28 C
Indonesia
Monday, March 16, 2026

Forum 57 Pastor Katolik Pribumi Dari Lima Keuskupan Se-Regio Papua: Otonomi Khusus Sudah Tidak Relevan Diterapkan Di Tanah Papua

Mama penjual pinang di Pasar Yotefa di Jayapura (Foto diambil tanggal 5 April 2014/Elitha Evinora Tarigan)

PAPUA – Forum 57 Pastor Katolik Pribumi dari lima Keuskupan Se-Regio Papua di Tanah Papua menilai otonomi khusus sudah tidk relevan digunakan di masa modern ini. Pasalnya, banyak aturan dan Undang-Undang otonomi khusus yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Mama penjual pinang di Pasar Yotefa di Jayapura (Foto diambil tanggal 5 April 2014/Elitha Evinora Tarigan)

Misalnya, Pasal 1 yang menyatakan bahwa Provinsi Papua adalah Provinsi Irian Jaya yang diberi otonomi khusus dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasal ini menegaskan bahwa wilayah Provinsi Papua adalah seluruh wilayah Provinsi Irian Jaya yang batas-batasnya ditegaskan dalam Penjelasan UU Otsus.

“Kenyataannya saat ini, pasal dan bagian umum dari penjelasan UU Otsus sudah tidak relevan lagi, karena secara faktual telah berdiri dua Provinsi, yakni Papua dan Papua Barat,” ujar Penanggung Jawab forum Pastor Alberto John Bunay dalam keterangan yang diterima redaksi The Editor, Rabu (22/7) siang.

Ia juga menyoroti kewenangan DPRP Papua yang diatur dalam Pasal 7 UU Otsus, dimana sejak diselenggarakannya pemilihan Gubernur secara langsung di Papua pada 2006, maka dengan sendirinya aturan tersebut menjadi tidak relevan. Karena pasal tersebut menyatakan bahwa DPRD mempunyai tugas dan wewenang memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, khususnya ayat 1 yang juga menyebutkan dapat memilih para utusan Provinsi Papua sebagai anggota MPR RI.

“Sejak dibentuknya Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melalui Pemilu 2004, utusan daerah dalam MPR RI tidak dikenal lagi. Anggota DPD dipilih langsung oleh Rakyat berdasarkan Pencalonan Personal dalam pemilu,” jelasnya.

Forum 57 Pastor Katolik Pribumi dari lima Keuskupan Se-Regio Papua juga menyoroti Pasal 19, 20, 21 yang menjadi dasar bagi kehadiran Majelis Rakyat Papua (MRP) di Papua. MRP merupakan representasi kultural Orang Asli Papua yang memiliki kewenangan tertentu dalam rangka perlindungan hak warga pribumi Papua. Sayangnya, aturan tersebut justru menjadi persoalan serius sejak diakuinya keberadaan Provinsi Papua Barat.

Undang-Undang otonomi khusus mendefenisikan orang asli Papua hanya berasal dari rumpun Ras Melenesia yang terdiri dari suku-suku asli di Provinsi Papua dan atau orang yang diterima sebagai orang asli Papua. Dengan pengertian seperti itu, MRP merupakan representasi dari seluruh orang yang berasal dari rumpun Ras Melanesia di Tanah Papua. Konsekuensinya, MRP juga harus memiliki tugas dan wewenang dalam memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap semua Gubernur dan kebijakan yang berbentuk Perdasus dan Perdasi yang ada di Tanah Papua.

“Sekarang kewenangan ini tidak bisa dijalankan oleh MRP, karena dalam pemilihan Gubernur Papua Barat, para calonnya tidak berdasarkan pertimbangan MRP. Selain itu, MRP juga tidak bisa mengawasi Pemerintah Papua Barat karena MRP tidak dinyatakan untuk Provinsi tersebut,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, pasal-pasal yang masuk ke dalam BAB IX tentang keuangan, jika tidak diubah juga akan menjadi masalah di masa datang. Apakah Provinsi Papua masih berwewenang untuk menerima pendapatan dari daerah yang saat ini sudah menjadi Provinsi Papua Barat?

“Hal ini terkait dengan prosentase penerimaan Provinsi Papua yang dinyatakan dalam Pasal 34 yaitu pendapatan asli daerah yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil perimbangan dalam rangka Otsus,” kata Pastor Alberto.

Pastor Alberto mengungkapkan persoalan lain yang selama ini ada di Tanah Papua tapi tidak pernah diselesaikan, yaitu masalah Hak Azasi Manusia (HAM). Ia mempertanyakan, apakah untuk menyelesaikan masalah HAM di Papua Barat dapat dipakai mekanisme yang ada di Provinsi Papua, yaitu pengadilan terhadap para pelanggar HAM, dan Kimisi Keadilan dan Rekonsiliasi (KKR) sebagaimana diatur oleh Pasal 45 dan 46 UU Otsus.

“Meskipun kedua instrumen ini belum dibentuk di Papua, persoalan tetap relevan untuk segera ditangani agar tidak menjadi ganjalan dalam memenuhi hak azasi masyarakat asli Papua di Provinsi Papua Barat,” pungkasnya.

Lanjutan tentang artikel ini dapat anda baca di https://theeditor.id/forum-57-pastor-katolik-pribumi-dari-lima-keuskupan-se-regio-papua-otonomi-khusus-sudah-tidak-relevan-diterapkan-di-tanah-papua/

Global 6000 Pesawat Pribadi Paling Mewah Dari Bombardier

Bombardier Global 6000 (Sumber Foto: Aero)

JAKARTA – Pesawat ini menerima sertifikasi Transport Canada (TC) untuk dek penerbangannya pada Juni 2011. Ia menerima sertifikasi kelaikan udara dari Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA), FAA (Administrasi Penerbangan Federal) dan Otoritas Penerbangan Gabungan Eropa (JAA) pada Februari 2012, menerima sertifikasi di Australia dan banyak negara lainnya.

Bombardier Global 6000 (Sumber Foto: Aero)

Aerospace menjelaskan bahwa pesawat ini dilengkapi dengan sistem komunikasi internet canggih dengan 13 kursi penumpang. Pesawat ini di desain menggantikan Global Express XRS dan Global 5000 pesawat Bombardier. Panjangnya mencapai 30,3 meter, dengan tinggi keseluruhan 7,8 meter dan lebar sayapnya adalah 28,7 meter.

Pesawat ini memiliki kabin serta kokpit yang luas dan peralatan komunikasi canggih. Sayapnya dirancang untuk terbang dengan kecepatan tinggi dengan teknologi yang mampu mengurangi efek turbulensi.

Kokpit jet pribadi ini dilengkapi dengan avionik suite Rockwell Collins pro line fusion yang menampilkan empat layar layar kristal cair (LCD) berukuran 15,1 inci, sistem penglihatan yang disempurnakan generasi ketiga (EVS), sistem tampilan head-up (HUD) dan sistem penglihatan sintetis (SVS).

Kabin dan mesin jet bisnis mewah

Kabin yang mampu memuat hingga 19 penumpang (Sumber Foto: Aerospace). Klik dua kali untuk memperbesar foto.

Pesawat ini memiliki kabin yang besar dengan panjang 14,7 meter dan lebar 2,49 meter serta luas lantai 31,1 meter persegi dan volume 60,6 meter kubik. Kabin yang luas dan nyaman ini dapat menampung 8-19 penumpang serta 4 awak kabin.

Pesawat ini ditenagai oleh mesin turbofan Rolls-Royce Deutschland BR710A2-20 yang memberikan daya dorong 65,6 kN saat lepas landas. Jet pribadi ini terbang di ketinggian hingga 51.000 kaki, area jangkauan 6.000 mil dengan kecepatan Mach 0,85.

Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan jelajah maksimum 950km per jam dan memiliki kecepatan rata-rata 907 km per jam. Berat lepas landas maksimum adalah 45.246 kg dan berat pendaratan maksimum adalah 35.652 kg.

Jarak lepas landas dan pendaratan masing-masing adalah 6,476 kaki dan 2,670 kaki. Muatan maksimum yang dapat diangkut adalah 3.770lb (1.710kg) dan muatan bahan bakar maksimum adalah 2.470lb (1.120kg).

261 Miliar Siap Digelontorkan Untuk Kawal Pilkada Kalimantan Barat

Sumber Foto: Komisi Pemilihan Umum
Sumber Foto: Komisi Pemilihan Umum

KALIMANTAN BARAT – Pilkada serentak Kalimantan Barat akan berlangsung di 7 kabupaten kota di tahun 2020 ini. Anggaran sebesar Rp261 miliar siap digelontorkan untuk melaksanakan perhelatan memilih wakil rakyat yang paling pantas memimpin wilayah itu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat, Ramdan dalam Rakor Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Hotel Aston, Pontianak, Minggu (19/7) kemarin mengatakan bahwa anggaran Pilkada di Kalimantan Barat berasal dari Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPDH) di tujuh kabupaten senilai Rp235 M. Pemerintah pusat sendiri memberikan dukungan sebesar Rp26 miliar untuk pencegahan Covid-19.

“Dari tujuh daerah, NPHD Sambas yang belum 100 persen, dan akan dilengkapi Senin depan,” ujarnya seperti dirilis dari Katalistiwa.id.

Ia melanjutkan bahwa, Pilkada serentak di Kalimantan Barat pada Desember 2020 mendatang akan diikuti oleh 1.845.875 pemilih dari tujuh daerah, dengan jumlah Tempat Pemilihan Suara (TPS) mencapai 6.218 titik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kalimantan Barat, Ruhermansyah menjelaskan bahwa karena pandemi corona (Covid-19), pilkada serentak 2020 nanti diprediksi masuk dalam kategori rawan sedang. Hal tersebut akan mempengaruhi sektor partisipan, independensi dan infrastruktur di beberapa kabupaten.

“Alhamdulilah sekarang Covid-19 Kalbar sudah zona hijau, dan persiapan untuk Pilkada dari sisi keamanan kesehatan sudah disediakan,” pungkasnya.

Mau Belanja, Jangan Lupa Bawa Tas Sendiri

Beragam tas untuk berbelanja (Sumber Foto: Bristolpost)

JAKARTA – Ibukota mulai berbenah, aturan untuk tidak memakai kantong plastik di seluruh tempat perbelanjaan di Jakarta sudah resmi diterapkan selama beberapa pekan ini.

Beragam tas untuk berbelanja (Sumber Foto: Bristolpost)

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

Dari pantauan redaksi saat berbelanja di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat, beberapa pembeli masih belum familiar dengan peraturan ini. Ahmad (28) mengaku enggan membeli tas kain yang dibanderol seharga Rp10.000 per buah saat ditawarkan oleh kasir.

“Lebih baik ditenteng saja karena tidak banyak,” ujar Ahmad sembari menunjukkan barang belanjaannya yang berupa sikat gigi, pasta gigi, shampoo dan sabun mandi. “Tidak begitu banyak dan tidak menyusahkan juga,” jelasnya.

Ani (23) kasir yang bertugas di Indomaret mengatakan sejak peraturan tersebut diterapkan, banyak masyarakat yang mengira mereka tengah promo dan berjualan produk tas belanjaan. Cukup sulit menjelaskannya kepada pembeli, namun Ani mengaku harus tetap mengikuti protokol yang dibuat oleh pihak Indomaret.

“Ada pembeli yang terkadang marah-marah karena dikira kita jualan tas kain Ada juga yang nanya kenapa harus ditiadakan tas plastik. Tapi lebih baik pembeli bertanya kenapa ditiadakan dari pada dikira sengaja jualan tas kain belanjaan,” ujar Ani.

Ani mengimbau seupaya setiap pembeli mulai rajin membawa kantong plastik atau kain yang sudah mereka beli saat berbelanja ke pasar atau ke toko. Sehingga saat tiba di kasir tidak perlu membeli tas belanjaan baru. Karena beberapa pembeli yang pernah Ia layani ternyata membawa uang pas-pasan saat berbelanja.

Dari Indomaret, redaksi kemudian pindah ke supermarket yang berada di Grand Indonesia. Aturan yang diterapkan sama, warna tas kain belanjaan yang dijual juga sama, yakni hijau. Bedanya adalah ukurannya, tas belanjaan seharga Rp10.000 tersebut ternyata lebih besar muatannya saat dibeli di dalam supermarket dibandingkan dengan yang dijual di pinggir jalan.

Perdebatan Para Ahli

David D. Sussman Visiting Scholar, Tufts University mengatakan plastik bukan sumber pencemaran plastik yang terbesar di dunia. Seperti dilansir dari The Conversation, diketahui bahwa sampah plastik memang masalah yang serius. Jumlah penggunaan plastik sekali pakai juga jauh lebih besar, yakni 150 juta ton per tahun.

Namun, riset terbaru menunjukkan kantong plastik hanya merupakan sebagian kecil dari sampah laut di perairan sekitar Jakarta. Kemasan dan kantong plastik, baik yang tipis maupun tebal, hanya berjumlah lebih dari 13,5{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} dari sampah yang ditemukan dan 8,5{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} dari berat mereka.

Bukti dari pelarangan kantong plastik menunjukkan bahwa kebijakan ini memang mengurangi penggunaan kantong plastik, namun menurut David aturan tersebut terkadang menyebabkan bahaya lain bagi lingkungan jika konsumen beralih ke material lain dengan jejak karbon yang lebih besar.

“Tas yang terbuat dari kertas membutuhkan 400{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} lebih banyak energi untuk membuatnya, belum lagi pohon dan penggunaan bahan kimia yang berbahaya dalam proses pembuatannya,” ungkapnya.

“Menanam kapas untuk membuat tas yang terbuat dari kain membutuhkan lahan, jumlah air yang besar, pupuk kimia dan pestisida,” tambahnya lagi.

Selain itu, lanjutnya, kantong plastik menggunakan bahan bakar fosil, sumberdaya yang tak terbarukan dan permanen, dan masuk ke aliran limbah.

Plastik dinilai dapat menyebabkan lebih banyak polusi di darat dan di saluran air, namun dengan efek yang lebih minim pada perubahan iklim dan penggunaan lahan dibanding jenis kantong lainnya.

“Kantong plastik yang mudah terurai, anehnya, mungkin bisa jadi “pilihan yang paling buruk” karena mereka juga berbahaya untuk iklim dan tanah, menyebabkan polusi air, dan mengeluarkan emisi beracun,” jelasnya.

Pada akhirnya, lanjutnya, keputusan tentang tipe kantong mana yang akan digunakan berhubungan dengan perihal isu lingkungan mana yang diprioritaskan.

Embraer delivers 17 Jets in 2020

Embraer E175-E2 (Source: Flight Global)

Jalin Kerja Sama, Boeing Dan Etihad Siap Uji Emisi Dan Tingkat Kebisingan Pesawat Komersil

Etihad Airways Boeing 787-10 Dreamliner (Sumbre Foto: Eturbonews

ABU DHABI – Sebelum dikirim, Boeing dan Etihad Airways lakukan uji coba emisi dan tingkat kebisingan pesawat 787-10.

Etihad Airways Boeing 787-10 Dreamliner (Sumbre Foto: Eturbonews

Kerja sama semacam ini dilakukan sejak dua perusahaan menandatangani kontrak kerja sama pembelian armada baru sejak November 2019.

Eksekutif Etihad Aviation Group Tony Douglas mengatakan program ini merupakan yang terbaru dilakukan oleh Etihad sejak bekerja sama dengan Boeing. Sehingga kedepannya fokus perusahaan mereka lebih siap menghadapi tantangan di industri penerbangan.

Kerja sama yang disebut dengan program ecoDemonstrator ini dinilai akan memberikan dampak besar bagi lingkungan di industri penerbangan. Karena selama ini Uni Emirat Arab ingin menggaet industri yang mampu meminimalisir dampak penerbangan bagi lingkungan.

“Uji coba pertama kali akan dilakukan dengan Boeing 787-10,” jelas Tony.

Presiden dan CEO Boeing Commercial Airplanes Stan Deal mengatakan Boeing dan Etihadi juga akan menggandeng NASA dan Safran Landing System dalam proyek ini, sehingga dapat diketahui tingkat kebisingan pesawat dari sensor yang di pasang di pesawat. Data yang diperoleh akan digunakan untuk memvalidasi unsur penyebab kebisingan pesawat dan cara memodifikasi agar roda pesawat mendarat lebih sempurna.

Risco Energy Gandeng Chart Industries Perkuat Perlengkapan LNG di Indonesia

Galangan kapal Risco Energy Operation di Sambera, Kalimantan Selatan

JAKARTA – Untuk terus mendukung sektor infrastruktur energi dan mendukung tingginya pertumbuhan kebutuhan infrastruktur pasokan gas di Indonesia, Risco Energy Solutions menandatangani perjanjian eksklusif dengan Chart Industries untuk menyediakan perlengkapan LNG seperti tangki penyimpanan, kontainer ISO, trailers, perlengkapan mobile dan stasiun pengisian bahan bakar.

Galangan kapal Risco Energy Operation di Sambera, Kalimantan Selatan

“Kami berharap dapat membangun dan mengembangkan lebih banyak aset untuk pelanggan di sektor listrik dan industri di Indonesia,” kata Managing Director Risco Energy, Ken Sauer dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (21/7).

Dengan kemitraan ini, Ia mengklaim akan memungkinkan wilayah Indonesia memiliki akses ke solusi pengisian bahan bakar gas alam yang terjangkau, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Ia juga mengungkapkan bahwa perjanjian eksklusif ini merupakan respon terhadap rencana Pertamina dan PLN yang akan meningkatkan infrastruktur listrik dan gas di seluruh kawasan di Indonesia. Komponen-komponen perlengkapan dari Chart yang inovatif dan total value chain ini memungkinkan Risco memenuhi kebutuhan listrik.

Saat ini Risco adalah penyedia infrastruktur gas bagi PT Perta Gas Niaga (PTGN), anak perusahaan dari Grup Pertamina. Risco berencana membeli ratusan tangki pendukung logistik dan sejumlah besar tangki penyimpanan bawah tanah dari Chart dalam kurun waktu 24 bulan ke depan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

PTGN telah bekerja sama dengan Risco sejak 2018 untuk memasok infrastruktur gas guna memenuhi kebutuhan PLN di Kalimantan, Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Perjanjian ini selanjutnya akan mendukung rencana PTGN dan Risco untuk terus bekerja mengembangkan lebih banyak proyek gas ke listrik untuk PLN, sektor industri swasta, proyek konversi bahan bakar, dan pabrik peleburan/smelters.

“Bersama-sama kami berharap dapat memenuhi kebutuhan pemerintah yang semakin tinggi akan ketersediaan listrik di seluruh Indonesia,” kata Presiden Direktur PTGN, Linda Sunarti.

Risco telah mengoperasikan fasilitas logistik LNG di Sambera, Kalimantan Timur, dan telah mengirim LNG hingga ke Papua. Pada tahun pertama operasi di Sambera, tidak ada insiden (tumpahan LNG) dan Risco telah mengirimkan lebih dari 1 juta mmbtu LNG ke PLN. Kolaborasi Risco-Chart meningkatkan kemampuan Risco untuk menyediakan solusi total turnkey LNG untuk memenuhi kebutuhan gas dan listrik.

Ini Nama Pemain Yang Akan Tetap Masuk Di Daftar Tunggu Arsenal

Sumber Foto: Arsenal
Sumber Foto: Arsenal

INGGRIS – Arsenal dan Chelsea akan berjuang di Piala FA di Wembley bulan depan setelah mereka berhasil melewati pertandingan dengan Manchester City dan Manchester United, masing-masing untuk mengamankan tempat mereka di final.

Arsenal diperkirakan akan tetap menggunakan Emiliano Martinez sebagai kiper menyusul cedera yang dialami oleh Bernd Leno. Pemain Argentina itu mungkin hanya dipaksa melakukan satu kali permainan setelah kemenangan 2-0 The Gunners atas Manchester City.

Kemungkinan besar Pelatih Arsenal Mikel Arteta tetap akan menurunkan David Luiz di pertandingan berikutnya setelah keberhasilan Arsenal menang atas Manchester City.

Mikel diprediksi akan memilih Kevin De Bruyne dan Dani Ceballos sebagai gelandang. De Bruyne berhasil menciptakan 9 peluang mencetak gol dalam pertandingan melawan Manchester City beberapa waktu lalu. Seperti halnya Dani Ceballos yang berhasil menekel bola agar tidak kebobolan di menit ke-88, membuat kedua pemain ini mendapat perhatian langsung dari Mikel untuk bermain lebih baik lagi di musim mendatang.

Nama lain yang diprediksi akan ikut serta di pertandingan Arsenal berikutnya adalah Pierre-Emerick Aubameyang, Mason Mount dan Olivier Giroud.

Masih Ada Kesempatan Untuk Granit Xhaka Di Arsenal

Granit Xhaka merayakan gol pertamanya di pertandingan Arsenal vs Manchester United di Liga Premier di Stadion Emirates (Sumber Foto: Reuters)

INGGRIS. Pelatih Arsenal Mikel Areta memuji kinerja Granit Xhaka dan David Luiz usai mengalahkan Manchester City di pertandingan pada Piala FA Emirates pada hari Sabtu kemarin.

Granit Xhaka merayakan gol pertamanya di pertandingan Arsenal vs Manchester United di Liga Premier di Stadion Emirates (Sumber Foto: Reuters)

Dalam keterangan resmi Arsenal, diketahui bahwa Mikel sangat mengapresiasi hasil kerja keras Granit Xhaka dan David Luiz. Untuk itu, dua pemain muda ini juga diberi hak untuk memperpanjang kontrak mereka untuk bermain di klub The Gunners ini.

“Mereka menunjukkan dari penampilan mereka bahwa mereka layak berada di sini dan Anda dapat melihat bagaimana mereka berjuang untuk klub,” ujar Mikel, Senin (20/7).

Mikel mengaku tetap yakin bila permainan Granit Xhaka akan terus membaik, jadi Arsenal akan tetap menjadi rumah untuknya dengan syarat Ia harus percaya diri dengan permainannya.

Kata Mikel dibutuhkan waktu sekitar 10 bulan untuk pemain agar bisa menunjukkan keahliannya di rumput hijau. Mikel mengaku membutuhkan dua pertandingan lagi agar bisa terus bertanding di Liga Eropa.

“Kami bisa mengalahkan tim mana pun, tetapi sekarang kita harus konsisten dan melakukannya setiap tiga hari,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, meski berakhir imbang 2-2, di pertandingan Arsenal vs Chelsea yang berlangsung pada Rabu (22/1) lalu, David Luiz mendapat kartu merah. Akibatnya, Pelatih Arsenal Mikel Arteta menurunkan Granit Xhaka sebagai bek tengah. David Luiz mendapat kartu merah saat melakukan pelanggaran di kotak penalti melawan Tammy Abraham.

Diterpa Corona, Pengembang Properti Tetap Lanjutkan Pembangunan

Foto: Lamudi

BOGOR – Di tengah pandemi covid-19, sejumlah pengembang properti tetap melanjutkan pengerjaan proyek-proyek yang ada. Proses pembangunan ini dilakukan dengan tetap mematuhi aturan pemerintah untuk melakukan social distancing.

Foto: Lamudi

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh PT Anvaya Developer Indonesia, saat ini mereka masih melakukan proses pembangunan proyek perumahan terbaru yang diberi nama Anvaya Townhouse.

Jordy Yonathan, CEO PT Anvaya Developer Indonesia mengatakan pihaknya memang sengaja melakukan aktivitas pembangunan ini sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap para pembeli yang ingin mendapatkan hunian yang mereka beli dengan tepat waktu.

Walaupun tetap melaksanakan proses konstruksi, Jordy mengaku Ia dan seluruh tim kerjanya masih tetap melaksanakan aturan social distancing dan menjunjung tinggi kebersihan. Seperti mewajibkan seluruh pekerja menggunakan masker, menjaga jarak minimal 1 meter, wajib menggunakan alat pelindung diri saat bekerja hingga menyediakan mess yang bersih untuk para pekerja.

“Kita juga menyediakan tempat cuci tangan dengan keran model injak untuk menghindari sentuhan tangan dan juga menyiapkan petunjuk cuci tangan yang baik dan benar,” kata Jordy dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (20/7).

Anvaya Townhouse sendiri dibangun di Jalan Brigjen Saptadji No. 26, Cilendek Barat, Bogor Barat. Perumahan ini dikembangkan di atas lahan seluas 5.680 meter persegi, di sana nantinya pihak pengembang akan membangun 35 unit rumah dan 10 unit ruko. Untuk masing-masing rumah akan dibangun dua lantai dengan tipe 85/72.

Jika dibandingkan dengan perumahan lainnya, Anvaya Townhouse mengklaim memiliki banyak kelebihan, salah satunya adalah dilengkapi dengan solar panel di setiap unit rumah. Keberadaan solar panel ini tentunya dapat menyerap energi matahari dan membantu menghemat listrik.

Tidak hanya itu, lanjut Jordy, perumahan ini juga memberikan garansi atap anti bocor pada setiap unitnya, sehingga tidak akan membuat khawatir para penghuninya setiap musim hujan tiba. Anvaya Townhouse juga dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap seperti adanya taman bermain anak, row jalan yang lebar (9 meter), amphitheatre, balai warga, musholla, CCTV 24 jam dan banyak lagi.