27.4 C
Indonesia

Banksy Kejutkan London dengan Mural Baru di Balik Pohon

Must read

INGGRIS – Sebuah mural baru ciptaan Banksy menarik banyak orang ke satu jalan di London, Inggris, pada Senin (18/3).

Karya seni itu bahkan telah mencuri perhatian sebelum seniman grafiti yang sulit ditangkap tersebut mengonfirmasi bahwa karya tersebut adalah benar miliknya.

Ditemukan di lingkungan Finsbury Park, karya itu menutupi dinding bangunan tempat tinggal berlantai empat dan memperlihatkan sosok kecil memegang selang tekanan di samping pohon ceri besar.

Cat hijau disemprotkan ke seluruh dinding, meniru daun-daun pohon yang hilang, yang telah dipangkas habis-habisan dengan teknik yang dikenal sebagai pollarding.

Melansir AP, Banksy mengklaim karyanya tersebut dengan mengunggah foto sebelum dan sesudah lokasi tersebut di akun Instagram resminya.

Atraksi baru ini menarik banyak pengunjung yang mengambil foto dan ber-selfie. Banyak yang memahami pesan lingkungan dalam karya seni hijau cerah itu, yang muncul pada Minggu (17/3) — Hari St. Patrick.

“Pohon itu terlihat sangat sedih tanpa cabang dan tanaman hijau,” kata Pura Lawler, dalam perjalanan menuju kelas olahraga. Ia merasa Banksy mengatakan sesuatu tentang “pengrusakan hutan, pengrusakan tanaman hijau”.

Mantan pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn, yang mewakili wilayah tersebut di Parlemen, mengatakan pekerjaan tersebut “membuat orang berhenti dan berpikir, ‘Tunggu dulu. Kita hidup di satu dunia. Kita hidup dalam satu lingkungan. Negara ini rentan dan berada di ambang kerusakan serius’”.

“Politik lingkungan hidup adalah tentang daerah perkotaan yang padat penduduk seperti ini, sama halnya dengan lahan pertanian, hutan, dan pagar tanaman,” tambahnya.

Banksy, yang tidak pernah memastikan identitas lengkapnya, memulai karirnya dengan mengecat bangunan-bangunan di Bristol, Inggris, dan telah menjadi salah satu seniman paling terkenal di dunia.

Gambarannya yang nakal dan sering kali menyindir termasuk dua polisi berciuman, polisi anti huru hara bersenjata dengan wajah tersenyum kuning, dan seekor simpanse dengan tanda bertuliskan, “Tertawalah sekarang, tapi suatu hari nanti saya akan memimpin”.

Karya Banksy telah terjual jutaan dolar di lelang. Akan tetapi, sebelum-sebelumnya, mural-muralnya yang terletak di luar ruangan sering kali dicuri atau dihapus oleh pemilik bangunan segera setelah dibuat.

Pada Desember, setelah Banksy memasang stensil drone militer pada tanda berhenti di London selatan, seorang pria difoto sedang menurunkan tanda tersebut dengan pemotong baut.

Polisi kemudian menangkap dua pria karena dicurigai melakukan pencurian dan tindak pidana pengrusakan.

Karya terbaru ini dinilai akan lebih sulit untuk dihilangkan karena karya tersebut bergantung pada pohon untuk dampaknya.

“Senang sekali melihatnya sebelum dirusak,” kata Geoff Gardner, yang mampir dalam perjalanannya menuju tempat kerja.

“Saya kira jika seseorang datang dan menyemprotkan cat merah ke atasnya, Anda bisa menyebutnya seni juga,” sambungnya.

Alex Georgiou, yang perusahaannya memiliki gedung tersebut, berkata, “Jujur saja, datang ke sini dan melihat kerumunan orang melihat gedung itu sungguh gila”.

“Saya pasti berencana untuk menyimpannya di sana dan membiarkan orang menikmatinya,” katanya. “Semua orang menyukainya, dan itu bagus sekali.”

SourceAP
spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru