30.4 C
Indonesia

India Minta Maskapai Atasi Keterlambatan Pengiriman Tas Penumpang

Must read

INDIA – Beberapa maskapai penerbangan terkemuka India telah diperintahkan untuk mulai mengirimkan tas penumpang dalam waktu 10 menit setelah mesin pesawat dimatikan.

Kementerian penerbangan sipil mengatakan bahwa bagasi penumpang harus dikirimkan kepada mereka dalam waktu 10 hingga 30 menit setelah mendarat.

Maskapai penerbangan memiliki waktu hingga 26 Februari untuk mematuhi perintah tersebut.

Diberitakan BBC, keterlambatan pengiriman bagasi telah menjadi masalah yang terus-menerus terjadi di seluruh bandara.

Biro Keamanan Penerbangan Sipil (BCAS) mengarahkan tujuh maskapai penerbangan, termasuk maskapai seperti Air India, Vistara, dan IndiGo, untuk menerapkan langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan pengiriman bagasi tepat waktu.

Arahan itu muncul setelah Kementerian Penerbangan memantau waktu pengiriman bagasi ke penumpang di enam bandara besar di India. Operasi tujuh maskapai penerbangan diperiksa dengan cermat di 3.600 penerbangan.

Sebuah pernyataan dari kementerian mengatakan bahwa latihan peninjauan dimulai pada Januari dan masih berlangsung.

Dikatakan juga bahwa meskipun kinerja semua maskapai penerbangan terkait pengiriman bagasi telah meningkat, namun hal tersebut tidak memenuhi pedoman yang diamanatkan.

Ia menambahkan bahwa, sesuai dengan mandat, bagasi pertama harus tiba di sabuk bagasi “dalam waktu 10 menit setelah mesin pesawat dimatikan dan bagasi terakhir dalam waktu 30 menit pada saat yang sama”.

Penumpang India sering mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap proses pengiriman bagasi di bandara.

Terkadang, bagasi mengalami keterlambatan hampir satu jam, dan waktu tunggu menjadi lebih lama jika ada masalah teknis dengan sabuk bagasi.

Selama beberapa bulan terakhir, Kementerian Penerbangan telah mengambil beberapa langkah untuk membuat perjalanan udara lebih lancar.

Pekan lalu, mereka memerintahkan bandara internasional di ibu kota keuangan India, Mumbai, untuk mengurangi penerbangan guna menghindari kemacetan lalu lintas udara dan mempersingkat waktu pendaratan.

SourceBBC
spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru