26.1 C
Indonesia
Monday, March 16, 2026

Selain PPKM, Pelaku Bisnis Pariwisata Minta Pemda Malang Cari Solusi Lain Menangani Virus Corona

Kota Malang di Malam Hari (Foto: Wikipedia/ THE EDITOR)
Kota Malang di Malam Hari (Foto: Wikipedia/ THE EDITOR)

MALANG – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlaku di kota Malang dikeluhkan oleh pelaku industri perhotelan karena berdampak negatif pada industri pariwisata.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki berharap pemerintah Kota Malang mencari solusi lain dalam mengatasi pandemi corona dan tidak hanya mengandalkan sistem PPKM Darurat yang ditetapkan pemerintah pusat.

“PPKM Darurat yang jelas usaha pariwisata khususnya perhotelan dan restoran sangat menimbulkan dampak ekonomi. Baik itu di pihak pengusaha, lebih-lebih pekerja atau karyawan,” ujar Agoes dalam keterangan yang diterima redaksi The Editor, Sabtu (16/7).

Selama PPKM berlangsung, lanjutnya, okupansi hotel-hotel di Malang turun drastis. Sisanya saat ini hanya 10 persen saja.

Konsekuensinya, lanjut Agoes, biaya operasional hotel harus dihemat saat harga sewa kamar juga harus diturunkan agar pengunjung mau datang. Selama ini Agoes mengaku telah memberikan diskon hingga 50 persen dari harga umum untuk tiap kamar di hotel-hotel yang Ia kelola. Strategi dan kreasi juga harus Ia lakukan agar mendatangkan pengunjung.

“Perusahaan atau hotel melakukan efisiensi untuk penghematan. Misalnya listrik, air dan lain-lain,” katanya.

Sebagaimana diketahui, PPKM resmi akan diperpanjang hingga akhir Juli 2021 mendatang. Keputusan yang disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy tersebut meminta agar masyarakat tidak melanggar protokol kesehatan demi keberhasilan penanganan pandemi Covid-19.

Mudahnya Moda Transportasi Laut Untuk Berwisata Di Pulau-Pulau Eksotis Kabupaten Pangkep

Angkutan seperti ini disebut warga setempat dengan nama kapal ting ting (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)
Angkutan seperti ini disebut warga setempat dengan nama kapal ting ting (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

PANGKEP – Banyak yang mengatakan bila wisata bahari di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sulit dilakukan karena minimnya moda transportasi laut. Apakah demikian? Kali ini tim jalan-jalan The Editor mengajak Anda langsung ke dermaga Maccini Baji Labakkang yang letaknya sekitar 15 menit dari pusat kota Pangkep.

Saat tiba di dermaga terlihat beberapa kapal nelayan tengah bersandar. Turis yang baru pertama kali datang ke kabupaten Pangkep akan mengira kapal tersebut dipakai oleh nelayan untuk menangkap ikan. Ternyata tidak. Kapal-kapal tersebut adalah moda transportasi khas untuk menyeberangi lautan menuju pulau-pulau kecil nan eksotis di kabupaten ini.

Dari dermaga ini, turis bisa melihat pulau-pulau yang umum dijadikan sebagai sarana wisata. Pulau-pulau ini rata-rata dihuni oleh penduduk lokal, kecuali Pulau Cambang=Cambang yang sengaja dibangun jadi resort oleh pemerintah Kabupaten Pangkep.

Ongkos naik kapal ini berkisar antara Rp15.000 hingga Rp20.000, tergantung jarak pulau yang akan dituju. Kapal ini juga bisa menjangkau pulau yang jaraknya 1 jam perjalanan dari dermaga Maccini Baji Labakkang.

Kapal-kapal seperti ini sangat lazim ditemukan berlabuh di dermaga Maccini Baji Labakkang. Jadi turis-turis yang ingin berwisata ke pulau-pulau nan eksotis di sekitar Kabupaten Pangkep dapat leluasa memilih waktu bila ingin menyeberang. Kecuali bila gelombang sedang tinggi, maka kapal-kapal ini tidak akan beroperasi.

Daerah lain yang sangat menarik untuk didatangi adalah kolam-kolam ikan milik warga yang tersebar sepanjang jalan menuju dermaga Maccini Baji Labakkang.

Selain itu, rumah panggung yang berdiri diatas lahan rawa dan sungai juga sangat menarik perhatian. Rata-rata rumah panggung di daerah Pangkep berukuran besar dan berwarna. Rumah-rumah tradisional ini masih dipakai oleh warga Pangkep untuk tempat tinggal. Jadi tunggu apa lagi. Berangkat ke Pangkep dan nikmati suasana liburan ramah lingkungan dan murah.

Berburu Sapi Kurban di Desa Kabba, Sulawesi Selatan

Sapi untuk kurban (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)
Sapi untuk kurban (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

KABBA – Perayaan Idul Adha tinggal menunggu hari saja. Dalam kalender Masehi, hari raya kurban ini jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 nanti. Di perkotaan, hewan kurban biasa dijual di pinggir jalan, namun tidak di pedesaan. Sapi-sapi semacam ini biasanya lebih lezat karena tidak perlu merasakan stres.

Di Desa Kabba, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan misalnya, masyarakat tetap antusias untuk melaksanakan kurban hewan. Mereka mendatangi pekarangan milik warga untuk mencari hewan-hewan yang mereka butuhkan.

Pemandangan ini tentu tidak lazim diperkotaan dimana hewan kurban seperti kambing dijajakan di sepanjang jalan raya dimana kendaraan roda dua, roda empat dan lebih lalu lalang sepanjang hari.

Sementara di desa ini tiap orang dari berbagai kalangan akan mencari keluarga-keluarga yang mau menjual hewan peliharaan mereka di hari raya kurban ini. Sapi dan kambing adalah contoh hewan yang paling banyak dijadikan sebagai hewan kurban.

Yang menarik lagi, keluarga kalangan atas yang tinggal di desa tempat perusahaan semen tonasa I beroperasi ini ternyata langsung turun ke rumah-rumah warga untuk melihat hewan kurban yang mereka pesan. Sapi yang telah memiliki bobot diatas 80 kilogram menjadi sasaran utama pembeli.

Sapi-sapi ini diternakkan bebas, makanan sehari-hari mereka juga rumput segar yang tumbuh di lahan. Jadi jangan heran bila daging sapi di desa ini sangat bagus.

Rata-rata sapi berukuran diatas 80 kilogram di desa ini dihargai Rp12.000.000. Untuk Anda yang tinggal di Sulawesi Selatan tak ada salahnya untuk mampir di Desa Kabba mencari hewan kurban untuk Idul Adha nanti.

Taiwan Kirim 310 Oksigen Konsentrator Ke Indonesia

Konsentrator Oksigen dari Taiwan (Foto: THE EDITOR)
Konsentrator Oksigen dari Taiwan (Foto: THE EDITOR)

TAIWAN – Taiwan sumbangkan 310 oksigen konsentrator kepada Indonesia. 110 diantaranya berasal dari pengusaha Taiwan yang beroperasi di Subang, Jawa Barat. 70 dari 110 oksigen konsentrator ini rencananya akan disumbangkan ke Kementerian Kesehatan RI dan 30 lainnya disumbangkan ke pemerintah kabupaten Subang .

“10 sisanya akan diberikan untuk digunakan oleh karyawan Meiloon di Kabupaten Subang,” ujar Kepala kantor perwakilan Taiwan di Indonesia (TETO) John Chen dalam keterangan yang diterima redaksi hari ini, Jumat (16/7).

John juga mengatakan bahwa PT Meiloon Industrial adalah perusahaan Taiwan yang beroperasi di Subang yang memberikan bantuan 110 oksigen konsentrator. Ia menginstruksikan agar TETO memberikan bantuan yang diperlukan.

Perlu diketahui, saat ini jumlah lonjakan kasus pasien yang terkena covid-19 di Indonesia telah berulang kali mencapai titik tertinggi, permintaan kebutuhan berbagai sarana pencegahan pandemi dan sumber daya medis juga semakin tinggi.

John berharap oksigen konsentrator dan peralatan pencegahan pandemi lainnya yang disumbangkan oleh sektor publik dan swasta Taiwan dapat membantu Indonesia memerangi pandemi.

Indonesia Pecahkan Rekor Impor Tertinggi Tahun Ini Sejak 2018

Terminal peti kemas KOJA (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)
Terminal peti kemas KOJA (Foto: Istimewa/ THE EDITOR)

JAKARTA – Rekor impor Indonesia mencetak angka tertinggi sejak Oktober 2018. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan bahwa nilai impor Indonesia per Juni 2021 mencapai US$17,23 miliar.

Dalam konferensi pers secara virtual yang diadakan oleh BPS hari ini, Kamis (15/7) diketahui bahwa secara bulanan impor pada bulan Juni 2021 naik 21,03 persen dan naik 60,12 persen secara tahunan.

Kenaikan impor ini terjadi di seluruh barang berdasarkan kelompok penggunaan barang.

Barang impor konsumsi tercatat naik 16,92 persen secara month to month (mtom). Sementara impor bahan baku naik 19,15 persen secara bulanan dan 72,09 persen secara tahunan. Dan impor barang modal naik 21,03 persen.

Kenaikan impor ini berdampak pada turunnya surplus neraca perdagangan. Dimana surplus pada Juni 2021 berjumlah US$1,32 miliar atau lebih rendah pada surplus pada periode Mei 2021 yang mencapai US$2,70 miliar.

Meski demikian, Margo mengklaim kinerja perdagangan tetap berada di jalur pemulihan karena impor nasional didominasi oleh barang-barang kebutuhan industri saja.

Neraca perdagangan kita surplus dalam 14 bulan terakhir. Ini menandakan ekonomi kita mengarah pada pemulihan. Harapannya surplus terjadi sampai tahun depan supaya ekonomi kita makin kuat,” kata kata Margo.

Hingga Hari Ini 2.726.803 Orang Dinyatakan Positif Terkena Virus Corona

JAKARTA – 2.726.803 orang dinyatakan positif terkena virus corona. Dikutip dari laman www.covid19.go.id diketahui bahwa hingga siang ini, Kamis (15/7) diketahui juga bahwa terdapat 56.757 kasus baru yang terjadi dalam 24 jam terakhir.

Jumlah ini merupakan yang tertinggi sejak kasus corona masuk ke Indonesia 500 hari yang lalu. Dua hari sebelumnya 50.000 orang diketahui positif terkena covid-19 dalam satu hari selama dua hari berturut-turut. Dan untuk hari ini terjadi penambahan 6.757 kasus baru.

Masih dari data tersebut diketahui juga bahwa terdapat 480.199 orang yang dinyatakan aktif. Artinya mereka semua tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit atau tengah melakukan isolasi mandiri.

99 persen wilayah Indonesia dinyatakan juga sudah terpapar virus corona. Jumlahnya tersebar di 510 kabupaten dan kota.

Sementara itu 982 pasien dinyatakan meninggal dunia akibat virus corona hingga hari ini. Total pasien yang meninggal akibat virus ini mencapai 70.192 orang.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang virus corona, masyarakat dapat langsung masuk ke situs www.covid-19.org. Pembaharuan data pasien yang dinyatakan terkena virus corona dilakukan setiap sore hari.

Drive Thru Wedding, Konsep Pernikahan Yang Lahir Dari Larangan Berkumpul Oleh Pemerintah

Drive thru wedding yang diadakan di perumahan biasa oleh salah satu warga Lampung (Foto: Eko/ THE EDITOR)
Drive thru wedding yang diadakan di perumahan biasa oleh salah satu warga Lampung (Foto: Eko/ THE EDITOR)

JAKARTA – Gelombang pandemi corona yang tengah menghantam dunia ternyata tidak membuat masyarakat jera mengadakan pesta pernikahan. Padahal diberbagai belahan dunia, pesta pernikahan dianggap ilegal. Di India misalnya, keluarga mempelai dan tamu bahkan dipukul oleh aparat kepolisian yang datang untuk melakukan sidak.

Nah, bagaimana dengan Indonesia? Di Indonesia sidak di beberapa acara pernikahan oleh aparat kepolisian beberapa kali tersorot kamera media. Namun tidak seperti di India, kemarahan polisi tidak serta merta menghancurkan properti pesta dan memukul manusia.

Sayangnya, semakin dilarang, masyarakat Indonesia justru semakin kreatif dalam menciptakan konsep pernikahan baru di masa pandemi corona ini. Salah satunya yang sedang hits adalah konsep pernikahan drive thru.

Konsep pernikahan ini tidak hanya diminati oleh kalangan atas, tapi juga oleh kalangan menengah. Di pesta pernikahan ini, tamu tidak perlu turun dari mobil atau kendaraan yang Ia bawa karena pengantin dibawa mendekat ke depan lobi gedung atau taman.

Bila acaranya di hotel maka tamu tinggal memverifikasi dirinya lewat barcode yang tertera di undangan. Tamu cukup ucapkan selamat dari dalam mobil kepada pengantin yang pelaminannya hanya sejauh 3 meter dari mobil. Selanjutnya, mobil dapat mengambil bingkisan di pintu keluar lewat barcode yang tadi tertera di undangan.

Tiap barcode hanya berlaku sekali, jadi tamu hanya bisa mengambil bingkisan satu kali juga. Konsep pernikahan semacam ini biasanya diadakan oleh kalangan atas karena mereka mempersiapkan rute lalu lintas untuk kendaraan roda empat. Nah bagaimana dengan rute untuk motor?

Metode pernikahan drive thru dengan rute untuk motor dan mobil bisa diadakan di rumah pribadi, bahkan yang tidak memiliki fasilitas taman sekalipun. Salah satunya yang diunggah oleh salah satu netijen Eko di akun Linkedinnya.

Dari tayangan video berdurasi 60 detik tersebut ditunjukkan bahwa resepsi diadakan di depan rumah yang berdekatan dengan jalan umum. Pernikahan yang dilengkapi dengan musik dangdut ini hanya dihadiri oleh tuan rumah dan tamu-tamu yang berdatangan dengan kendaraan roda dua.

Kotak amplop tersedia usai tamu mengucapkan selamat kepada pengantin dari atas motor tanpa perlu turun atau mematikan kendaraannya. Dan selanjutnya dua orang tuan rumah memberikan bingkisan yang sudah dipersiapkan dalam plastik putih.

Tamu undangan yang datang dengan motor juga disapa oleh keluarga mempelai saat tiba di lokasi pernikahan. Dari video dapat terlihat bahwa di pesta berlangsung tenang dan tidak memunculkan kerumunan.

Meski Macet Namun Transportasi Publik Medan Tetap Lebih Unggul Dari Pada Makassar

Kota Makassar (Foto: Sofyan/ THE EDITOR)
Kota Makassar (Foto: Sofyan/ THE EDITOR)

JAKARTA – Makassar dan Medan adalah dua kota yang menjadi salah satu daerah tujuan wisata favorit turis di Indonesia. Dua kota dengan latar belakang yang berbeda dan menghasilkan respon yang berbeda juga di mata turis. Kali ini, The Editor mengajak Anda untuk menikmati moda transportasi saat berwisata di dua kota ini.

Makassar misalnya, kota yang tak pernah berhenti membangun dirinya ini ternyata sangat minim moda transportasi umum. Jadi turis kesulitan bila ingin berkeliling ke objek-objek wisata di dalam kota maupun yang di ada luar kota Makassar. Hasilnya adalah Anda dipastikan akan jarang menemukan kemacetan di Makassar.

Lalu lalang kendaraan pribadi roda dua dan roda empat menyebabkan jalur transportasi bergerak teratur di berbagai arah. Untuk turis dengan kantong terbatas tentu kondisi ini jadi tidak menyenangkan karena bus ataupun angkutan umum jarang terlihat.

Perlu diketahui, Makassar adalah kota asal Jusuf Kalla yang merupakan orang yang memegang lisensi mobil asal Jepang, Toyota di Indonesia. Semestinya jumlah angkutan umum jauh lebih banyak ya di kota ini karena pelaku bisnis transportasi nomor satu di Indonesia tinggal di Makassar. Sayangnya tidak demikian. Mobil pribadi jadi bagian masyarakat sehari-hari di kota ini, baik roda dua maupun roda tiga.

Saran untuk turis yang hendak berlibur ke Makassar adalah rajin-rajin browsing rute, jenis dan jam operasional angkutan umum di internet. Mengapa? Agar Anda tidak terlalu lama menunggu angkutan umum saat berada di kota ini.

Berbeda dengan Medan. Kemacetan lalu lintas di kota ini justru sering dipicu oleh banyaknya angkutan umum yang parkir sembarangan di setiap sudut kota. Kondisi ini memang menguntungkan turis yang ingin jalan-jalan dengan cara hemat uang. Tapi belum tentu waktu.

Di Medan, angkutan umum yang parkir sembarangan adalah pemandangan biasa. Bahkan supir-supir angkutan di kota ini jauh lebih galak saat ditegur meski diketahui melanggar lalu lintas. Keganasan supir di Sumatera Utara memang terkenal. Ada baiknya mengalah bila Anda yang membawa mobil pribadi diajak untuk adu kecepatan.

Meski demikian, angkutan umum yang menghubungkan kabupaten yang satu dengan yang lainnya sangat lengkap di Sumatera Utara. Jumlahnya yang banyak memang harus jadi bahan perhatian Gubernur Sumatera Utara dan seluruh bupati di kabupaten karena jadi sumber kemacetan.

Anda akan kehilangan banyak waktu bila macet muncul di area wisata yang hendak Anda tuju. Saran saat berlibur di Medan dan sekitarnya adalah jangan keluar rumah dulu sebelum jam berangkat kantor dan pulang kantor usai. Bila tidak macet, maka Anda akan tiba di setiap lokasi yang Anda inginkan dengan cepat tanpa hambatan.

Golkar: Andi Amran Sulaiman Yang Membangun Lumbung Suara Untuk Kemenangan Jokowi di Kawasan Timur Indonesia

Andi Amran Sulaiman saat menjabat sebagai Menteri Pertanian era Jokowi-JK pada 27 Maret 2018 (Foto: Hesti/ THE EDITOR)
Andi Amran Sulaiman saat menjabat sebagai Menteri Pertanian era Jokowi-JK pada 27 Maret 2018 (Foto: Hesti/ THE EDITOR)

JAKARTA – Kawasan Timur Indonesia bukan lumbung suara yang mudah untuk ditaklukkan oleh Joko Widodo (Jokowi) di dua era pemilihan umum (Pemilu). Demikian dikatakan oleh Politisi Dari Partai Golkar Indra J Pilliang saat berbincang dengan The Editor beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, Andi Amran Sulaiman adalah menteri pertanian era Jokowi-Jusuf Kalla di tahun 2014-2019. Pengusaha asal Makassar ini disebut sebagai salah satu orang yang siap berlaga di Pemilu 2024. Golkar adalah salah satu partai yang terang-terangan mendukung nama Amran Sulaiman untuk berpasangan dengan Airlangga Hartanto. Hingga detik ini, Airlangga adalah calon tunggal dari Partai Golkar yang akan maju sebagai calon presiden.

“Pak Amran tahu kalau saya disuruh untuk melambungkan suara ke Sulawesi dan saya berhasil. Waktu itu sangat sulit memenangkan suara Jokowi di Sulawesi,” ujar Indra saat ditanya tentang memori semarak Pemilu tahun 2014 dan 2019.

Indra mengatakan, proses Amran memenangkan Jokowi, PDIP serta partai-partai koalisi yang berada di bergabung di Pemilu 2014 dan 2019 saat itu tertatih-tatih. Karena, selain mengalahkan suara Prabowo Subianto, di Pemilu 2014 nama Jusuf Kalla belum masuk dalam pusaran pendamping Jokowi.

“Yang menggali lumbung suara (untuk Jokowi) dari bawah di Sulawesi Pak Amran (Sulaiman). Dia (Amran) yang awal-awal lakukan (pendekatan ke masyarakat) sebelum ada keputusan JK (Jusuf Kalla) akan bergabung. Karena Pak JK belum jadi diantisipasi semuanya,” ungkapnya.

Golkar yang saat itu belum memutuskan untuk bergabung dengan Jokowi, ternyata tidak membuat Indra berhenti. Ia ternyata langsung turun ke Sulawesi dan mendatangi Amran untuk ikut membangun lumbung suara di kawasan Timur.

“Saya di Golkar tapi saya minta izin dengan Pak Amran untuk membangun lumbung suara di Sulawesi,” ungkapnya.

Kata Indra lagi, Amran Sulaiman membutuhkan waktu berbulan-bulan agar Jokowi dapat meraih meraih suara Sulawesi di periode Pemilu 2014. Indra yang mengaku ikut serta bersama Amran saat itu mengakui sangat sulit mengalahkan nama Prabowo Subianto di kawasan Timur Indonesia.

Dan keberhasilan Amran Sulaiman ini pada akhirnya berbuah manis karena Jusuf Kalla pun akhirnya setuju untuk bersanding dengan Jokowi di Pemilu 2014. Meski tipis, namun kemenangan yang diraih Jokowi-Jusuf Kalla saat itu menurutnya sangat berkesan.

“Butuh waktu beberapa bulan membuka lumbung suara di Sulawesi sebelum JK setuju bergabung. Yang harus dikalahkan adalah Prabowo Subianto di Sulawesi. Kemenangan Jokowi dan JK sangat tipis,” ungkapnya.

Amran Tidak Pernah Masuk Tim Prabowo Subianto

Kabar burung yang menyebut bahwa Amran Sulaiman masuk sebagai tim pemenangan Prabowo Subianto di Pemilu 2019 dibantah keras oleh Indra. Menurutnya isu bergabungnya Ia ke Prabowo sengaja dihembuskan oleh oknum yang ingin mendapat keuntungan dari Amran yang tengah menjadi the rising star di Pemilu 2024 nanti.

“Saya tidak melihat ada orang yang berubah secepat itu. Artinya bukan hanya beliau yang menjadi menteri dan tidak dilantik lagi. Isu itu saya kira hanya ingin mendapat keuntungan dari beliau (Amran Sulaiman).

Alquran Berbahasa China Dan Arab Di Masjid Agung Taipei

Alquran yang ditulis dalam dua bahasa, yakni Bahasa Arab dan Bahasa China Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

TAIPEI – Masjid Agung Taipei adalah kepedulian pemerintah Taiwan terhadap kenyamanan turis muslimin dan muslimah berwisata ke negara mereka. Terletak di jantung kota Taipei, masjid ini berdiri megah dan menjadi cagar budaya. Masjid ini dibangun tahun 1950 dan resmi beroperasi tahun 1960 dan resmi diakui sebagai cagar budaya oleh pemerintah Taiwan.

Alquran yang ditulis dalam dua bahasa, yakni Bahasa Arab dan Bahasa China (Foto: Elitha Evinora Tarigan/ THE EDITOR)

Meski bentuk bangunan terlihat kecil, namun masjid ini mampu menampung hingga 1.000 jamaah ini menjadi ajang silaturahmi warga muslim dari seluruh dunia yang tinggal di Taipei. Muslim Indonesia menjadi pengunjung masjid paling banyak yang diikuti oleh muslim asal Myanmar, Thailand dan Pakistan

Salah satu yang menarik di masjid ini adalah Alquran yang ditulis dalam dua bahasa, yakni Bahasa Arab dan Bahasa China. Deretan Alquran dengan warna dan isi serupa dapat ditemukan di setiap pinggir ruangan masjid. Masjid ini memang dibangun untuk umat muslim Taiwan yang ingin menghabiskan waktu untuk berdoa dan membaca.

Menurut penuturan Susanto (39), salah satu pengurus Masjid Agung Taipei asal Indonesia, ada warga Taipei yang menjadi Islam setelah mengetahui keberadaan masjid ini.

Masjid ini sangat mudah diakses dengan transportasi umum. Lokasinya berada di No. 62, Sec 2, Xinsheng S Rd Da’an Distrik, Taipei, Taiwan. Untuk urusan transportasi tidak perlu khawatir karena angkutan umum di negara ini sangat kondusif dan murah. Apalagi Pemerintah Kota Taipei sudah menjadikan masjid ini sebagai salah satu daerah tujuan wisata.

Untuk informasi, terdapat 2 unit mushola di Taipei dan berada di jalul kereta bawah tanah di B1, No.3, Beiping W. Rd Zhongzheng Dist, Taipei Taiwan dan di area Discovery Center of Taipei yang berada di -4F No. 1, City Hall Rd, Xinyi Distrik, Taipei, Taiwan.