22.4 C
Indonesia

Dilarang Bawa Laptop, Mahasiswa Ini Bawa Mesin Tik Ke Kelas

Must read

JERMAN – Laptop sudah menjadi sesuatu yang wajar berada di ruang-ruang kelas, terutama di kelas-kelas universitas. Baik dosen maupun mahasiswa menggunakan laptop untuk menunjang kegiatan belajar mengajar mereka.

Lalu, apa yang terjadi jika larangan menggunakan laptop diterapkan di kelas? Meskipun kegiatan belajar mengajar masih bisa terlaksana, nyatanya ada beberapa orang yang terlanjur nyaman menggunakannya.

Seperti seorang mahasiswa yang satu ini, yang nekat membawa mesin tik ke kelasnya usai profesornya melarang penggunaan laptop selama jam mengajarnya.

Video yang menunjukkan aksinya mengoperasikan mesin tik itu beredar di media sosial, dengan suara ketikan yang ternyata mengudara cukup kencang di dalam kelas tersebut.

Dalam video itu, kegiatan belajar mengajar bahkan berhenti sejenak karena volume mesin tik yang tak kunjung berhenti.

Seisi kelas, termasuk sang profesor, memperhatikan sang mahasiswa yang kemudian tampak salah tingkah.

Ia terdengar tergagap mengucapkan, “Kenapa? Umm,” dan ketika ia berhenti mengetik, suara “ding” tanda kertas telah mencapai ujung mesin tik justru mengudara. Seisi kelas pun tertawa akan suara unik itu.

Dilansir dari Daily Star, peristiwa itu terjadi di Technische Universität Darmstadt di Jerman, dengan profesor yang menerapkan larangan membawa laptop mengampu bidang teknik mesin.

“Saya suka bagaimana dia tetap mengetik,” komentar seorang mahasiswa.

“Masalah modern terkadang membutuhkan… solusi jadul,” komentar yang lain.

“Saya tidak bisa membayangkan dosen-dosen saya membuat hidup lebih susah untuk kami, laptop adalah satu-satunya cara saya memastikan catatan saya jelas,” tambah yang lain.

Ketika ditanya mengenai respons sang profesor terhadap aksi mahasiswa tersebut, seorang mahasiswa yang mengaku berada di kelas yang sama dengannya mengatakan, “Ia hanya tertawa dan mengatakan untuk menyimpannya.”

Sementara itu, dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @TansuYegen, disebutkan bahwa profesor tersebut tidak mengatakan apa-apa yang menentang keberadaan laptop di kelasnya sejak peristiwa itu.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru