23.4 C
Indonesia

Negara Mana Yang Warganya Paling Banyak Berkunjung Ke Indonesia Tahun Ini?

Must read

JAKARTA — Sejak melonggarnya pembatasan mengenai pandemi Covid-19, perbatasan banyak negara perlahan-lahan kembali dibuka, begitu juga Indonesia.

Maka tidak heran bila terpantau semakin banyak warga negara asing (WNA) yang mengunjungi negeri kita, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, baik untuk urusan wisata, bekerja, atau lainnya.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi pada Senin (26/12) merilis daftar negara yang warganya paling banyak berkunjung ke Indonesia tahun ini. Daftar itu dirilis dalam bentuk reels di akun Instagram badan tersebut, @ditjen_imigrasi.

Dari total 4 juta WNA yang tercatat mendatangi Indonesia sepanjang tahun 2022, WNA asal Singapura dan Australia menjadi yang paling banyak, dengan masing-masingnya menembus angka 1 juta orang.

Total warga Singapura yang datang ke Indonesia adalah 1.273.344 orang, sementara mereka yang datang dari Australia berjumlah 1.270.342 orang.

Negara tetangga lainnya yang juga menyumbang cukup banyak warganya datang ke Indonesia tahun ini adalah Malaysia, dengan 880.455 warganya tercatat telah berkunjung.

Posisi itu kemudian disusul oleh India (605.281 orang), China (433.833 orang), dan Amerika Serikat (353.560 orang).

Selanjutnya, jumlah WNA asal Britania Raya menempati posisi ketujuh, dengan 331.075 orang tercatat telah melintasi benua untuk menyambangi Indonesia.

Jumlah itu tidak jauh berbeda dari jumlah pengunjung dari Filipina, yaitu 327.419 orang, yang juga berada di atas jumlah pengunjung dari Korea Selatan (309.453 orang) dan Prancis (269.651 orang).

Netizen menyayangkan urusan di Indonesia yang dipersulit

Hingga tulisan ini dibuat, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 2 ribu likes dan lebih dari 50 komentar—yang isinya beragam tanggapan netizen.

Ada yang menilai bahwa jumlah itu sangat sedikit dan mungkin tidak mencakup semua WNA yang datang ke Indonesia sepanjang tahun ini.

Ada juga yang menduga-duga bahwa sulitnya proses pengajuan visa menjadi penyebab dari sedikitnya jumlah tersebut—yang diharapkan bisa menjadi pertimbangan pemerintah yang berwenang dalam hal ini.

Dan kemungkinan akan berkurang tahun depan dengan diberlakukan “second home visa” Tentu saja keputusan itu sangat memberatkan para turis yang ingin pensiun di Indonesia dan pastinya mereka akan lebih memilih Thailand untuk menikmati masa pensiun mereka.,” tulis @asiantraveller_id.

Will be more orang asing mau datang klo visa di permudah. Apalagi untuk yg mau stay long term. Ini mahal dan di persulit lagi. Gimana economy mau naik?” tulis @arinarossi.

Saya dr beberapa hari jemput tamu di bandara Ngurah Rai selalu 3 jam yg diperlukan dr arrival sampe ketemu tamu. Keluar dari semua urusan biasanya mereka udah ngedumel duluan dan saya bilang welcome to Bali, Indonesia,” tulis @dmbbalitour.

Nah, bagaimana menurut Anda?

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru