23.4 C
Indonesia

Kota Ini Diserbu Pemburu Harta Karun Usai Peta Tua Nazi Dirilis

Must read

BELANDA – Sebuah peta tua yang diyakini menandai tempat yang menyimpan harta karun senilai jutaan euro memantik rasa penasaran orang-orang untuk memburunya di Belanda pekan lalu.

Disebutkan bahwa harta karun itu disembunyikan oleh tentara Jerman selama Perang Dunia Kedua.

Berbekal pendeteksi logam dan sekop, beberapa kelompok berkeliaran di ladang yang mengelilingi pedesaan Ommeren di timur negara itu setelah peta itu dipublikasikan oleh Arsip Nasional Belanda pada Selasa (3/1).

Arsip itu mengatakan peta itu diyakini menunjukkan tempat tentara Nazi menyembunyikan empat kotak besar berisi berlian, rubi, emas, perak, dan segala jenis perhiasan yang mereka rampas setelah ledakan di sebuah bank pada Agustus 1944.

Tak lama setelah perang, setelah Belanda dibebaskan dari pendudukan Nazi pada tahun 1945, lembaga Belanda yang betugas melacak kekayaan Jerman di negara itu memperoleh peta tersebut dari seorang tentara Jerman.

Berkas penelitian yang menyimpan peta tersebut dirilis minggu ini karena jangka waktu maksimal 75 tahun yang dapat dirahasiakan telah berakhir.

Kepada Reuters, juru bicara Arsip Nasional Anne-Marieke Samson mengatakan bahwa, meskipun keberadaan harta karun itu tidak pernah dapat dikonfirmasi sepenuhnya, institut tersebut telah melakukan berbagai upaya untuk menemukannya pada tahun 1947–yang berujung kegagalan.

“Kami tidak tahu pasti apakah harta karun itu ada. Tapi institut melakukan banyak pemeriksaan dan menemukan cerita itu dapat dipercaya,” kata Samson.

“Tapi mereka tidak pernah menemukannya dan jika memang ada, harta karun itu mungkin sudah digali,” sambungnya.

Meskipun begitu, kecilnya peluang untuk menemukan barang berharga itu tidak menghalangi para penggali emas amatir.

“Saya melihat sekelompok orang dengan detektor logam di mana-mana,” kata Jan Henzen (57) kepada Reuters saat dia beristirahat dari pencariannya sendiri.

“Seperti banyak orang, berita tentang harta karun membuat saya pergi mencarinya sendiri. Kemungkinan harta karun itu masih ada di sini setelah 70 tahun sangat kecil saya pikir, tapi saya ingin mencobanya,” tambahnya.

Mantan Wali Kota Ommeren Klaas Tammes, yang sekarang menjalankan yayasan pemilik tanah yang mungkin menyembunyikan harta karun itu, mengatakan ia telah melihat orang-orang dari seluruh negeri berdatangan.

“Peta dengan deretan tiga pohon dan silang merah menandai tempat di mana harta karun seharusnya tersembunyi memicu imajinasi,” katanya.

“Siapa pun yang menemukan sesuatu harus melaporkannya kepada kami, jadi kita lihat saja. Tapi saya tidak berharap itu mudah,” tambahnya.

 

Sumber: Reuters

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru