sendiri meminta agar penyanyi dua anak tersebut diberi penghargaan atas keberhasilannya mengikuti semua persidangan terkait urusan bisnis dan hubungan pribadinya.

Karir Britney selama ini tak lepas dari konservatori sejak Ia menghadapi krisis kesehatan mental 12 tahun yang lalu. Aturan yang ditetapkan pengadilan memang tidak diumumkan, namun Ia tidak bisa bergerak bebas dalam menjalani karir dan hidupnya.

Oleh karena itu, pendukung #FreeBritney mengatakan mereka akan mengadakan unjuk rasa di luar pengadilan Los Angeles.

Apakah Kasus Britney Ini Sengaja Dipublikasi?

Perilaku tidak menentu Britney ini sudah terjadi sejak tahun 2007 setelah  perceraiannya dengan Kevin Federline. Usai sidang perceraian, Britney kehilangan hak asuh atas dua anak mereka.

Perilaku tidak terkendali Britney dilaporkan terjadi di tempat umum. Ia bahkan  jadi sorotan saat memutuskan untuk menggunduli rambutnya sendiri, termasuk difoto saat menabrak mobil paparazzo dengan payung dan pergi ke fasilitas rehabilitasi beberapa kali.

Britney bahkan pernah ditempatkan dalam perawatan psikiatris setelah menolak menyerahkan putranya saat berselisih dengan polisi, dan konservatori langsung diberlakukan pada awal 2008.

Pada tahun-tahun di bawah konservatori, Spears tidak kekurangan pekerjaan. Ia merilis tiga album, mengadakan residensi Las Vegas, dan menerima banyak tawaran manggung di televisi.

Apakah Arti Kampanye #FreeBritney?

Beberapa penggemar Britney percaya bahwa penyanyi itu dipaksa membuat perjanjian dengan petugas. Istilah #FreeBritney berasal dari tahun 2009, menurut laporan New York Times, dari situs penggemarnya yang tidak setuju dengan perjanjian konservatori.

Ketika Britney masuk ke pusat kesehatan mental tahun lalu setelah melaporkan tekanan emosional atas penyakit ayahnya, kampanye #FreeBritney muncul lagi. Para pegiat #FreeBritney sekarang meminta Gedung Putih untuk mengakhiri konservatorinya. Sebuah petisi yang diajukan bulan ini ditandatangani lebih dari 125.000 orang. Fans Britney berunjuk rasa di persidangan pengadilan dengan membawa slogan #FreeBritney dan menjadi tren di media sosial.

Apa Yang Dikatakan Britney Spears Tentang Semua Ini?

Penyanyi itu sendiri belum mengomentari kampanye #FreeBritney, tetapi, kepada penggemarnya, tetapi baru-baru ini Ia mengatakan baik-baik saja. Spears meminta para penggemar untuk tidak mempercayai semua yang mereka baca dan dengar Ia menginap di fasilitas kesehatan mental di tahun 2019 lalu. Lewat video Instagram di Mei lalu, Ia berkata: “Bagi Anda yang berpikir saya tidak memposting video saya sendiri, anda salah,”.

Kepada Los Angeles Times pengacara Britney mengatakan bahwa Ia sedang berpikir untuk karirnya saat ini. April ini, Ia mengungkapkan di Instagram bahwa secara tidak sengaja membakar gym rumahnya, ini membuat khawatir beberapa penggemar. Ia juga baru-baru ini muncul menanggapi penggemar yang memintanya untuk memposting foto tertentu jika butuh bantuan, misalnya mengenakan kemeja kuning atau memasang lukisan dengan merpati.

Tetapi sumber yang dekat dengan bintang pop itu menolak teori konspirasi, Ia mengatakan konservatori Britney bertujuan agar Ia mampu mengelola masalah kesehatan mental jangka panjang.

Mengapa Isu Ini Muncul Sekarang?

Sidang Britney pada tanggal 22 Juli tentang sidang konservatori telah menemukan kesepakatan, dan gerakan aksi #FreeBritney kembali menjadi sorotan. Awal bulan ini, ibu Britney, Lynne Spears, juga dilaporkan mengajukan permintaan ke pengadilan untuk dimasukkan dalam konservatori.

Menurut dokumen pengadilan yang dilihat oleh The Blast, Ibu penyanyi ini ingin membantu mengelola keuangannya, dan secara khusus juga untuk membangun kepercayaan terhadap cucunya. Sebuah sumber anonim mengatakan pada Entertainment Tonight bahwa Britney percaya bahwa Ibunya ingin membantunya hanya karena hanya ingin uangnya.

Cabinet Secretary: We Should Maintain A Balance Between Resolving The Economic Issues And Health Issues

Cabinet Secretary Pramono Anung (middle). Source: Twitter @KemensetnegRI

JAKARTA – Presidential Regulation (Perpres) Number 82 of 2020 on COVID-19 Mitigation and National Economic Recovery Team was issued because the handling of COVID-19 pandemic and the handling of the economy are inseparable, according to Cabinet Secretary Pramono Anung.

Cabinet Secretary Pramono Anung (middle). Source: Twitter @KemensetnegRI

“We have learned from many countries that have put too much emphasis on health issues that the economic issues turn into another kind of problem. We should maintain a balance between resolving the economic issues and health issues,” Cabinet Secretary Pramono Anung said as published in Cabinet Secretariat of The Republic of Indonesia on Tuesday (21/7).

Pramono went on to say that the economic issues should also be handled properly, considering that the number of recovered patients has increased from time to time.

“Maintaining a balance is quite important. Thus, President Jokowi issued the Presidential Regulation. As many as 215 countries are experiencing the same crisis in the economic and health sectors. We are on the right track compared to other countries,” Pramono.

On that occasion, Pramono said that the country’s pandemic mitigation is improving because there is a decline in the death rate, adding that the Government will also cooperate with China-based pharmaceutical firm Sinovac Biotech to develop the COVID-19 vaccine in December this year or January next year.

According to Pramono, the President previously received the Indonesian delegation team that handles the vaccine, namely the Head of Indonesian Food and Drug Monitoring Agency (BPOM), the Research Team from Padjadjaran University, and also from Bio Farma. That means that Indonesia is trusted as one of the countries developing Sinovac Vaccine.

“If the vaccine can be found and approved in December or January, we will work to produce it on a large scale. Then, the vaccine will be distributed to all provinces, including the top eight priority provinces,” Cabinet Secretary concluded.

Also present during the event were, among others, Minister of State-Owned Enterprises Erick Thohir and the Head of National Disaster Mitigation Agency (BNPB) Doni Monardo.

Exports from Manufacturing Industry Rise to 79.52{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} in 1st Semester 2020

"Looking into details". President Jokowi visit Batang Industrial Zone in Center Java on Tuesday June 30, 2020 (Source: Instagram @merysiaenggalhardjo)

JAKARTA – Non-oil and gas manufacturing industry is the main contributor for national export in the first semester of 2020 which was recorded at US$60.76 billion or 79.52 percent of the total national export amounting to US$76.41 billion.

“Looking into details”. President Jokowi visit Batang Industrial Zone in Center Java on Tuesday June 30, 2020 (Source: Instagram @merysiaenggalhardjo)

“I am impressed with the performance of non-oil and gas manufacturing industry. Surprisingly, the industry still brought positive contribution to the exports,” Minister of Industry Agus Gumiwang Kartasasmita as published in Cabinet Secretariat The Republic of Indonesia on Tuesday (21/7).

The Minister added that the Ministry will ensure the ongoing manufacturing industry activities in the country amid global economic slowdown due to COVID-19 pandemic since the industry is still the backbone of the national economy.

“We are striving to boost performance of export-oriented industries. Industrial sector contributes 79.52 percent of the national export value in the first semester of 2020 or increased from 75.47 percent in the same period of 2019,” he said.

Based on a data from the National Statistics Agency (BPS), export performance of non-oil and gas manufacturing industry in June 2020 stood at US$9.6 billion or increased by 15.96 percent compared to that of May 2020 which was recorded at US$8.3 billion. In addition, freight value of manufacturing industry products in June 2020 also increased by 7 percent compared to that of the same period last year which was at US$9 billion.

“Trade balance of non-oil and gas manufacturing industry in June 2020 recorded a surplus of US$531.47 million. In terms of volume, manufacturing industry exports in the same period stood at 8.87 million tons or increased by 9.28 percent compared to that in May 2020 which was at 8.12 million tons,” the Minister said.

Food and beverage industry is the top manufacturing sector contributing to the foreign exchange revenue in June 2020 with a value of US$2.23 billion, followed by exports from base metal industry which stood at US$1.67 billion, and from chemical industry and products amounting to US$1 billion.

There are several sectors that experienced increases above 30 percent compared to the previous months, among others, printing and reproduction industry of recording media which rose by 228.62 percent with an export value of US$2.55 billion, followed by transportation industry (US$131.82 billion or increased by 74.15 percent), electrical equipment industry (US$383.55 million or increased by 50.39 percent), and textile industry (US$271.38 billion or increased by 45.38 percent).

It is followed by non-metal mining industry (US$83.85 million or increased by 44.19 percent), automotive, trailer, and semi-trailer industry (US$223.69 million or increased by 37.98 percent), apparel industry (US$561.76 million or increased by 37.90 percent), computer, electronics, and optics industry (US$520.11 million or increased by 36.79 percent), and rubber, rubber goods, and plastics industry (US$486.36 million or increased by 35.95 percent).

In addition, sectors experiencing 30-percent increase of export value than that of the same period last year are, furniture industry which rose by 80.87 percent with an export value of US$164.70 billion, followed by pharmaceutical, modern medicine, and traditional medicine sector (US$58.37 million or increased by 42.41 percent), tobacco processing industry (US$104.23 million or increased by 42.38 percent), printing and reproduction industry of recording media (US$2.55 million or increased by 41.38 percent), and leather goods and footwear industry (US$433.07 million or increased by 40.76 percent).

Otonomi Khusus Papua Hanyalah Bom Waktu

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana tiba di Bandar Udara Snomeba, Kampung Irai, Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, untuk melakukan kunjungan kerja, Minggu, 27 Oktober 2019 pagi. Presiden disambut dengan Tari Tumbu Tanah, tarian khas Suku Besar Arfak Sumber Foto: Sekretariat Kabinet)
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana tiba di Bandar Udara Snomeba, Kampung Irai, Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, untuk melakukan kunjungan kerja, Minggu, 27 Oktober 2019 pagi. Presiden disambut dengan Tari Tumbu Tanah, tarian khas Suku Besar Arfak Sumber Foto: Sekretariat Kabinet)

PAPUA – Memaksakan otonomi khusus Papua jilid dua hanyalah bom waktu yang akan memunculkan konflik horizontal di masa depan.  Membangun stigma tidak percaya terhadap putra putri terbaik Papua untuk menjaga wilayahnya sendiri justru akan menambah kericuhan di tanah yang kaya akan emas namun berpenduduk paling miskin nomor 2 di Indonesia itu.

“Kami melihat sudah terbentuk basis-basis bom waktu yang akan melahirkan konflik horizontal,” ujar Penanggung Jawab Forum 57 Pastor Katolik Pribumi dari lima Keuskupan Se-Regio Papua di Tanah Papua, Pastor Alberto John Bunay dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (22/7).

Hal yang mungkin memunculkan konflik horizontal sebagaimana yang dimaksud oleh Pastor Alberto adalah munculnya barisan massa yang membawa nama Islam di Tanah Papua. Ia yakin akan muncul permusuhan antara anak Papua dengan pendatang yang mengakui dirinya sebagai penjaga di tanah mereka atas nama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Menurut kami secara tidak langsung dalam diri mereka telah dibangun sikap benci dan tidak percaya antara anak Papua yang Muslim sebagai NKRI, sementara anak Papua Kristiani bukan NKRI,” jelasnya.

Agar tersebut tidak terjadi, Penanggung Jawab Forum 57 Pastor Katolik Pribumi dari lima Keuskupan Se-Regio Papua di Tanah Papua, Pastor Alberto John Bunay menyuarakan agar jangan sampai Orang Papua Asli justru punah dari kampung halamannya sendiri karena kepentingan politik orang tertentu di Tanah Papua.

“Kami pastor pribumi bersuara, bukan untuk kami, tetapi untuk anak cucu, suku bangsa Papua-Melanesia, agar jangan sampai manusia hitam kulit dan rambut keriting yang juga merupakan citra Allah ini punah di atas tanah leluhurnya,” tegas Pastor Alberto.

Pastor Alberto akui selama ini masih tersimpan amarah dan luka derita oleh warga pribumi Papua atas otonomi khusus yang tidak mengutamakan dan menguntungkan mereka. Agar amarah tersebut tidak diwariskan ke anak cucu Papua, Ia meminta agar pemerintah Indonesia menghentikan aksi kekerasan yang menyudutkan orang Papua. Termasuk isu HAM yang merugikan perempuan Papua yang diperkosa dan disiksa, sementara pria-nya justru ditangkap, dipanggil monyet, ditahan dan dituduh melakukan tindakan makar dan dibunuh.

“Kami tidak mau diperlakukan tidak adil di atas Tanah Kami sendiri. Cukup sudah air mata dan darah yang tertumpah di pangkuan mama bumi atau tanah warisan leluhur kami. Agar tidak terjadi konflik lagi, maka kami meminta pemerintah pusat jangakn paksakan otonomi khusus jilid Ii,” jelasnya.

“Kami di Papua Merindukan kehadiran kembali Bapak Gus Dur, sosok Bapa yang mengenal kami, mengerti kami, mau mendengar kami, memiliki seni komunikasi yang sangat humanis. Kami tidak butuh militer dengan Kekerasan, apalagi suka memaksakan kehendak tanpa bermusyawarah menuju mufakat,” tegas Pastor Alberto.

Pastor Alberto juga meminta agar pemerintah mengakhiri konflik yang ada di Tanah Papua lewat cara dialog. Karena, sejauh yang mereka lihat, dengar dan ikuti di media sosial, semua elemen masyarakat akar rumput di Papua meminta pemerintah Indonesia untuk berdialog dengan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) yang di mediasi dengan pihak ketiga yang netral sebagaimana yang pernah dilakukan di Aceh bersama Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Kami sangat yakin Dialog tidak akan membunuh, dialog tidak menyakitkan dan dialog tidak membuat kita menjadi bodoh. Sebaliknya, bila kita menggunakan cara-cara kekerasan maka akan selalu akan meninggalkan luka lahir dan batin.
Apapun alasannya, membunuh adalah salah dan dosa,” tukasnya.

Semua Orang Harus Belajar Tentang Sejarah Integrasi Papua-Indonesia

Pastor Alberto mengatakan bahwa pelanggaran HAM di Papua dapat dihentikan bila semua orang memahami sejarah integrasi antara Papua dan Indonesia. Dari sana akan terjadi pengurangan aksi diskriminasi dan marginalisasi orang Papua di tanahnya sendiri.

Secara permanen, Ia percaya kegagalan pembangunan yang meliputi pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan tidak akan terjadi lagi bila pendekatan dialog dijadikan sebagai kebijakan baru dalam membangun Papua yang stabil dan sejahtera, bukan meredam isu dengan kekerasan dan menambah pasukan.

Sebelum memutuskan untuk melakukan otonomi khusus di Papua, Pastor Alberto meminta agar pemerintah menyelidiki hasil pembangunan selama otonomi khusus berlaku, yakni berkisar di antara tahun 2001 – 2021. Sehingga, desakan Forum 57 Pastor Katolik Pribumi dari lima Keuskupan Se-Regio Papua di Tanah Papua agar Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua dan Papua Barat mengadakan musyawarah bersama dapat terlaksana.

“Agar dalam musyawarah bersama tersebut masyarakat atau Orang Asli Papua dapat berbicara bersama, merumuskan hal-hal mendasar bersama dan mengambil, sikap bersama terhadap hak-hak mendasar dalam memajukan Orang Asli Papua di Tanah leluhurnya,” jelas Pastor Alberto.

Pemikiran Transformatif Menuju Indonesia Raya Dan Papua Yang Damai Sejahtera

Agar perdamaian terjadi, Pastor Alberto meminta agar pihak Indonesia dan Papua dapat membangun kesepahaman dengan menjunjung tinggi nilai kehidupan yag ada di Bumi Papua.

Segenap manusia yang hidup di negeri itu, lanjutnya, baik dari entitas budaya dan suku bangsa mana pun, harus bertekad untuk berhenti saling menindas dan saling membantai.

Pastor Alberto juga berharap pemerintah mengakui dan menjunjung tinggi harkat, derajat dan martabat Orang Asli Papua sebagai tuan di atas tanahnya sendiri. “Karena itu, orang Papua harus memimpin Negerinya sendiri. Harus ada kebebasan
yang bertanggungjawab di tangan rakyat Papua atas negerinya dan atas hubungannya dengan saudara angkatnya Indonesia,” jelasnya.

Memberikan Kebebasan Referendum Bagi Papua

Forum 57 Pastor Katolik Pribumi dari lima Keuskupan Se-Regio Papua di Tanah Papua meminta agar pemerintah membuat suatu keputusan Politik yang spektakuler dan sangat prestitusius untuk memberikan kesempatan referendum bagi Papua.

Pemerintah juga diminta untuk menerima hasil apapun dari Referendum Papua itu, dan akan membantu sepenuhnya pembenahan Papua pasca keputusan politik hebat semacam itu.

Dengan keputusan itu, Pastor Alberto juga meminta agar pemerintah tidak membawa isu referendum ini hanya sebatas pada untung dan rugi atas sumber daya alam Papua saja. Sementara masyarakatnya hidup dalam kemiskinan yang tak kunjung henti selama bertahun-tahun.

“Bila dari hasil Referendum yang digelar dengan jujur dan adil itu ternyata mayoritas rakyat Papua memilih Merdeka, maka merdekalah Papua, dan di sana pemerintah Indonesia tetap ada bersama Papua untuk membawa Papua sebagai pemimpin di Melanesia mencapai zaman keemasan pasifik,” tukasnya.