29.4 C
Indonesia

Indonesia Siapkan Tiga Rute Evakuasi untuk WNI dari Israel dan Palestina

Must read

JAKARTA – Sebanyak tiga rute evakuasi telah disiapkan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk membawa pulang warga negara Indonesia dari wilayah Israel-Palestina yang tengah berkonflik.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu Judha Nugraha, menyampaikan bahwa ketiga rute mencakup jalur darat dan udara.

Pertama, jalur darat melalui Amman, Yordania. Kedua, jalur darat melalui Kairo, Mesir. Dan ketiga, jalur udara dengan penerbangan komersial ke negara ketiga.

“Berbagai macam rute telah kami siapkan baik rute jalur darat menuju Yordania ataupun ke Mesir, atau menggunakan jalur udara menuju ke negara ketiga,” kata Judha, Jumat (13/10).

Lebih lanjut, Judha menyampaikan bahwa jumlah WNI yang berada di Israel-Palestina saat ini ada 143 orang–dengan 10 orang di antaranya berada di Gaza, yang disebutnya memiliki situasi “paling parah”.

“Hingga saat ini, Israel masih terus membombardir Gaza. [Evakuasi] ini yang paling sulit dilakukan,” tambahnya.

Selain yang ada di Gaza, 133 WNI lainnya tersebar di Tepi Barat, Yerusalem, hingga Sapir.

Akan tetapi, hanya empat orang dari ke-133 WNI tersebut yang berkenan untuk pulang ke Indonesia. 129 lainnya, kata Judha, menolak untuk pulang karena merasa aman.

“Sekali lagi itu pilihan para WNI masing-masing. Dan tugas kami menyampaikan informasi terkait situasi keamanan terakhir dan menyampaikan bahwa pemerintah segera mengatur proses evakuasi,” ucapnya.

Sebagai informasi, situasi di antara Israel dan Palestina kembali memanas setelah kelompok militan Palestina, Hamas, meluncurkan serangan pada Sabtu (7/10).

Mereka mengklaim serangan itu sebagai “Operasi Al-Aqsa” dan bertujuan untuk mengakhiri pendudukan terakhir di Bumi.

Serangan itu, yang mencakup pengiriman ribuan roket dan masuknya militan Hamas ke wilayah Israel, dibalas dengan sama mengerikannya oleh Israel.

Aksi saling serang ini pun menimbulkan banyak korban di kedua belah pihak. Ribuan orang tewas, meninggal, dan harus mengungsi demi terhindar dari ancaman rudal yang mematikan.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru