20.4 C
Indonesia
Monday, March 16, 2026

Peneliti Imbau Pemerintah Selidiki Vaksin BCG Sebelum Digunakan Untuk Melindungi Dari Covid-19

YOGYAKARTA – Para peneliti sedang menyelidiki apakah vaksin anti-TBC, bacillus Calmette-Guérin (BCG) yang digunakan sebagai proteksi dari berbagai penyakit infeksi saluran pernapasan dapat juga digunakan untuk melawan COVID-19.

Foto: Getty Images

The Conversation menyebutkan bahwa penelitian terbaru mengungkapkan bahwa dampak COVID-19 di negara-negara yang tidak melakukan vaksin BCG yang telah digunakan sejak 1921 untuk mencegah infeksi TBC, nyatanya lebih parah, ditandai dengan kasus terjangkit lebih banyak dan angka kematian yang lebih tinggi.

The Serum Institute di India, sejak April lalu, mulai melakukan uji klinis berskala besar, dan telah mengetes 6.000 individu yang berisiko tinggi terjangkit virus corona, termasuk petugas kesehatan dan mereka yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien terinfeksi

Peneliti-peneliti di Australia dan Eropa juga sedang melakukan penelitian serupa mengenai potensi vaksin BCG dalam melindungi individu-individu yang lebih rentan terhadap infeksi COVID-19, seperti lansia dan para pekerja kesehatan.

Indonesia merupakan salah satu dari 17 negara di dunia yang memproduksi vaksin BCG. Maka dari itu, Indonesia perlu melakukan uji klinis skala besar untuk menguji potensi BCG sebagai vaksin COVID-19.

COVID-19 di negara-negara yang melakukan vaksin BCG

Dampak COVID-19 bervariasi pada setiap negara, terutama jika dilihat dari jumlah kasus dan angka kematiannya. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kemampuan dalam melakukan pengetesan, faktor demografi dan ekonomi, kualitas sistem kesehatan, dan kebijakan lockdown yang diterapkan.

Selain itu, faktor lainnya yang juga dapat menjelaskan variasi ini – walau tidak sepenuhnya, adalah jika negara tersebut memiliki program vaksin BCG nasional yang dilakukan sejak masa kanak-kanak.

“Kami telah mengumpulkan data terbaru (hingga 3 Juni) yang membandingkan program vaksin BCG di berbagai negara dengan angka kasus dan angka kematian COVID-19 di negara tersebut,” ujar Dosen Farmasi dari Universitas Gadjah Mada Ronny Martien, Kamis (2/7).

Data tersebut menunjukkan bahwa negara-negara yang tidak menerapkan kebijakan wajib vaksinasi BCG nasional seperti di Italia, Belanda, Belgia, dan Amerika Serikat nyatanya mengalami dampak yang lebih parah (ditandai dengan angka kasus terjangkit dan angka kematian yang lebih tinggi), jika dibandingkan dengan negara-negara yang menerapkan program vaksin BCG secara universal sejak lama.

Hal ini terlepas dari fakta bahwa negara-negara tersebut dianggap sebagai negara-negara berpenghasilan tinggi. Data ini juga menunjukkan bahwa negara-negara dengan program vaksinasi BCG universal mengalami penurunan jumlah kasus COVID-19 secara lebih cepat. Maka dari itu, kombinasi dari adanya penurunan angka kasus dan kematian COVID-19, menjadikan vaksinasi BCG sebagai alat baru yang potensial yang dapat digunakan untuk memerangi COVID-19.

Saat ini, lanjutnya, negara-negara yang tidak atau belum memiliki kebijakan BCG universal memiliki jumlah angka kematian COVID-19 per satu juta penduduk yang tertinggi. Tingkat kematian yang tinggi di negara-negara seperti Spanyol, Swiss, dan Swedia mungkin dapat dikaitkan dengan adanya penghentian vaksinasi BCG universal pada 1980-an.

Apa yang harus dilakukan oleh Indonesia

Ronny lanjutkan bahwa penelitian tentang COVID-19 dapat berubah-ubah karena berbagai negara sedang berada pada tahap pandemi yang berbeda-beda. Maka dari itu, data perlu diperbarui dan dianalisis dengan sesuai perkembangan.

“Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia sempat menyatakan belum ada bukti tentang efektivitas vaksinasi BCG pada COVID-19. Namun, organisasi ini sedang mengamati dua uji klinis yang dilakukan di Australia dan Belanda,” jelas Ronny.

Namun, mengingat peran potensial dari BCG dan kepentingan strategis untuk mencari cara perlindungan terhadap COVID-19, Ronny dan rekan penelitinya merekomendasikan Indonesia untuk mengeksplorasi peran potensial BCG dengan melakukan uji klinis sendiri. Selain itu Ia juga berharap pemerintah segera mengeluarkan kebijakan yang mendorong kelompok berisiko tinggi seperti petugas kesehatan untuk melakukan vaksin BCG ulang.

Rekomendasi lain yang Ia sarankan adalah mempersiapkan perluasan produksi BCG, dengan cara menjamin tersedianya bahan baku untuk mendukung pasokan vaksin BCG di dalam negeri dan internasional.

“Indonesia merupakan salah satu dari 17 negara yang mampu untuk memproduksi vaksin BCG. Indonesia juga termasuk dalam sepuluh negara yang memasok vaksin BCG di luar wilayah domestik. Pabrik yang memproduksi vaksin BCG di Indonesia adalah Biofarma, yang merupakan sebuah badan usaha milik negara,” cetusnya.

Ronny menjelaskan bahwa sejak 1999, Indonesia telah menerapkan program vaksinasi BCG untuk anak-anak – akibat tingginya risiko TBC. Diperkirakan, cakupan BCG untuk bayi yang baru lahir (0-2 bulan) telah mencapai angka 92,2{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc}.

Namun, kasus tuberkulosis di Indonesia masih sangat tinggi. Terdapat 395 kasus positif per 100.000 kasus. Cakupan vaksin BCG yang mungkin masih rendah bagi untuk keluarga menengah ke bawah dapat menjadi salah satu alasannya.

“Maka dari itu, penting bagi Indonesia untuk memulai program vaksin BCG ulang,” jelasnya.

Membangun Kekebalan Terlatih

Secara historis, para peneliti merancang vaksin dengan cara mengidentifikasi antigen yang dianggap sempurna yang terdiri dari molekul yang dapat menghasilkan respons jangka panjang dan spesifik terhadap suatu infeksi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh. Hal ini yang kemudian menciptakan kekebalan tubuh jikalau berhadapan kembali agen penyebab penyakit yang sama.

Namun, pengembangan dari pendekatan ini membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Dan hingga saat ini, pendekatan semacam ini belum juga mengarah ke pada vaksin yang dapat melawan berbagai virus corona, walau berbagai upaya dalam melawan SARS dan MERS yang dilakukan sejak 2003, telah menggunakan pendekatan ini.

Pendekatan lainnya adalah dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara luas untuk melawan infeksi dengan cara memicu suatu bentuk memori kekebalan non-spesifik, yang disebut kekebalan terlatih. Kekebalan terlatih dapat mempersenjatai berbagai sel dalam melawan berbagai penyakit menular.

BCG merupakan vaksin yang berasal dari bakteri hidup (Mycobacterium bovis) yang dilemahkan dan tampaknya dapat memicu bentuk kekebalan ini.

Sebuah data menunjukkan bahwa vaksinasi BCG bisa saja memiliki manfaat-manfaat lebih lainnya, di luar pencegahan tuberkulosis. Perlindungan dari infeksi pernafasan yang tidak terkait dengan TBC, serta pengurangan risiko kematian akibat infeksi tersebut, merupakan beberapa manfaat lainnya dari vaksin BCG.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa vaksinasi BCG dapat ‘memprogram ulang’ kekebalan tubuh, dan sering dikaitkan dengan peningkatan perlindungan terhadap berbagai infeksi pernapasan.

Mengingat risikonya yang rendah dan potensi manfaat dari vaksin BCG yang tinggi, maka dari itu, Indonesia perlu memberlakukan program booster BCG (vaksin ulang BCG) dengan segera. Peningkatan kapasitas dalam memproduksi vaksin BCG secara massal juga perlu dilakukan.

Selain itu, Indonesia juga harus segera melakukan uji klinis skala besar untuk menguji apakah BCG dapat menjadi proteksi untuk melawan COVID-19.

Peneliti yang tergabung dalam penelitian diatas diantaranya Epidemiologist, Universitas Pelita Harapan Veli Sungono, Dosen Farmasi dari Universitas Gadjah Mada Ronny Martien, Dosen Tamu dari Universitas New South Wales Alexander Soeriyadi dan ahli penyakit dalam di Rumah Sakit OMNI Richard Suwandi.

Paduan Suara Anak-Anak Asal Uganda Nyanyikan Lagu Asal Indonesia

JAKARTA – Paduan suara anak-anak asal Kampala, Uganda yang bernama Watoto menyanyikan lagu berbahasa Indonesia sebagai ungkapan terima kasih kepada seluruh donatur yang membantu gerakan mereka selama musim pandemi corona menyerang dunia internasional.

Dalam sebuah video singkat berdurasi dua menit yang tersebar di media sosial diketahui sekumpulan anak-anak dengan semarak menyanyikan lagu berjudul “Tetap Cinta Yesus” yang diciptakan oleh Hendro Suseno. Lagu ini dinyanyikan saat tim paduan suara ini tengah berada di negeri jiran Malaysia.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada individu dan perusahaan yang telah mendukung Watoto Foundation. Kami berdoa agar Tuhan memberkati anda dan menjaga anda tetap sehat,” ujar Patricia Mwesigwa seperti dikutip dari tayangan video tersebut, Rabu (17/6).

Tonny, salah satu instruktur yang ada dalam tayangan video tersebut juga mengungkapkan raa terima kasih yang sama dan seluruh anggota paduan suara tersebut akan menyanyikan lagu berbahasa Indonesia yang Ia sebut berasal dari Malei. Di Indonesia sendiri Malei adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Balaesang Tanjung, Donggala, Sulawesi Tengah.

“Selama lockdown berlangsung dan entah kapan akan selesai, kami persembahkan lagu yang sangat cantik dari Malaysia dan kami akan nyanyikan untuk anda,” tutup Tonny.

Untuk bisa mendengarkan lagu yang mereka nyanyikan silahkan klik di https://youtu.be/prXDwqByWdA

Karena Ngelanggeran 85 Hektar Sawah Gunung Kidul Selamat Dari Musim Kering

YOGYAKARTA – Tidak banyak yang tahu kalau sekarang petani di Gunung Kidul, Yogyakarta sangat bahagia karena persoalan kekeringan di musim kemarau yang melanda sawah mereka sepanjang tahun bisa diselesaikan dengan mudah lewat teknologi pertanian.

Teknologi apa sih yang dimaksud? Nah, beberapa waktu lalu redaksi mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Ngelanggeran. Hijaunya pepohonan ditambah dengan kemegahan tebing Gunung Kidul menambah keindahan tempat tersebut.

Fotografer : Elitha Evinora Tarigan

Jadi, konsep ideal teknologi pertanian tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Tim liputan redaksi cukup kaget melihat perkembangan kawasan agrowisata ini. Pasalnya, penerapan pertanian modern di kawasan tersebut mengubah sistem pengairan sawah petani. Hasilnya, sekarang petani bisa menanam di musim kemarau.

Untuk diketahui, pembangunan embung ini menghabiskan dana sekitar Rp14.500.000.000 dengan kurun waktu pembangunan selama empat tahun, yakni dari tahun 2015 – 2018. Embung ini mampu mengairi kawasan satu wilayah yang menyangga beberapa desa di Patuk Gunung Kidul.

Komoditas lain yang mendukung beroperasinya embung ini adalah dengan dibangunnya 85 hektar sawah tadah hujan dan 271 hektar lahan kering. Selanjutnya pendukung lainnya adalah 85 hektar lahan untuk area penanaman coklat (setara dengan 25.668 batang), 908 ekor kambing, 730 ekor sapi, 43,30 hektar durian dan 13,83 hektar rambutan.

“Untuk luas embung sendiri adalah 3380 meter persegi. Kementan sendiri telah membangun 16 embung semacam ini dan salah satunya ada di Kabupaten Gunung Kidul,” ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi.

Teknologi semacam ini, lanjutnya, banyak diakui di negara maju seperti Singapura, Amerika, Jerman, China dan Korea Selatan. Diyakini juga bahwa keberadannya mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi skala nasional dengan target ekspor. Pemerintah provinsi dan Kabupaten dan Kota yang memiliki otoritas dalam hal anggaran, perencanaan pembangunan, penataan organisasi dan sumber daya manusia diminta untuk memberikan dukungan sepenuhnya. Karena dalam proses pengembangan taman teknologi pertanian ini banyak stakeholder yang terlibat termasuk pelaku bisnis atau swasta dan lainnya.

BPS: Indeks Perilaku Anti Korupsi Masyarakat Meningkat Di Tahun 2020

JAKARTA – Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) dari tahun ke tahun menunjukkan pola yang semakin meningkat dan di tahun 2020 naik 0,14 poin dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa penduduk Indonesia semakin anti korupsi. Demikian hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS) per tanggal 15 Juni 2020.

Sumber data: Badan Pusat Statistik RI

Dalam sensus tersebut juga diketahui bahwa Indeks Pengalaman sejak tahun 2012 secara umum menunjukkan angka yang semakin baik, begitu juga untuk nilai di tahun 2020. Pengalaman yang dimaksud adalah ditawari uang, barang dan fasilitas untuk memilih kandidat tertentu dalam Pilkades, Pilkada, atau Pemilu yang terakhir. Selain itu pengalaman lain selain layanan publik yang sudah mulai berkurang di masyarakat adalah pengalaman ditawari oleh seseorang untuk memasukkan anggota rumah tangga agar diterima menjadi Aparatur Sipil Negara atau pegawai swasta dengan keharusan membayar sejumlah uang tertentu.

Meski demikian, terdapat tiga pengalaman masyarakat yang berkurang cukup banyak terkait korupsi, pertama pengalaman ditawari bantuan atau jaminan diterima oleh saudara dan teman agar anggota rumah tangga menjadi Aparatur Sipil Negara atau pegawai swasta. Kedua, pengalaman ditawari bantuan dan jaminan diterima oleh saudara dan teman agar anggota rumah tangga lolos seleksi penerimaan sekolah. Ketiga, pengalaman ditawari untuk membayar uang damai saat ditilang oleh petugas polisi lalu lintas

“Hal ini seiring dengan usaha pemerintah dalam perbaikan sistem layanan publik,” seperti tercantum dalam sensus BPS.

Persepsi masyarakat terhadap anti korupsi sejak tahun 2012 diketahui menunjukkan angka yang semakin baik, namun mulai tahun 2019 dan 2020 nilainya menurun. Penurunan persepsi nilai-nilai anti korupsi terjadi baik di lingkup keluarga, masyarakat maupun publik.

Salah satu contoh yang ditunjukkan oleh BPS adalah persentase pelaku usaha yang mengeluarkan uagn, barang dan fasilitas melebihi kententuan ketika berurusan dengan layanan publik di tahun 2020. Diketahui bahwa hanya 19,97{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} masyarakat pelaku usaha membayar suap kepada petugas atau diminta untuk membayar suap oleh petugas, baik ketika mengakses layanan sendiri maupun melalui perantara pada tahun 2020, sementara 80,03{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} lainnya tidak demikian.

“Persentase pelaku usaha dari total responden SPAK 2020 adalah 41,54 persen,” seperti dalam BPS.

Untuk diketahui, korupsi adalah persoalan serius yang berdampak sistemik. Data terkait perilaku korupsi menjadi penting sebagai bahan perencanaan dan evaluasi program pembangunan. Dalam Sasaran Pokok Pembangunan Nasional RPJMN 2020-2024 Bidang Penegakan Hukum, disebutkan bahwa Target Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) pada 2020 sebesar 4,00; dan pada 2024 sebesar 4,14 dari skala 0-5.

Sementara itu, dalam Perpres Nomor 59/2017 Tentang Pencapaian Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), korupsi menjadi salah satu tujuan global, dimana sasaran globalnya adalah secara substansial mengurangi korupsi dan penyuapan dalam segala bentuknya.

Metodologi survei perilaku anti korupsi di tahun 2020 ini dilakukan di 1.004 blok sensus perkotaan dan pedesaan di 34 provinsi. Dalam satu blok sensus dipili 10 rumah tangga sehingga totalnya mencapai 10.040 rumah tangga. Dalam satu rumah tangga dipilih anggota rumah tangga berusia 18 tahun ke atas sebagai responden. Cakupan perilaku anti korupsi dalam survei ini menyangkut penyuapan (bribery), pemerasan (extortion), dan nepotisme (nepotism). Wawancara dilakukan dengan wawancara tatap muka dan wawancara melalui
telepon mulai tanggal 2 Maret hingga 17 Mei 2020.

Menghindar Dari Perjanjian Internasional, Trump Ingin Perbanyak Penjualan Drone Ke Negara Lain

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri pengumuman Undang-Undang Imigrasi di Gedung Putih pada tanggal 2 Agustus 2017 lalu (Fotografer: Zach Gibson/Getty Images)

WASHINGTON – Tim kerja administrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana menafsirkan kembali perjanjian senjata di era Perang Dingin antar 34 negara dengan tujuan mengizinkan Amerika Serikat untuk menjual lebih banyak drone ke berbagai negara, laporan ini disampaikan langsung oleh tiga eksekutif pertahanan dan seorang pejabat tinggi Amerika kepada Reuters.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri pengumuman Undang-Undang Imigrasi di Gedung Putih pada tanggal 2 Agustus 2017 lalu (Fotografer: Zach Gibson/Getty Images)

Perubahan aturan ini dilaporkan belum pernah diganti sebelumnya, kabarnya aturan tersebut dapat kembali membuka jalur perdagangan drone bersenjata buatan Amerika Serikat kepada pemerintah yang kurang stabil kondisi dalam negerinya seperti Yordania Uni Emirat Arab. Dimana di mas lalu kedua negara tersebut dilarang membeli drone berteknologi rudal (Missile Technology Control Regime atau MTCR). Hal tersebut disampaikan langsung oleh salah satu pejabat tinggi Amerika Serikat, mantan seorang pejabat Amerika Serikat dan seorang anggota eksekutif. Salah satu dari mereka yang memahami tentang perubahan kebijakan ini juga mengatakan bahwa hal tersebut dapat merusak aturan yang sudah berlangsung lama dengan negara-negara lain seperti Rusia.

Menurut mereka, menafsirkan kembali penjualan MTCR adalah upaya dari administrasi Trump untuk menjual senjata lebih banyak di luar negeri. Berbagai aturan tentang ekspor senjata telah dirombak dan menghapus Amerika Serikat dari perjanjian senjata internasional termasuk perjanjian nuklir dan perjanjian open skies (langit terbuka).

Disebutkan juga bahwa dengan mengesampingkan perjanjian tersebut maka akan memungkinkan Kontraktor Pertahanan Amerika Serikat General Atomics Aeronautical Systems Inc dan Northrop Grumman Corp masuk ke pasar baru yang saat ini didominasi oleh China dan Israel yang tidak berpartisipasi dalam MTCR dan dianggap juga memiliki penawaran yang kurang begitu canggih.

Kementerian Pariwisata Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Optimalkan Industri Game Online Di Tengah Pandemi

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif(Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong para pelaku ekonomi kreatif agar mengoptimalkan potensi industri gaming Indonesia di tengah masa pandemi.

Demikian dikatakan oleh, Direktur Industri Kreatif, Film, Televisi dan Animasi Kemenparekraf/Baparekraf, Syaifullah saat Webinar Seri Ngobrol Parekraf dengan tema Potensi Besar Industri Gaming di Indonesia Selasa (30/06), menjelaskan bahwa industri gaming mengalami perkembangan yang cukup signifikan di tengah pandemi COVID-19.

“Berbeda dengan industri parekraf lain yang terdampak pandemi COVID-19, menurut data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Game Indonesia (AGI), pertumbuhan pengembang game di Indonesia naik 10-20 persen di tengah pandemi lantaran lonjakan penggunaan platform digital di kalangan masyarakat, khususnya para penggemar game,” katanya dalam keterangan yang diterima The Editor, Kamis (2/7)

Syaifullah juga menjelaskan, industri gaming di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing dalam pasar internasional. Pada 2017, pengembang aplikasi dan game berkontribusi 1,93 persen terhadap produk domestik bruto sektor ekonomi kreatif Indonesia atau sebesar Rp19.115,1 miliar.

“Sektor ini juga dapat menyerap 44.733 tenaga kerja pada subsektor aplikasi dan game developer pada tahun yang sama,” tambahnya.

Namun, masih kata Syaifullah, industri gaming tidak semata tanpa masalah. Pembajakan, keamanan siber, serta pemerataan akses telekomunikasi masih menjadi kendala yang dihadapi industri ini.

Pada saat yang bersamaan, Asosiasi Game Indonesia (AGI) bersama LIPI dan Kominfo sedang melakukan riset nasional untuk mengetahui kondisi terbaru dari Ekosistem Industri Game Indonesia karena ketersediaan data yang akurat menjadi point penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat untuk pengembangan ekosistem gaming nasional.

Berbagai dukungan pun tetap dilakukan supaya industri gaming di Indonesia lebih berkembang. Saat ini, pemerintah sedang mengupayakan berbagai inisiatif strategis untuk menunjang industri gaming agar semakin meroket dari tahun ke tahun dan menjadikan game lokal sebagai tuan rumah di industri game nasional.

Salah satunya adalah dengan menghadirkan skema insentif. Selain itu, berbagai gelaran acara game juga dilakukan, contohnya adalah gelaran Piala Presiden Esports pada Februari 2020 serta inisiatif ‘Gelora 2020’ (Game Lokal Kreasi Indonesia) yang sedang dilaksanakan dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

“Kita banyak menyaksikan talenta dan konsep orisinil game developer lokal yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Selain mendapatkan dukungan pemerintah, kami juga sudah melihat beberapa perusahaan besar mulai serius menggarap sektor game dengan menjadi sponsor beberapa tim e-Sports di Indonesia. Hal tersebut merupakan sinergi yang baik agar ekosistem industri game semakin matang,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Indonesia Esports Premier League (IESPL), Giring Ganesha, menambahkan eSports juga bisa menjadi profesi yang menjanjikan bagi generasi muda yang sangat akrab dengan perkembangan teknologi.

Giring Ganesha (presiden Indonesia Esports Premier League (IESPL)) menjelaskan potensi sektor eSports di Indonesia dalam sesi webinar Potensi Besar Industri Gaming Indonesia, Selasa (30/6) kemarin.

“Industri Gaming di Indonesia semakin diakui eksistensinya. Data dari IESPL di 2019 menunjukkan Indonesia menempati peringkat 12 di pasar gaming dunia dengan total pemain game aktif sebanyak 62,1 juta orang. Secara keseluruhan di tahun 2019 industri ini menghasilkan pendapatan sebesar 1,04 miliar dolar AS,” jelasnya.

Dalam diskusinya, Giring menyampaikan tiga alasan yang membuat eSports kian populer di kalangan masyarakat. Yang pertama adalah shifting from PC to mobile yang menunjukkan pergeseran tren penggunaan game ke perangkat yang lebih praktis dan simple, yaitu melalui telepon genggam.

Kedua, shifting from single to multiplayer, yang berarti peminat game sekarang lebih memilih untuk memainkan game yang bermode multipemain karena dapat membangun semangat kebersamaan. Ketiga, shifting from playing to watching, yang dilakukan oleh peminat game untuk menonton pemain lain berstrategi dalam menyelesaikan sebuah game melalu berbagai platform digital.

Giring juga menjelaskan bahwa industri gaming memiliki potensi yang besar bagi Indonesia. Pengembang game seperti Agate, yang berasal dari Bandung, berhasil merilis game berjudul Valthirian Arc: Hero School Story dan mampu meraih pemasukan sebesar 1 juta dolar AS. Jenjang karir eSports pun tak kalah hebatnya, banyak sekali pemain eSports bertalenta yang sudah mengharumkan nama bangsa, seperti Rizki Faidan yang berhasil meraih juara pertama dalam ajang Pes League Asia Finals 2019 dan terkenal sebagai salah satu atlet eSports ternama di Asia Tenggara.

Giring juga menilai dukungan pemerintah terhadap industri gaming selama ini sudah cukup baik, terlihat dari penyelenggaraan kompetisi eSports yang secara rutin dilakukan oleh pemerintah seperti kompetisi Piala Presiden Esports 2019 dan 2020.

Solusi Tunggal Menyelesaikan Masalah Akses Internet Yang Lebih Cepat Ke Banyak Orang Lewat Facebook Connectivity

JAKARTA – Masyarakat Indonesia menggunakan Facebook setiap hari untuk terhubung dengan orang-orang terdekat mereka, dan edisi terbaru dari Economist Intelligence Unit Inclusive Internet Index menunjukkan bahwa sebagai negara Asia Tenggara terpadat, Indonesia berkinerja baik pada Indeks Internet Inklusif dengan peringkat 57 dari 100 negara.

“Kami melihat bahwa 66{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} rumah tangga di Indonesia adalah pengguna internet, lebih tinggi dari rata-rata di Asia (60{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc}),” Kepala Konektivitas dan Kebijakan Akses untuk APAC di Facebook Tom Varghese dalam keterangan yang diterima The Editor, Kamis (2/7).

Di saat yang sama, kecepatan internet umumnya lebih lambat dari rata-rata regional. Hal ini menekankan pentingnya membangun kapasitas tambahan dengan mengerahkan lebih banyak backhaul fiber di seluruh negeri.

Ia melanjutkan, tidak ada solusi tunggal yang dapat menyelesaikan masalah dan memberikan akses internet yang lebih cepat ke banyak orang. Mencegah kesenjangan digital yang lebih besar dan menutup kesenjangan yang tersisa dalam inklusi internet akan membutuhkan teknologi baru, model bisnis dan kemitraan.

“Oleh karena itu, Facebook bekerja erat dengan mitra kami di Indonesia untuk memperluas akses jaringan internet, meningkatkan permintaan untuk penggunaan internet dan menurunkan biaya konektivitas, mengoptimalkan investasi jaringan dan memungkinkan pendekatan baru untuk infrastruktur jaringan telekomunikasi,” katanya.

Tom menjelaskan konektivitas selalu menjadi inti dari misi Facebook untuk memberikan masyarakat kekuatan untuk membangun komunitas dan membawa dunia lebih dekat. Ia jamin Facebook akan berkomitmen untuk bekerjasama dengan pemerintah, industri, akademisi, ahli teknologi, dan masyarakat sipil untuk membantu menghubungkan 3,5 miliar orang, termasuk di Indonesia yang belum memiliki koneksi internet dan untuk meningkatkan pengalaman mereka yang sudah terhubung.

Meski demikian, Tom mengingatkan bahwa Facebook bukanlah sebagai penyedia layanan, namun untuk menyediakan ekosistem, bekerja dengan penyedia jaringan, manufaktur peralatan, dan mitra ekosistem lainnya untuk mengembangkan model bisnis, alat, dan teknologi baru yang membantu menyediakan akses internet
yang lebih cepat.

“Bisnis kami berhubungan erat dengan operator jaringan dan ekosistem seluler. Kami ingin secara aktif mengembangkan ekosistem untuk membantunya tumbuh dengan kinerja jaringan yang kuat dan inovasi berkelanjutanm” katanya.

Dari keterangan Tom, diketahui proyek konektivitas Facebook di Indonesia diantaranya membangun infrastruktur merupakan bagian besar dari biaya penyedia telekomunikasi, dan dapat menyulitkan penyediaan konektivitas berkecepatan tinggi dengan harga terjangkau untuk para pengguna, memenuhi kebutuhan akses internet dan konten yang membutuhkan banyak data. Wi-Fi memiliki peran penting dalam menyediakan akses internet yang cepat, terjangkau dan dapat diandalkan bagi para penggunanya.

Selain itu, proyek mereka selanjutnya adalah menyediakan alternatif yang cepat, terjangkau, dan mudah digunakan untuk kabel serat optik dan dapat mendukung penggunaan akses nirkabel tetap, wifi publik dan menyediakan konektivitas yang mendasari layanan Smart City dan meluncurkan Internet1O1 yang bertujuan untuk meningkatkan adopsi internet seluler di Indonesia dan membantu pengguna internet pertama kali mendapatkan hasil maksimal dari pengalaman online mereka.

Bisa Lawan Corona, Amerika Serikat Borong Stok Remdesivir

AMERIKA SERIKAT – Amerika Serikat memborong remdesivir yang disebut mampu melawan virus corona. Tak tanggung-tanggung, volumenya hampir seluruh stok global yang tersedia untuk tiga bulan ke depan.

Foto: Getty Images

Dikutip dari Aljazeera pada Rabu (1/7/), Departemen Layanan Kesehatan (HHS) mengumumkan bahwa pihaknya telah mengamankan lebih dari 500.000 paket perawatan remdesivir dari Gilead Sciences bagi rumah sakit di Negeri Paman Sam sampai September.  Adapun, persediaan tersebut merupakan 100{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} dari target produksi perusahaan pada Juli dan 90{449fde34b18ca6505a303acf59cd2914251092e879039fa6b1605563bfad8ebc} produksi pada Agustus dan September.

“Presiden (Donald Trump) telah meneken kesepakatan luar biasa untuk memastikan warga Amerika memiliki akses terhadap obat yang pertama diresmikan sebagai obat virus corona,” kata Sekretaris HHS, Alex Azar.

Remdesivir yang tercatat di rumah sakit merupakan obat yang pertama menunjukkan perbaikan pada pasien virus corona dalam sebuah uji klinis dan informasi baru tentang keampuhannya tengah diperhatikan oleh seluruh dunia karena seluruh negara berperang melawan virus corona.

Pada Mei, para regulator di AS memperbolehkan penggunaan darurat pada obat uji coba yang terlihat bisa membantu pasien pulih lebih cepat. Selain itu, obat tersebut pun sudah diterima secara penuh oleh regulator kesehatan Jepang.

Sementara itu, AS membutuhkan izin dari Lembaga Makanan dan Obat (FDA) yang membutuhkan waktu lama. Namun, kondisi darurat memungkinkan penggunaannya dalam kondisi krisis kesehatan ketika pilihan lain tak tersedia.

Saat ini, tak ada izin yang diperoleh dari AS untuk vaksin virus corona yang telah menyerang lebih dari 10 juta orang dan membunuh lebih dari 500.000 orang secara global, termasuk lebih dari 127.000 kematian berasal dari AS.

Adapun, Remdesivir sebelumnya masuk dalam kandidat penawar virus ebola. Dengan kemampuannya, obat tersebut bisa melumpuhkan gerakan virus corona yang bisa menghancurkan sistem imun pasien. Gilead, produsen remdesivir menyebut harga yang dikenakan US$2.340 per pasien di AS.

Sementara itu, pihaknya mengizinkan pembuat obat generik agar 127 negara berkategori miskin dan berpendapatan menengah bisa menikmati perawatan yang sama.

Dokter Spesialis Penyakit Menular Rumah Sakit Lahey di Burlington, AS, Daniel McQuillen mengatakan bahwa sulit untuk mengambil kesimpulan terhadap mengapa respons obat bisa lebih baik pada pasien yang masih dalam tahap awal. Menurutnya, uji coba masih menunjukkan hasil yang berbeda antar kasusnya.

“Obatnya memberikan harapan kepada pasien yang dirawat pada tahap awal ketika penyakit masih dalam fase viremia (virus masih berada di aliran darah pasien),” katanya.

Analis Michael Yee, Jefferies mengatakan perkembangan terlihat begitu rendah. “Konsensus telah memahami bahwa remdesivir bukanlah obat satu-satunya,” katanya.

Terlepas dari itu, aksi borong vaksin virus corona oleh AS juga sudah dilakukan saat hydrochloroquine yang merupakan anti malaria disebut bisa mengatasi virus corona.

Namun, WHO sempat menyebut bahwa uji coba lanjutan terkait keampuhan hydrochloroquine harus dihentikan. AS pun telah mengirim 2 juta dosis hydrochloroquine dan masih harus berpikir lagi untuk menghabiskan 63 juta dosis yang telah dibeli.. Pasalnya, FDA juga enggan menggunakan obat tersebut untuk mengobati pasien virus corona.

Padahal Presiden Donald Trump menyebut obat itu sangat kuat dan sangat disarankan meskipun belum terbukti mampu mengatasi pasien yang terjangkit virus. Kita lihat saja apakah remdesivir juga akan bernasib sama dengan hydrichloroquine?

President Jokowi Believe Batang Industrial Zone Will Create More Job Opportunities

President Joko Widodo (middle) and the Director of Marketing and Sales of Saniharto Enggalhardjo Merrysia Enggalhardjo (black suit), Tuesday (30/6) (Source: Instagram)

JAVA – President Joko Widodo believe that Batang Industrial Zone in Central Java Province will create create more job opportunities.

President Joko Widodo (middle) and the Director of Marketing and Sales of Saniharto Enggalhardjo Merrysia Enggalhardjo (black suit) on Tuesday June 30, 2020 (Source: Instagram @merysiaenggalhardjo)

Cabinet Secretariat of Republic Indonesia wrote that President Jokowi instructed relevant ministers and Head of the Investment Coordinating Board (BKPM) to provide the best services for the industries relocating from China to Indonesia Tuesday (30/6).

“If there is any difficulty in permitting process, the President has ordered Head of the BKPM to take care of it, from A to Z, so that investors can feel catered to,” said Jokowi.

On the issue of land acquisition in the country, the President said that he will back up the investors until such problems were resolved.

Jokowi said that He alreadyasked several investors regarding land procurement. For instance, investors who have procured land for their facilities in Serang or Bekasi can continue their projects if there are no problems.

President Jokowi went on to say that the Government will provide around 4,000 hectares of land in total and there will be 450 hectares of land for the first phase.

Jokowi also declare that LG Electronic will also relocate their company to Indonesia. The Head of the BKPM together with the Governor and the Regents here will assist the relocation process. There are 119 companies that are looking to relocate from China. They should be lured to invest in Indonesia.

“Do not let Indonesia fail once again to attract investors, just like last year when 33 companies moved away from China but none went to Indonesia,” the President emphasized.

On that occasion, the President announced that 7 foreign companies had confirmed their plans to relocate their factories to Indonesia, while 17 more companies are looking to open facilities in the country.

“I express my deepest gratitude for our quick work because it is not about a big country defeats a small country, it is about a fast country that will defeat a slow country,” the President concluded.

Also accompanying the President during the event were, among others, Cabinet Secretary Pramono Anung, Minister of State-Owned Enterprises Erick Thohir, Head of the Investment Coordinating Board Bahlil Lahadalia, and Central Java Governor Ganjar Pranowo.

Puan Maharani Mengundang Polantas Disekitar Kediamannya Rayakan Hari Bhayangkara

Ketua DPR Puan Maharani beri tumpeng ke anggota Polantas di Hari Bhayangkara (Foto: Dokumen Pribadi)

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani berharap di hari Bhayangkara yang ke-74, Polri makin profesional yang diwujudkan dalam penegakan hukum yang berkeadilan dan terpercaya.

Ketua DPR Puan Maharani beri tumpeng ke anggota Polantas di Hari Bhayangkara (Foto: Dokumen Pribadi)

“Kita juga ingin proses hukum yang dilakukan Polri berlangsung cepat dan efektif sehingga tidak membebani masyarakat yang ingin mencari keadilan,” ujarnya saat mengikuti upacara secara virtual di kediamannya di Jakarta, Rabu (1/7).

Usai upacara, Puan terlihat langsung memotong dan menyerahkannya kepada Aiptu Jan Roverson Siagian (51 tahun), anggota Polantas yang setiap hari berjaga di perempatan Kuningan, Jakarta Selatan. Potongan tumpeng juga diberikan kepada Kombes (Pol) Totok Lisdiyanto, perwira menengah Polri yang ikut hadir mengikuti upacara di kediaman Dinas Ketua DPR RI.

Untuk diketahui, Puan secara khusus meminta anggota Polantas yang bertugas di kawasan yang terdekat dengan kediaman dinasnya ikut acara tumpengan Hari Bhayangkara 2020.

Kepada Polantas, Puan meminta mereka yang setiap hari bersentuhan dengan masyarakat dan mewakili wajah Polri agar menjaga citra Polri. “Jaga Amanah. Selamat Hari Bhayangkara,” ujar Puan sambil menyerahkan tumpeng kepada Siagian.

Puan yang mengenakan kebaya nasional saat mengikuti upacara juga meminta agar pelayanan publik yang dilakukan Polri terus dioptimalkan dan tetap memegang teguh prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia meminta agar pengawasan internal ditingkatkan agar disiplin anggota Polri terus meningkat sehingga tidak ada lagi kasus-kasus yang mencoreng citra Polri.

Di masa pandemi seperti ini, Puan meminta agar Polri terus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga masyarakat dapat menjalani new normal (kenormalan baru) dengan kondusif. “Pemeliharaan keamanan dan ketertiban juga dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial dari dampak pandemi covid-19.”

Khusus menghadapi Pilkada serentak 2020, Desember nanti, Puan meminta Polri bersiap mengemban tugas berat. Ia berharap Polri berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar Pilkada serentak dapat berlangsung aman, tertib dan demokratis.