23.4 C
Indonesia

Ini Alasan Pemerintah Singapura Terima Presiden Sri Lanka Yang Kabur

Must read

SINGAPURA – Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dikabarkan telah mendarat di Singapura kemarin, Kamis (14/7), sore. Ia juga telah mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada Ketua Parlemen Mahinda Yapa Abeywardena dari negara tersebut melalui surat elektronik (email).

Dilansir dari CNN Indonesia, orang nomor satu di Sri Lanka itu bertolak dari Bandara Internasional Velana Male, Maladewa, menggunakan pesawat dari maskapai Saudia.

Rajapaksa ditemani oleh sang istri, Ayoma, dan dua orang pengawalnya.

Reuters melaporkan kedatangannya dengan merujuk pada data penerbangan, namun tidak ada rincian lebih lanjut mengenai hal itu.

Sikap pemerintah Singapura yang menerima rombongan pria berusia 73 tahun itu pun patut dipertanyakan.

Pasalnya, Rajapaksa melarikan diri dari negaranya beberapa jam sebelum menandatangani surat pengunduran dirinya pada hari Rabu (13/7), sesuai janjinya akhir pekan lalu.

Ia dinilai telah salah urus negara sehingga Sri Lanka mengalami bangkrut dan krisis ekonomi terburuk dalam 70 tahun terakhir.

Penduduk di negara Asia Selatan itu kini berhadapan dengan keadaan serba sulit. Gelombang protes pun berlangsung selama berbulan-bulan.

Pemerintah Singapura menjelaskan bahwa penerimaan Presiden Sri Lanka tersebut di negaranya adalah karena pria itu datang dalam kunjungan pribadi.

Dikutip dari Reuters, pemerintah negara tersebut juga mengatakan bahwa tidak ada permintaan suaka politik dari Rajapaksa.

Sejalan dengan hal tersebut, Kedutaan Besar Singapura di Indonesia juga mengatakan hal serupa.

“Dia [Gotabaya Rajapaksa] tidak meminta suaka juga tidak mendapatkan suaka. Singapura secara umum tidak menerima permintaan suaka,” demikian penjelasan Kedubes Singapura di Jakarta kepada CNN Indonesia.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru