23.4 C
Indonesia

Jutaan Ikan Mati di Sungai Australia Diduga Akibat Gelombang Panas

Must read

NEW SOUTH WALES – Jutaan bangkai ikan dilaporkan mengambang di Sungai Darling di Kota Menindee, negara bagian New South Wales, Australia, akhir pekan lalu.

Ikan-ikan itu bahkan menutupi sebagian permukaan sungai dan membuat khawatir penduduk setempat yang menggunakan sungai untuk keperluan sehari-hari mereka.

Menurut Department of Primary Industries (DPI), peristiwa luar biasa ini disebabkan oleh gelombang panas yang menghantam negara bagian tersebut sebelumnya.

Diberitakan oleh Antara, laporan menyebutkan bahwa suhu di kota itu pada Sabtu (18/3) dan Minggu (19/3) tercatat mencapai 40 derajat Celcius.

Cuaca panas, yang membuat ikan-ikan membutuhkan lebih banyak oksigen, disebutkan memperburuk rendahnya kadar oksigen (hipoksia) di dalam air pada saat yang bersamaan.

“Kematian ikan ini terkait dengan rendahnya kadar oksigen di dalam air (hipoksia) saat air banjir surut,” kata juru bicara DPI.

“Satu juta ikan, terutama Bony Herring ‘Bony Bream’ telah terpengaruh, serta sejumlah kecil spesies berbadan besar lainnya seperti Murray Cod, Golden Perch, Silver Perth, dan Karper,” jelasnya.

Akibat peristiwa ini, penduduk mulai mencium bau tidak sedap yang menyengat pada Senin (20/3). Mereka khawatir ini akan memengaruhi kesehatan mereka.

VOA melaporkan, penduduk pun akhirnya menyerukan pihak berwenang untuk segera bertindak dan melakukan pembersihan sungai.

“Selain air hujan, seperti yang ada di tangki air hujan milik saya di sini, kami seratus persen mengandalkan sungai itu untuk keperluan rumah tangga kami,” tutur seorang penduduk bernama Karen Page.

“Setelah (pihak berwenang) melihat apa yang terjadi, mereka harusnya punya perlengkapan (bersih-bersih) di sini. Mereka seharusnya langsung membersihkan ini,” tambahnya.

Adapun peristiwa serupa juga pernah terjadi sebelumnya di sungai yang sama, tepatnya pada tahun 2018 dan 2019.

Saat itu terjadi kematian massal ikan akibat buruknya kualitas air dan perubahan suhu yang mendadak.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru