26.4 C
Indonesia

Protes Eksekusi di Iran, Mahlagha Jaberi Kenakan Gaun Berleher Tali di Festival Film Cannes 2023

Must read

JAKARTA – Seorang model asal Iran mencuri banyak perhatian publik setelah menghadiri Festival Film Cannes 2023 pada Jumat (26/5) lalu dengan gaun yang dianggap sebagai bentuk protes atas apa yang terjadi di negara asalnya.

Mahlagha Jaberi tampil di depan ribuan pasang mata dengan gaun hitam yang panjangnya menyentuh tanah, yang bagian belakangnya bertuliskan kalimat “Stop Executions”.

Tak tanggung-tanggung, bagian leher dari gaun itu juga menampilkan simpul tali berwarna cokelat yang umum terlihat dalam pelaksanaan hukum gantung.

Lewat akun Instagram-nya, Jaberi menyatakan dirinya dan timnya ingin membawa atensi media ke pelaksanaan eksekusi yang salah terhadap orang-orang Iran.

“Kami ingin membuat pernyataan fesyen untuk memperingati kemewahan Cannes, tetapi yang lebih penting, untuk membawa perhatian media pada eksekusi yang salah terhadap rakyat Iran,” tulisnya di unggahan akun @mahlaghajaberi.

“Sayangnya, pernyataan politik tidak diperbolehkan di festival film dan pihak keamanan menghentikan saya untuk menunjukkan bagian belakang gaun saya, tetapi arti ‘jerat’ dipahami dengan baik,” tambahnya.

Gaun itu tampak sederhana namun memiliki pesan yang kuat, mendalam, dan bisa langsung diterima oleh siapa pun yang melihatnya.

Penciptanya adalah seorang desainer yang juga berasal dari Iran, Jila Saber. Ia terbiasa membuat gaun pengantin, gaun untuk pesta malam hari, dan gaun ready-to-wear.

Selain unggahan berisikan enam foto dirinya di rangkaian Festival Film Cannes 2023, Jaberi juga mengunggah sebuah video dirinya dalam balutan gaun tersebut.

Dalam video itu, ia tampak berada di satu ruangan pemotretan yang temaram, menunjukkan detail simpul tali yang membentuk bagian leher gaun itu, serta memamerkan bagian belakang gaun.

“Untuk orang-orang Iran. #76thcannesfilmfestival,” tulisnya dalam unggahan yang satu itu.

Melansir Insider, Human Rights Activists in Iran (HRAI) mengatakan bahwa otoritas Iran telah mengeksekusi beberapa warga dalam beberapa minggu terakhir.

Organisasi nonpemerintah itu melaporkan, selama pekan pertama Mei, setidaknya 45 narapidana dieksekusi di Iran untuk kejahatan terkait narkoba dan pembunuhan.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa setidaknya 192 orang, termasuk delapan wanita, telah dieksekusi di negara itu sepanjang Januari hingga Mei tahun ini.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru