22.4 C
Indonesia

Aylawati Sarwono Terima Penghargaan Atas Partisipasinya di Kebaya Goes to UNESCO

Must read

JAKARTA – Biasa memberikan penghargaan, kali ini mendapat penghargaan.

Budayawan sekaligus Direktur Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Aylawati Sarwono membagikan video singkatnya yang terlihat tengah tersenyum berseri-seri sambil memegang sebuah piagam penghargaan.

Video itu dibagikan di akun Instagram pribadinya, @aylawati_sarwono, pada 30 Agustus lalu.

Adapun piagam itu diterimanya dari ajang Kebaja Saja (dibaca Kebaya Saya) yang diadakan oleh Antara akhir bulan lalu.

Ajang ini memamerkan 77 foto perempuan berkebaya di Nusantara dari awal 1900-an hingga sekarang.

Tertulis bahwa Aylawati dianugerahi penghargaan tersebut atas partisipasinya sebagai Perempuan Kebaya Goes to UNESCO di Pameran Foto KEBAJA SAJA.

Dalam video itu, Aylawati tampil cantik dengan riasan sederhana yang menekankan nuansa merah di bibirnya yang senada dengan baju kebaya yang dikenakannya.

Kebaya itu adalah kebaya peranakan dengan bordir bunga mawar–Aylawati menjodohkannya dengan sarung batik Pekalongan berwarna merah putih.

Menurutnya, kebaya peranakan atau yang biasanya disebut dengan encim ini adalah hasil peleburan dari berbagai budaya yang sangat identik dengan kaum Tionghoa peranakan.

Selalu mengadopsi warna2 semarak ceria dan motif2 bordir flora ataupun fauna yang indah , yang dianggap sebagai lambang kebahagiaan dan kemakmuran.,” tulisnya sebagai caption dalam unggahan yang lain.

Tidak sekadar hadir dan menerima penghargaan, Aylawati diketahui juga ikut melenggang di sesi fashion show dalam acara tersebut.

Ia memamerkan keindahan setelan kebayanya bersama 16 wanita lainnya yang berasal dari berbagai bidang profesi.

Sesi ini semakin menekankan tujuan acara tersebut secara keseluruhan, yakni mempromosikan kebaya sebagai pakaian asli tradisional Indonesia yang dapat dikenakan oleh wanita yang berasal dari kalangan manapun.

” … mulai dari lapisan ningrat sampai abdi dalem, mulai dari kaum pekerja di ladang sampai pekerja di panggung hiburan alias artis.,” tulis Aylawati.

Duhh kebaya memang sangat unik sekaligus misterius, mau dikenakan dimana saja, oleh siapa saja selalu membuat orang yg mengenakan menjadi cantik , anggun sekaligus sexy..,” sambungnya.

Aylawati juga mengajak orang-orang, terutama para pencinta kebaya, untuk mengunjungi Galeri Antara dan menikmati waktu dengan melihat-lihat pameran foto “Kebaja Saja”.

Pameran tersebut masih berlangsung hingga Jumat (30/9) pekan ini.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru