22.4 C
Indonesia

Bocah Australia Selamat Dari Serangan Ular Piton Setelah Digigit, Dililit, dan Diseret ke Kolam Renang

Must read

AUSTRALIA – Serangan seekor ular piton terhadap manusia dilaporkan kembali terjadi. Kali ini, seorang bocah berusia lima tahun asal Australia menjadi sasaran hewan berbahaya tersebut.

Beruntungnya bocah laki-laki itu masih selamat meski telah digigit, dililit, dan diseret ke kolam renang oleh ular yang berukuran sekitar tiga kali lebih besar dari tubuhnya itu.

Kepada stasiun radio lokal, ayah dari sang bocah yang bernama Beau Blake itu mengatakan bahwa anaknya tengah menikmati waktu berenangnya di rumah ketika reptil sepanjang 3 meter itu menyerangnya.

Dalam keadaan masih terlilit, Beau ditarik keluar dari kolam oleh sang kakek dan berhasil dibebaskan oleh ayahnya, Ben.

Beau dalam keadaan baik dan selamat hanya dengan luka ringan.

“Begitu kami membersihkan darahnya dan memberi tahunya bahwa ia tidak akan mati karena itu bukan ular berbisa… ia sebenarnya cukup baik,” tutur Ben kepada stasiun radio Melbourne 3AW pada Jumat (25/11) tentang insiden yang terjadi sehari sebelumnya.

“Ia benar-benar pejuang,” tambah Ben, menambahkan bahwa keluarganya, yang berbasis di kota pesisir Byron Bay di New South Wales, akan terus memantau luka gigitan anaknya kalau-kalau ada tanda-tanda infeksi.

Meskipun beruntung bisa lolos, peristiwa dramatis itu masih merupakan “cobaan berat”, katanya.

“[Beau] hanya berjalan di tepi [kolam]… dan saya yakin ular piton itu duduk di sana menunggu korban datang… dan Beau adalah korbannya,” tuturnya.

“Saya melihat bayangan hitam besar keluar dari semak-semak dan sebelum mereka mengenai dasar, itu benar-benar melilit kakinya,” sambungnya.

Dengan “tidak ada pertahanan diri sama sekali”, kakek Beau yang berusia 76 tahun, Allan, melompat ke kolam dan menyerahkan Beau beserta ular yang melilitnya kepada Ben.

“Saya bukan anak kecil… [jadi] saya membebaskannya dalam waktu 15–20 detik,” kata Ben.

Ben kemudian memegang ular itu selama sekitar 10 menit sambil berusaha menenangkan anak-anaknya dan ayahnya, sebelum melepaskan ular itu kembali ke vegetasi.

“Dia kembali ke TKP, hal yang nakal,” tambahnya.

Ben mengatakan kepada stasiun radio bahwa ular piton adalah fakta kehidupan di daerah itu, yang berjarak sekitar 8 jam di utara Sydney, dengan mengatakan, “lihat… inilah Australia”.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru