26.4 C
Indonesia

WHOI Siarkan Video Penjelajahan Yang Ungkap Keadaan Asli Kapal Titanic

Must read

MASSACHUSETTS – Lebih dari satu abad telah berlalu sejak kapal RMS Titanic karam di Samudera Atlantik, namun kisahnya masih disebut-sebut hingga sekarang sebagai sesuatu yang melegenda.

Tragedi itu juga semakin abadi usai diadaptasi menjadi sebuah film drama romantis berjudul “Titanic”, yang tahun ini merayakan usia 25 tahunnya.

Bersamaan dengan itu, video penjelajahan yang merekam keadaan bangkai kapal Titanic yang asli, yang hingga kini masih mendiami dasar laut, juga disiarkan untuk pertama kalinya.

Video itu diunggah oleh Woods Hole Oceanographic Institution (WHOI) pada Kamis (16/2) di kanal YouTube-nya dan langsung menarik perhatian banyak orang.

Disebutkan, video berdurasi satu jam 21 menit itu disiarkan tanpa diedit dan merupakan dokumentasi dari penjelajahan laut yang dilakukan pada tahun 1986.

Penjelajahan itu dilakukan oleh WHOI beberapa bulan setelah menemukan kapal Titanic dalam misi bersama sebuah institusi kelautan asal Prancis.

Bangkai kapal itu dilaporkan berada 3.780 meter di bawah permukaan laut di Samudra Atlantik bagian utara, berjarak 685 kilometer dari pantai Kanada.

“Hal pertama yang saya lihat adalah dinding raksasa dari baja yang tingginya melebihi 100 kaki,” tutur penjelajah dasar laut Robert Ballard yang ikut serta dalam ekspedisi tersebut, dikutip dari Science Alert.

“Saya tidak melihat Titanic di bawah saya, saya mendongak ke atas. Tidak ada yang kecil,” tambahnya. 

Diakui oleh Ballard, ia menyaksikan barisan sepatu yang ditinggal oleh para penumpang Titanic sebelum menyelamatkan diri. Ia juga sempat mengintip ke dalam jendela kapal.

“Rasanya seperti ada yang balik melihat kami. Lumayan menyeramkan,” jelasnya.

Dalam melakukan penjelajahan itu, WHOI menggunakan DVS Alvin, wahana selam bermuatan manusia dan perangkat selam Jason Jr.

Mengutip CNBC Indonesia, Alvin adalah wahana selam milik angkatan laut Amerika yang tersambung dengan Jason Jr menggunakan kabel optik sepanjang 91 meter.

Jason Jr, yang bisa dikendalikan dari jarak jauh, memberikan penjelajah kemampuan untuk mengakses dan mengambil gambar di area yang tidak bisa dijangkau oleh Alvin.

Salah seorang insinyur WHOI, Andy Bowen, mengatakan bahwa tantangan terbesar dalam penjelajahan tersebut adalah lokasi karamnya kapal Titanic yang terpencil.

Selain itu, suhu air di lokasi karamnya kapal juga mendekati titik beku.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru