29.4 C
Indonesia

Akhir Pekan Ini, Asteroid Akan Lintasi Bumi dan Bulan dalam Jarak Yang Sangat Dekat

Must read

AMERIKA SERIKAT – Sebuah asteroid yang cukup besar dilaporkan akan melintas di antara Bumi dan Bulan akhir pekan ini–begitu dekat namun tidak akan mengancam salah satu atau keduanya.

Dengan ukurannya yang disebutkan dapat meratakan seisi kota, para ilmuwan diharapkan dapat mempelajari objek itu.

Terbang lintas asteroid adalah hal biasa, namun NASA mengatakan jaraknya yang begitu dekat seperti sekarang ini jarang terjadi.

Badan Amerika Serikat itu mengatakan peristiwa seperti ini hanya terjadi sekali dalam satu dekade. Para ilmuwan memperkirakan asteroid itu berdiameter antara 40 dan 90 meter.

Ditemukan sebulan lalu, asteroid yang dikenal sebagai 2023 DZ2 itu akan melintas dalam jarak 515.000 km dari Bulan pada Sabtu (25/3) waktu AS dan, beberapa jam kemudian, terbang melewati Bumi dengan kecepatan sekitar 28.000 km/jam.

Pertemuan jarak dekat itu akan memberi para astronom kesempatan untuk mempelajari batuan luar angkasa itu dari jarak lebih dari 68.000 km.

Kurang dari setengah jarak dari sini ke Bulan, asteroid akan terlihat melalui teropong dan teleskop kecil.

“Tidak ada kemungkinan ‘city killer’ ini menyerang Bumi, namun pendekatannya yang dekat menawarkan peluang besar untuk pengamatan,” kata kepala pertahanan planet Badan Antariksa Eropa, Richard Moissl, dalam sebuah pernyataan.

Para astronom dengan Jaringan Peringatan Asteroid Internasional melihatnya sebagai praktik yang baik untuk pertahanan planet jika dan ketika asteroid berbahaya diketahui dapat menabrak Bumi, menurut NASA.

Proyek Teleskop Virtual akan menyediakan siaran web langsung dari pendekatan jarak dekat.

Asteroid itu tidak akan kembali ke arah kita sampai tahun 2026. Awalnya, tampaknya ada sedikit kemungkinan ia akan menabrak Bumi ketika ia kembali, namun para ilmuwan telah mengesampingkan hal itu.

 

Sumber: The Guardian

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru