21.6 C
Indonesia
Monday, March 16, 2026

Menikmati Mie Daging Sapi Taiwan Yang Harganya Mencapai 5 Juta Per Mangkok

Mie daging sapi Taiwan (Foto: Pixabay)

TAIWAN – Mie yang harganya merakyat ini hanya NT$ 100 (sekitar Rp 40.000) untuk satu mangkok, dan jika menggunakan bahan-bahan kelas atas, harga per mangkok bisa dibanderol hingga NT$ 10.000 (sekitar Rp5 juta). Mie ini adalah mie daging sapi Taiwan.

Apa itu mie daging sapi Taiwan? Yang paling terkenal adalah yang disebut mie daging sapi hongshao, hongshao artinya di masak dengan menambahkan kecap asin dan pasta kacang untuk membuat sop ini berwarna coklat kemerahan.

Sop tendon daging sapi ini biasanya di rebus selama beberapa jam dengan tulang sapi, bawang dan bahan makanan lainnya, ditambah bunga lawang, lada, kecap, chili bean sauce dan rempah-rempah lainnya, terakhir di tambah dengan mie kenyal home made dan sayuran hijau, menjadi semangkuk mie daging sapi hongshao yang wangi.

PHOTO-2020-08-31-15-57-58
Mie daging sapi Taiwan (Foto: Pixabay)

Mereka yang suka makanan pedas biasanya suka menambahkan cabai, merica, dan minyak pedas agar seluruh mie sop ini wangi dan pedas. Karena kuah mie daging sapi yang beraroma kental, daging sapinya berair dan tebal, serta mie yang kenyal, membuat mie daging sapi Taiwan menjadi hidangan nasional di Taiwan.

Restoran yang menjual mie daging sapi dapat ditemukan hampir di semua tempat di Taiwan. Panduan makanan internasional terkenal “Bib Gourmand” juga memasukkan beberapa restoran mie daging sapi Taipei ke dalam daftar yang direkomendasikan.

Mie daging sapi Taiwan telah menjadi salah satu budaya kehidupan sehari-hari masyarakat Taiwan, dan juga merupakan makanan lezat yang wajib disantap oleh banyak turis asing yang berkunjung ke Taiwan.

Menurut informasi tidak resmi yang belum terbukti, asal mula mie daging sapi Taiwan mungkin berasal dari “desa militer” (military dependent’s village) di Taiwan. Yang dimaksud “desa militer” adalah desa pemukiman yang dibangun oleh pemerintah Taiwan, khusus untuk para perwira dan tentara beserta keluarga yang datang dari China daratan bersama dengan pemerintah nasionalis setelah Perang Saudara Kuomintang-Komunis pada tahun 1949.

Karena penduduk desa militer ini berasal dari berbagai provinsi di Tiongkok, mereka secara kebetulan memasukkan “cita rasa kampung halaman” ke dalam masakan mereka, sehingga tercipta mie daging sapi Taiwan.

Hal ini juga membuat banyak restoran mie daging sapi Taiwan memamerkan cita rasa asli “Sichuan” atau “Shandong”, padahal kenyataannya, Anda tidak dapat menemukan mie daging sapi Taiwan di provinsi Sichuan atau Shandong, ini menunjukkan bahwa mie daging sapi Taiwan memang adalah masakan kreatif dari Taiwan.

Mie daging sapi Taiwan selain dengan rasa hongshao tradisional, rasa populer lainnya adalah mie daging sapi rebus bening. Sesuai dengan namanya, kuah mie daging sapi ini direbus bening. Tidak perlu seperti rasa hongshao yang menambahkan chili bean sauce, kecap bahan penyedap lainnya saat proses pemasakan, sehingga bisa lebih menyajikan cita rasa asli yang nikmat dari daging sapi dan kuahnya.

Ada banyak restoran mie daging sapi berlabel halal di Taiwan yang telah berbisnis selama beberapa dekade. Logo “Sertifikat Halal” digantung di luar restoran. Item yang paling laris di menu adalah mie daging sapi rebus bening.

Meskipun mie daging sapi adalah makanan nasional yang lezat, ada satu restoran mie daging sapi di kota Taipei yang harganya semangkuk mencapai NT$ 10.000 (sekitar Rp 5 juta).

Lama waktu untuk membuat dan memasak sup dan bahan makanan lainnya membutuhkan waktu tiga hari hingga satu minggu. Semangkuk mie daging sapi berkualitas terbaik ini telah menarik perhatian chef Michelin dari berbagai negara untuk mencicipinya, dan banyak pencinta makanan dari luar negeri khusus terbang ke Taiwan untuk makan mie ini.

Mie daging sapi sudah menjadi budaya makanan sehari-hari masyarakat di Taiwan. Kota Taipei telah mengadakan festival mie daging sapi selama bertahun-tahun. Mie daging sapi yang telah didaftarkan akan dinilai oleh para juri ahli, dan diberi peringkat berdasarkan nilai yang mereka peroleh.

Di setiap tahun, beberapa toko urutan teratas pemenang penghargaan telah menarik antrean panjang orang untuk membeli. Alhasil, semua toko memutar otak untuk mengembangkan kelezatan berkualitas tinggi atau meluncurkan hidangan mie daging sapi yang kreatif.

Banyak turis luar kota dan turis asing juga berkunjung ke setiap restoran berdasarkan daftar toko peraih penghargaan. Banyak orang mengatakan bahwa jika Anda ke Taiwan tanpa makan mie daging sapi Taiwan, berarti sama seperti belum pernah ke Taiwan!

Malaka Police Chief Wants His Men To Show Empathy When Issuing Compound Notices To SOP Violators

MRT Sungai Buloh, Malaysia (Picture: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)
MRT Sungai Buloh, Malaysia (Picture: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

MALAKA – The state police chief has asked his men to show empathy and use their discretion when issuing notice of compounds to those who violate the Covid-19 standard operating procedures (SOP).

Melaka police chief Deputy Comm Datuk Abdul Majid Mohd Ali said he would look into the issuance of the compound notices on a case-by-case basis, and would try to assist whenever possible.

“I sympathise with those undergoing challenges during this difficult period and I will look into how to help the deserving cases,” he said after holding a meeting with Melaka Chief Minister’s senior secretaries – Datuk M.S. Mahadevan and Yong Fun Juan – as well as representatives from non-governmental organisations S. Nadarajah and Denny Long Wei Soon at the Melaka police headquarters in Bukit Beruang here on Thursday (July 1).

The meeting was also attended by Melaka deputy police chief SAC Razali Abu Samah and Melaka Tengah deputy OCPD Supt Raiz Mukhliz Azman Aziz.

However, DCP Abdul Majid said his men are only carrying out their duties as enforcers to issue compound notices to SOP violators under the law.

“Any reductions on the quantum or nullifying of these compound notices are under the jurisdiction of the Health Department officials,” He said on The Star, Thursday (1/7).

DCP Abdul Majid said police will do their part to assist in certain deserving cases on humanitarian grounds.

He also touched on the case of a 44-year-old from Alor Gajah that was recently highlighted by Kota Melaka MP Khoo Poay Tiong.

DCP Abdul Majid said he had visited Jalan Taman Merdeka, a dual-carriageway road which in parts skirts the border of the Alor Gajah and Melaka Tengah districts, to evaluate the case after the woman claimed she was unfairly issued the RM5,000 compound notice for violating the SOP on inter-district travel.

Meanwhile, Mahadevan and Yong described the meeting as a fruitful one.

Mahadevan said he was impressed with how DCP Abdul Majid explained that he will help out the deserving cases and also shared the predicaments faced by his men manning roadblocks.

“He (DCP Abdul Majid) and his deputy (SAC Razali) listened attentively to the issues that we brought up and gave solutions to us,” he said.

Yong said that many of those who can’t afford to pay the compound notices had approached him at the Chief Minister’s office.

“It’s my responsibility to help them,” he added.

Restaurant Owner Cooks Food And Leaves It Outside Eatery So The Hungry In Malaysia can Take It For Free

Kedai makan abang tukang masak in Malaysia (Picture: The Star/ THE EDITOR)
Kedai makan abang tukang masak in Malaysia (Picture: The Star/ THE EDITOR)

MALAYSIA – Since the announcement of the first movement control order (MCO) in March last year, a restaurant owner has been serving from 200 up to 1,000 packs of cooked food outside his restaurant in Damansara Damai, Petaling Jaya, for free.

As a child who grew up in the squatter area of Selayang Indah, Shahrul Nizam Kamal, 35, said he understood poverty and never wanted anyone to go to bed hungry.

He serves cooked meals three times a day outside his Kedai Makan Abang Tukang Masak in Plaza Surian.

“I started to serve packed food such as nasi goreng (fried rice) outside my restaurant a week after the MCO started last year. I do it daily. I do not stop anyone from taking it and from my observation these days, I see people from the M40 and T20 category taking the food,” Nizam said on The Star, Wednesday (30/6).

Nizam said, they may come in a car but they have a lot of debts and bills to pay. They are facing challenges at this point because many have lost better-paying jobs.

The B40 is hit badly but people do not have huge debts to settle. However, the B40 depends on daily wages to live and they are not having it easy either.

“Many who have benefitted from the food aid are also contributing to my free food programme,” Nizam said.

Those who go back to work would sometimes donate to Nizam, so that He could serve more free food.

Shahrul Nizam is the father of a special needs child

Shahrul said he decides on the number of food packs to donate each day depending on the profit he makes.

He also provides provisions to 2,000 beneficiaries in his neighbourhood

“I have a system in which I have the details of these beneficiaries and I would text them to collect provisions such as sardines and rice once a month. I go on a rotation basis and my recipients are people of all races and backgrounds,” said Shahrul.

He said his only hope and prayer is that people would not give up no matter how hard life may seem at the moment.

“Please do not give up. Please have hope and stay strong and seek help,” He said.

Golkar: Andi Amran Sulaiman Angin Segar Bagi Partai Golkar Dan Nasdem

Indra J Pilliang (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)
Indra J Pilliang (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)

JAKARTA – Munculnya nama Andi Amran Sulaiman sebagai salah satu kandidat kuat calon presiden di Pilpres 2024 mendatang adalah angin segar bagi Partai Golkar. Demikian dikatakan oleh Politisi Dari Partai Golkar Indra J Pilliang saat berbincang dengan The Editor beberapa waktu lalu.

“Kehadiran Pak Amran ke Golkar akan memberikan angin segar,” ujar Indra.

Tak hanya itu, Indra juga yakin keberadaan Amran Sulaiman di tubuh Partai Golkar akan memberi dampak positif dan memberikan tambahan energi yang besar di tubuh partai tersebut.

“Posisi Amran akan memperkuat kemampuan partai di Pilpres 2024. Seperti memasang roda saja, akan nyambung. Nggak butuh penyesuaian. Dulu pernah juga kerja sama kan,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, nama Amran Sulaiman adalah jawaban untuk kemenangan Golkar di masa depan. Meski Golkar tidak bisa mengusung nama Amran sebagai calon presiden karena sudah terdapat nama Airlangga Hartanto disana, namun keberadaan Amran Sulaiman sebagai calon kuat pendamping Airlangga menurutnya sudah pas.

“Airlangga Hartanto dengan Pak Amran. Itu akan jadi pilihan yang tepat,” ungkapnya.

Meski demikian, Ia berharap Amran Sulaiman segera dipinang oleh Partai Nasdem agar rencana Partai Golkar mendulang kemenangan di Pilpres 2024 dapat terwujud. Hal ini Indra sampaikan karena dalam prosesnya Partai Golkar akan membutuhkan sejumlah partai untuk berkoalisi bersama saat Pilpres, seperti Partai Nasdem, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa.

“Saya berharap Pak Amran masuk Golkar karena bagaimana pun daerah Sulawesi kehilangan banyak figur. Dulu ada dari Gorontalo, Pak Habibie dan ada abang di Sulawesi Barat juga ke Partai Nasdem,” ungkap Indra.

Sikap Golkar menurut Indra sudah jelas karena dalam rapat munas terakhir diputuskan bahwa partai berlambang beringin ini hanya akan mendorong calon presiden. Dengan masuknya nama Amran Sulaiman dalam putaran Partai Nasdem maka koalisi antara Golkar dan Nasdem di Pilpres 2024 dipastikan membuahkan kemenangan.

“Kalau Golkar hanya punya calon presiden dan sudah diputuskan dalam munas. Nah komunikasi paling intensif dilakukan Golkar terus terang dengan Nasdem, Gerindra dan PKB. Partai ini lahir dari rahimnya partai Golkar,” jelasnya.

Nama Amran menurut Indra adalah jawaban untuk berbagai keberhasilan Indonesia yang pernah dicapai di bidang pertanian, yaitu swasembada pangan. Indra mengingatkan bahwa Amran Sulaiman yang pernah mengembalikan swasembada beras saat menjabat sebagai menteri pertanian perlu mendapat perhatian serius dari Golkar.

“Dengan posisi seperti itu Bang Amran memiliki potensi. Dia bertangan dingin dalam mendorong swasembada beras. Indonesia tidak kekurangan dan Bang Amran berani membuak lahan-lahan baru sampai ke Papua,” ungkapnya.

Andi Amran Sulaiman Yang Mendulang Suara Penuh Bagi Jokowi Di Sulawesi, Bukan Jusuf Kalla

Amran yang sekarang tidak lagi aktif di pemerintahan namun memiliki jelajah yang tinggi. Ia menceritakan bahwa Amran adalah sosok dibalik kemenangan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019.

Kata Indra, Amran Sulaiman dalam proses mendulang suara di Sulawesi dan Timur Indonesia untuk Jokowi tidak terbaca oleh radar karena sikapnya yang lebih memilih untuk bekerja ketimbang berpolitik.

Saat itu, lanjutnya, Jusuf Kalla belum menyatakan keputusan akan bergabung dengan Jokowi yang didorong oleh PDIP dan beberapa partai lainnya. Jadi, Amran Sulaiman turun langsung untuk melambungkan suara Jokowi di Sulawesi. Padahal saat itu nama Prabowo Subianto sudah tidak terkalahkan di Sulawesi.

“Waktu itu sangat berat memenangkan suara Jokowi di Sulawesi. Yang menggali lumbung suara Jokowi di Sulawesi itu Pak Amran. Dia yang awal-awal lakukan sebelum ada keputusan Jusuf Kalla akan bergabung. Jadi Pak Jusuf Kalla belum bergabung maka Pak Amran antisipasi semuanya. Butuh waktu beberapa bulan untuk membuka lumbung suara Jokowi di Sulawesi sebelum Jusuf Kalla bergabung. Yang harus dikalahkan adalah Prabowo di Sulawesi. Kemenangan Jokowi dan Jusuf Kalla sangat tipis,” tandasnya.

KITRA Jeneponto Ingatkan Presiden Jokowi Akan Janjinya Naikkan Gaji Aparat

Aksi KITRA di Jeneponto (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)
Aksi KITRA di Jeneponto (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)

SULAWESI SELATAN – Unjuk rasa koalisi untuk kesejahteraan TNI-POLRI (KITRA) juga terjadi di Kabupaten Jeneponto guna mendesak presiden, DPR dan menteri keuangan segera mewujudkan kesejahteraan aparat hukum dengan menaikkan gaji mereka sebesar Rp 50 juta per bulan

“Presiden dan DPR RI seharusnya bisa memahami dan evaluasi kebijakan pemerintah selama 75 tahun yang telah memiskinan TNI POLRI merupakan persoalan utama yang dihadapi oleh bangsa dan negara,” ujar Koordinator Lapangan KITRA Jeneponto Jusman, Kamis (1/7).

Dengan periode kemerdekaan selama itu, lanjutnya, pemerintah seharusnya ingat dengan janji yang tertuang dalam Nawacita jilid I. Dimana disebutkan bahwa Presiden Joko Widodo berjanji akan meningkatkan kesejahteraan TNI POLRI bila nantinya terpilih.

Dalam orasinya, Jusman menjelaskan bahwa sejak Indonesia merdeka hingga sekarang gaji yang diberikan pemerintah kepada TNI POLRI merupakan bukti nyata pemiskinan sebab jumlah gaji yang diterima keluarga mereka harus dihemat untuk biaya makan sehari-hari.

“Berapa banyak oknum TNI POLRI harus cari segala macam sampingan agar sedikit membahagiakan keluarganya, padahal UUD 45 sudah tegas menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan kehidupan yang layak, apalagi ini terkait nasib jutaan keluarga yang berperan penting bagi kedaulatan NKRI,” terang Jusman.

Jusman melanjutkan, KITRA Jeneponto tidak akan lagi mentolerir sikap pemerintah terhadap TNI POLRI. Menurutnya aparat adalah pelindung, penjaga, pelayan dan pejuang masyarakat. Gaji minim yang mereka terima hanya akan menghancurkan garis penjagaan terhadap masyarakat Indonesia.

Minahasa Ikut Gelar Aksi Tuntut Kenaikan Gaji TNI POLRI Hingga 50 Juta Per Bulan

KITRA Sulawesi (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)
KITRA Sulawesi (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)

MINAHASA – Aksi simpatik Aktivis Gerakan koalisi untuk kesejahteraan TNI-POLRI (KITRA) juga datang dari Kabupaten Minahasa. Aksi ini digelar guna mendesak presiden, DPR dan menteri keuangan untuk segera mewujudkan kesejahteraan TNI POLRI dengan cara menaikkan gaji mereka sebesar Rp50 juta per bulan.

“Aksi sosialisasi tuntutan aktivis gerakan KITRA Minahasa lewat pembagian selebaran menyambut Hari Bhayangkara di bundaran tataran 1 Kabupaten Minahasa,” ujar Koordinator daerah KITRA Kabupaten Minahasa, Beni Wahardika Kamis (1/7).

Ia menjelaskan bahwa gerakan berbasis konstitusi ini menjadi kekuatan utama bagi rakyat untuk berjuang bersama untuk menyelamatkan keluarga TNI POLRI dari pembodohan dan pemiskinan atas nama nasionalisme.

“Pemerintah menaikkan Rp50 juta gaji TNI POLRI dan tidak memakai jargon-jargon fasis dan komunis melakukan pemiskinan atas TNI POLRI. Tuntutan kenaikan gaji TNI POLRI ini semangatnya untuk kemajuan bangsa dan negara berbasis kesejahteraan,” jelasnya.

Ia katakan juga bahwa gerakan KITRA menagih janji revolusi yang sistemik adalah sebuah bentuk perwujudan Indonesia maju dan sejahtera. Jadi, dengan menunda kesejahteraan TNI POLRI, Beni yakin pemerintah tengah menghancurkan negara.

Dalam orasinya, Beni mengatakan gerakan KITRA di Minahasa akan terus berlanjut untuk memastikan semua tuntutan mereka tercapai. Gerakan serupa yang lebih besar akan digelar untuk menyuarakan aksi ini.

Sambut Hari Bhayangkara, KITRA Adakan Aksi Suarakan Kenaikan Gaji TNI POLRI

Aksi Kitra di Jakarta (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)
Aksi Kitra di Jakarta (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)

JAKARTA – Kitra kembali menggelar aksi solidaritas mendorong perbaikan gaji TNI Polri di Hari Bhayangkara yang jatuh pada hari ini, Kamis (1/7).

Koordinator Nasional Kitra Muhammad Riyada mengatakan aksi serentak yang dilakukan diseluruh Indonesia ini akan terus berlanjut sampai pemerintah pusat menjawab tuntutan Kitra dengan menaikkan gaji TNI Polri.

“Perjuangan satu dekade Kitra menyuarakan tuntutan ini harus terwujud tahun ini juga, Kitra tidak akan surut dan berkompromi dengan segala macam alasan untuk menunda kenaikan gaji ini,” ujar pria yang akrab disapa Dadank ini.

Katanya, aksi serentak dan simultan diberbagai daerah adalah bentuk tekanan politik dari Kitra dan tidak akan berhenti. Ia mengaku siap mengerahkan segala potensi agar aksi tersebut dijawab oleh pemerintah.

Ia menjelaskan bahwa sosialisasi ini sudah dilakukan selama 10 tahun oleh Kitra. Riyada optimis gerakan perbaikan gaji TNI Polri tersebut akan terwujud.

“Dengan semangat persaudaraan, solidaritas sesama anak bangsa akan jadi kekuatan moral yang dapat menekan pemerintah secara politik maupun hukum,” jelasnya.

Gerakan Kitra yang berbasis konstitusi, lanjutnya, akan menjadi kekuatan utama yang mendesak pemerintah secara kontitusional. Ia berharap pemerintah segera merespon tuntutan gerakan ini sebab perbaikan gaji TNI Polri diyakininya akan menjadi perubahan baru bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Menunda kesejahteraan TNI POLRI itu sama saja pemerintah lebih memilih menghancurkan negara dibanding menyelamatkan dari krisis dan bencana,” tuturnya.

Di Hari Bhayangkara ini, Riyada berharap seluruh elemen pendukung Kitra bergerak bersama tanpa henti diseluruh Indonesia. Targetnya tahun 2021 hak atas gaji yang layak sudah bisa diterima oleh para aparat penegak hukum.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk membuktikan solidaritas dan empatinya kepada TNI Polri sebagai institusi negara yang harus diselamatkan dari bencana kemiskinan.

Karena bagi Riyada saat ini aksi kongkrit dalam bentuk apa pun akan sangat berarti bagi tercapainya tuntutan kesejahteraan TNI Polri.

“Agar tidak terhenti ditengah jalan,” tutupnya.

Kadin Sulsel Adakan Vaksin Gratis Kepada Peserta UMKM

Syafruddin Mualla (Foto: Darwis/ THE EDITOR)
Syafruddin Mualla (Foto: Darwis/ THE EDITOR)

SULAWESI SELATAN – Pelaksanaan vaksin yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan bersifat gratis. Demikian dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Industri, Kesehatan, dan Telemedicine Kadin Sulawesi Selatan, Syafruddin Mualla, Rabu (30/6).

“Pelaksanaan vaksin yang diselenggarakan Kadin sifatnya gratis kepada pegawai sekretariat Kadin Sulsel dan Pelaku UMKM yang berada dalam naungan Kadin Sulsel,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima The Editor.

Ia menjelaskan bahwa jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Dalam pelaksanaannya terdapat 4 tim yang akan diturunkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel.

“Semua vaksinator yang bertugas nanti adalah orang-orang yang sudah berpengalaman dalam memberikan vaksin, dalam pelaksanaan ini dilakukan selama dua kali,” ungkapnya.

Adapun yang persyaratan bagi pegawai sekretariat atau pelaku UMKM yang berada dalam naungan Kadin Sulsel untuk kegiatan vaksin gratis tersebut adalah dengan cukup membawa foto copy Kartu Tanda Pengenal (KTP). Namun peserta juga diminta untuk istirahat yang cukup, dan sarapan terlebih dahulu sebelum divaksin.

“Termasuk usia lanjut bisa mengikuti program vaksin gratis ini, karena jenis vaksin sinovac sudah teruji dan dijamin halal,” jelasnya.

Ia mengatakan pada proses pelaksanaan vaksin nanti terlebih dahulu diminta untuk mengikuti screening yang terdiri dari tiga tahapan, yakni pendaftaran calon penerima vaksin hingga proses pemberian vaksin.

“Jadi proses vaksin, sesuai ketentuan yang ada saat ini, karena memang kita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, beberapa instansi terkait lainnya,” ungkapnya.

Melalui vaksin tersebut, lanjut Syafruddin, pelaku usaha diimbau untuk tetap optimis dalam menjalankan aktivitas agar perekonomian kembali bangkit.

“Sesuai tema yang kita angkat, Rakyat Sehat Ekonomi Bangkit, hal inilah program vaksin gratis kami lakukan, dengan harapan ekonomi kembali bangkit secepatnya,” tutupnya.

Ini Dia Tembakau Hasil Produksi Petani Batukarang, Tanah Karo

Tembakau produksi petani asal Desa Batukarang, Tanah Karo (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)
Konsumen dari desa lain langsung datang membeli tembakau ke Desa Batukarang (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)
Konsumen dari desa lain langsung datang membeli tembakau ke Desa Batukarang (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

TANAH KARO – Petani tembakau di Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo rata-rata menjemur hasil irisan tembakau mereka di halaman rumah. Pemandangan seperti ini sangat menghibur terutama anda yang berasal dari perkotaan. Kuningnya suntil, tembakau kering yang biasa di makan dengan sirih dapat ditemukan sepanjang jalan.

Anda juga bisa langsung membeli tembakau disini bila sedang beruntung. Karena biasanya setiap pagi petani tembakau sudah mengantarkan suntil yang siap dikonsumsi ke pasar. Silahkan mencoba tembakau hasil olahan warga di Desa Batu Karang ini. Karena mereka dengan ramah akan menyambut setiap pengunjung yang singgah di rumah mereka.

Tidak hanya warga keturunan dari Suku Karo yang menjadi petani tembakau di Desa Batu Karang ini. Karena saat tim The Editor datang, petani tembakau yang kami temui ternyata berasal dari Pulau Jawa.

Logat Jawa sangat kental terdengar meski mereka bicara dalam Bahasa Karo. Karena tembakau kering siap konsumsi kosong, mereka justru memberikan tembakau kering yang tengah dijemur.

“Nanti tinggal diembunkan di rumah,” Kata Mamak Ferdi, salah satu petani tembakau Desa Batu Karang yang kami temui.

Ini Dia ‘AAS Building’ Milik Andi Amran Sulaiman

AAS Building milik Andi Amran Sulaiman berada di Jalan Urip Sumohardjo (Foto: Elitha Tarigan/ THE EDITOR)
AAS Building milik Andi Amran Sulaiman berada di Jalan Urip Sumohardjo (Foto: Elitha Tarigan/ THE EDITOR)

MAKASSAR – Terkenal sebagai mantan menteri pertanian dan pengusaha SPBU, demikian nama Andi Amran Sulaiman tersebar di Ibukota, tempat Ia pernah tinggal lama menjalankan tugas sebagai anggota kabinet kerja Presiden Jokowi – Jusuf Kalla di periode 2014-2018.

Namun apakah itu saja sebutan untuk Amran Sulaiman? Tim redaksi The Editor kali ini berwisata ke Makassar, Sulawesi Selatan. Nama Amran ternyata cukup tersohor di kota tersebut karena banyak menyerap tenaga kerja.

Nama Amran ternyata cukup populer di masyarakat Sulawesi. Dalam perjalanan menuju Makassar, tim The Editor menyempatkan waktu berbincang dengan salah satu penumpang pesawat yang tengah menuju kota tersebut.

“Anak saya kerja di perusahaan beliau. Beliau terkenal di Makassar. Rumahnya (Amran Sulaiman) di komplek IDI (ikatan dokter indonesia),” ujar Nurlaela (50), Senin (21/6) lalu.

Nurlaela mengatakan bahwa Amran Sulaiman tidak hanya memiliki bisnis SPBU, tapi juga pengusaha yang memiliki gedung kantor berukuran besar sebagaimana kantor-kantor yang ada di Jakarta.

“13 lantai dan semua tahu. Nama Pak Amran itu sangat terkenal saat dia jadi menteri juga. Semua orang tahu,” katanya.

Gedung Berlantai 13 Yang Tak Pernah Ditunjukkan

Makassar adalah sebuah kota yang tengah mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan jaman. Berbagai gedung tinggi tampak dari kejauhan, meski tidak sebanyak di Jakarta namun perlahan kota ini memperbaharui dirinya menjadi salah satu kota metropolitan.

Setibanya di Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, sebuah gedung berwarna cokelat muda tampak dari kejauhan. Saat didekati tertulis nama AAS Building. Ketika dikonfirmasi kepada warga sekitar yang bekerja dekat gedung tersebut mengatakan bahwa AAS adalah singkatan dari Andi Amran Sulaiman.

Gedung AAS menjadi pusat untuk 34 perusahaan yang tergabung dalam Holding Tiran Group mampu dikembangkan dan membentang dari usaha produksi racun tikus, SPBU hingga usaha tambang nikel, besi dan emas.

Untuk mengetahui hal tersebut, redaksi menyempatkan mampir ke lokasi dalam gedung. Satpam membenarkan bila gedung berlantai 13 itu adalah milik mantan menteri pertanian tersebut.

“Ya, sudah ditunggu Pak Amran,” jelasnya.

Saat ditemui, Amran terlihat sangat aktif dan ceria. Dengan mengenakan baju berwarna biru berbahan jeans senada dengan celananya. Amran terlihat makin gemuk dan fresh saat tidak lagi menjabat sebagai menteri di kabinet Presiden Jokowi.

“Ya begini saja, sibuk setiap hari mengurus bisnis. Sedang mencari direktur,” ujar Amran saat ditanya tentang aktivitas yang Ia lakukan beberapa tahun terakhir ini.

Ruang kerja Amran berada di lantai 2 gedung AAS, tepat berada di depan lift. Ruangan serba kayu berwarna cokelat muda tersebut sangat luas dan tampak bersih. Televisi berukuran 50 inchi tersebut dibiarkan menyala tanpa mengeluarkan suara bising.

“Happy sekarang dan lebih sibuk lagi karena sedang urus tambang dan lain sebagainya,” ungkap Amran.

Apakah Amran masih ingin masuk dunia politik? Jawaban wagu Ia keluarkan karena Amran hanya tersenyum dan mengatakan bahwa dunia yang sekarang Ia jalani membuat kehidupannya sangat sibuk. Sehingga tidak ada waktu berpikir untuk maju di dunia politik.

“Begini saja sudah, tidak bisa urus yang lain soalnya karena ini (bisnis),” katanya sembari menunjukkan ruang kerjanya sembari tersenyum.

Desain Interior AAS Building Yang Megah

Disadur dari berbagai sumber, sebelum jadi menteri, Amran lebih dikenal sebagai sosok entrepreneur, peneliti, akademisi dan birokrat. Jadi sangat tidak mengherankan saat ditunjuk sebagai menteri pertanian, Amran tercatat sebagai menteri terkaya di jajaran kabinet Jokowi-JK dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Ruang tunggu gedung ini diisi dengan informasi detail tentang silsilah Amran sebagai keturunan Raja Bone ke-16. Konsultan desain arsitek AAS Building, Thoha Pacong mengatakan nilai aset gedung tersebut mencapai 500 Miliar. Desain interior perkantoran Holding Tiran Group ini memang sangat mewah dan megah.

Bahkan di tahun 2018 lalu gedung tersebut dijadikan sebagai posko pusat Sahabat Rakyat Indonesia (SRI), relawan pemenangan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1, Jokowi-Maruf Amin.