28.4 C
Indonesia

11 Kabupaten/Kota Lakukan Uji Coba Pembelian BBM Bersubsidi dengan Aplikasi MyPertamina, Begini Alasannya

Must read

JAKARTA – PT Pertamina Niaga mulai hari ini, Kamis (1/7), memberlakukan uji coba penjualan BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar melalui aplikasi MyPertamina.

Disebutkan bahwa langkah ini adalah sebuah upaya untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan tepat kuota.

Dengan mekanisme ini, masyarakat yang merasa berhak atas BBM bersubsidi dipersilakan mendaftarkan diri serta data-data kendaraan mereka ke laman subsiditepat.mypertamina.id untuk diverifikasi.

Proses verifikasi sendiri membutuhkan waktu maksimal 7 hari kerja. Masyarakat yang dinilai berhak untuk menerima BBM bersubsidi akan mendapatkan informasi melalui e-mail.

Mengingat keseluruhan sistem ini baru memasuki tahap awal, penerapannya pun belum menyeluruh.

Diketahui ada 11 kabupaten/kota di 5 provinsi yang menjadi daerah uji coba sistem ini.

Selain itu, pembelian BBM bersubsidi dengan aplikasi MyPertamina juga baru diarahkan untuk para pengendara kendaraan roda empat ke atas.

Artinya, para pengendara motor belum diwajibkan untuk menjadi pengguna terdaftar di aplikasi MyPertamina.

Berikut 11 kabupaten/kota yang dimasukkan daerah uji coba pembelian BBM bersubsidi dengan aplikasi MyPertamina.

  1. Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat
  2. Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat
  3. Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat
  4. Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat
  5. Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan
  6. Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat
  7. Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat
  8. Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat
  9. Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat
  10. Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara
  11. Kota Yogyakarta, DIY.

Dilansir dari Suara.com, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan bahwa pemilihan sebelas daerah tersebut sebagai daerah uji coba telah mempertimbangkan beberapa aspek.

Di antaranya adalah karakteristik daerah-daerah tersebut yang berdekatan dengan daerah pertambangan dan industri.

Sebelas daerah tersebut juga dinilai telah siap secara infrastruktur.

“Serta (mempertimbangkan) angkutan atau transportasi umum dan juga kesiapan daerahnya,” lanjut Irto.

Oleh karena penerapannya belum menyeluruh, dan untuk mendukung kelancaran pendaftaran, masyarakat yang tidak tinggal dan/atau tidak sering bepergian ke sebelas daerah tersebut diimbau untuk tidak melakukan pendaftaran sekarang.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru