23.4 C
Indonesia

Harimau Siberia Berusia 14 Tahun Mati Akibat Tertular Covid-19

Must read

OHIO – Jupiter, seekor harimau siberia berusia 14 tahun yang tinggal di Columbus Zoo di negara bagian Ohio, Amerika Serikat, dikabarkan telah mati karena komplikasi kesehatan setelah tertular Covid-19.

Pejabat di kebun binatang itu pada hari Minggu (3/7) mengonfirmasi bahwa hewan tersebut menderita pneumonia yang disebabkan oleh virus Covid-19.

“Pada Rabu, 22 Juni, Jupiter dilaporkan sakit oleh tim perawatannya. (Dia tidak tertarik makan, dan enggan berdiri, bergerak, atau berinteraksi dengan penjaga.),” tulis kebun binatang itu dalam sebuah pernyataan di media sosial.

“Ketika hal ini berlanjut ke hari berikutnya, Jupiter dibius untuk pemeriksaan dan perawatan. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya infeksi, dan pengobatan pun dimulai.” lanjut pernyataan tersebut.

Tidak hanya berhenti di sana, pihak kebun binatang juga menambahkan bahwa Jupiter telah berurusan dengan pengobatan jangka panjang akibat sejumlah penyakit kronis yang mendasarinya.

Kondisi tersebut pun membuatnya lebih rentan terhadap virus Covid-19.

“Sayangnya, Jupiter tidak membaik dengan perawatan ini dan tetap enggan untuk bergerak dan makan,” tambah para pejabat.

“Keesokan harinya, dia diberi perawatan tambahan dan menjalani lebih banyak tes diagnostik.”

Jupiter akhirnya mati pada hari Minggu. Pihak Columbus Zoo mengatakan bahwa dia menjadi hewan pertama di kebun binatang tersebut yang meninggal karena Covid-19.

“Tim perawatan Jupiter mengingatnya sebagai harimau besar dan mengesankan yang menyukai ikan, tidur di gua di tempat tinggalnya, bermain dengan kotak kardus, dan berinteraksi dengan barang favorit lainnya,” papar Columbus Zoo.

Disebutkan bahwa barang favorit Jupiter adalah “tanda plus” pemadam kebakaran seberat 75 pon, yang sejatinya berat jika dibawa-bawa oleh para penjaga, namun menjadi seperti sesuatu yang tidak ada bobotnya jika dibawa olehnya sendiri.

“Tim perawatannya juga mengingat kepercayaan yang mereka bangun dengan Jupiter dari waktu ke waktu melalui pelatihan,” sambung mereka.

Tidak hanya itu, Jupiter juga dikenal sangat ramah dengan para harimau betina, Mara dan Natasha.

Dilansir dari ABC News, Jupiter lahir pada 9 Juli 2007 di Moscow Zoo di Rusia.

Dia tiba di Columbus Zoo pada 19 Maret 2015, setelah menghabiskan paruh pertama hidupnya di Zoo Dvur Kralove yang berlokasi di utara Republik Ceko.

Jupiter meninggalkan warisan yang cukup besar dan menjadi bapak sembilan anak selama hidupnya, dengan enam anaknya lahir di Columbus Zoo.

Menurut para pejabat, hal tersebut telah berkontribusi pada masa depan spesies Jupiter yang terancam punah.

Columbus Zoo mengharuskan staf mereka yang bekerja dengan para kucing besar, kera besar, berang-berang, dan serigala–di antara spesies lainnya–untuk selalu mengenakan masker setiap kali mereka berada dalam jarak enam kaki dari para hewan sebagai tindakan pencegahan.

“Jupiter akan sangat dirindukan… Tolong ingat tim Asia Quest kami,” pungkas Columbus Zoo.

 

Sumber: ABC News

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru