21.1 C
Indonesia
Sunday, November 30, 2025

Ini Nama-Nama Perusahaan Tambang Yang Berada di Sekitar Area Banjir Bandang di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah

Must read

THE EDITOR – Desa-desa yang terkepung oleh banjir bandang yang menewaskan puluhan orang dan menghancurkan rumah warga di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan ternyata dikelilingi oleh berbagai macam jenis tambang.

Dari hasil penelusuran redaksi The Editor melalui alat pemetaan bumi Google Earth, terlihat bila Kecamatan Batang Toru di Tapanuli Selatan berada dekat dengan beberapa perusahaan tambang yang luas area galiannya melebihi desa-desa warga.

APA SAJA JENIS TAMBANG TERSEBUT? SIAPA PEMILIKNYA?

1. PT Agincourt Resources dan EMR Australia

 PT Agincourt Resources adalah perusahaan pertambangan emas dan perak yang memiliki Tambang Emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. 

OG Indonesia melaporkan bahwa akuisisi Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources telah selesai pada 17 Maret 2016. Kini G-Resources, yang tadinya pemegang saham utama PT Agincourt Resources, digantikan oleh konsorsium yang dipimpin oleh EMR Capital, sebuah perusahaan dana ekuitas pertambangan swasta asal Australia. 

Komposisi kepemilikan saham pun berubah, di mana EMR sebesar 61,4%, Farallon Capital sebanyak 20,6%, Martua Sitorus 11% dan Robert Budi Hartono serta Michael Bambang Hartono 7%. 

Dua nama terakhir merupakan orang terkaya di Indonesia tahun 2015 versi Majalah Forbes. Sementara kepemilikan saham Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Provinsi Sumatera Utara (Pemda) tidak mengalami perubahan.

Guna menyambut pemilik saham baru, perusahaan menunjuk Presiden Direktur Tambang Emas Martabe adalah Tim Duffy dan Presiden Komisaris Tambang Emas Martabe adalah Owen Hegarty,

2. PLTA North Sumatera Hydro Energy di Tapanuli Selatan

PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) adalah perusahaan yang mengembangkan dan mengoperasikan PLTA Batang Toru, dan proyek ini merupakan kerja sama investasi antara Tiongkok (China) dan Indonesia.

3. PT Pahae Julu Micro-Hydro Power atau PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Hidro Mikro) Pahae Julu

4.  Geothermal PT SOL atau PT SOL Geothermal Indonesia di Tapanuli Utara

5. Perkebunan Kayu Rakyat (PKR) PT Toba Pulp Lestari di Tapanuli Utara 

PT Toba Pulp Lestari dimiliki oleh pengusaha Singapura Joseph Oetomo. Arah Pena pada Jumat (28/11/2025) menyebutku bila perubahan pengendali terjadi pada 22 Januari 2024, ketika Oetomo secara tidak langsung menguasai 1.283.649.894 saham atau 92,42% melalui Pinnacle Company Pte Ltd.

Pada Juni 2025, pengambilalihan dilanjutkan oleh Allied Hill Limited (AHL), holding investasi Hong Kong yang didirikan 11 April 2025.

AHL sepenuhnya dimiliki Everpro Investments Limited, yang pada gilirannya merupakan milik penuh Oetomo sebagai direktur.

TPL, yang sebelumnya bernama PT Inti Indorayon Utama Tbk dan pernah dimiliki taipan Sukanto Tanoto, berfokus pada produksi High Alpha Pulp (HAP) untuk kertas dan serat rayon dengan kapasitas tahunan 150.710 ton.

Perusahaan memiliki konsesi 167.912 hektare hutan tanaman industri di Sumatera Utara, termasuk Aek Nauli, Habinsaran, Tapsel, Aek Raja, dan Tele. 

Hingga kini, Oetomo tetap menjadi pemilik manfaat akhir TPL, di tengah sorotan Walhi atas dampak ekologis operasinya di kawasan Danau Toba dan sekitarnya.

6. Perkebunan Sawit PT Sago Nauli di di Tapanuli Tengah 

7. Perkebunan Sawit PTPN III Batang Toru di di Tapanuli Selatan

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Baru