29.4 C
Indonesia

Fans BTS Indonesia Minta Hyundai Mundur Dari Rencana Pembangunan Tambang Batu Bara Adaro

Perjanjian Hyundai dengan Adaro Indonesia mengarah kepada pembangunan besar-besaran PLTU untuk fasilitas smelter di ‘Kawasan Industri Hijau’. Penggemar menyampaikan kekhawatiran, akankah Hyundai merespon?  

Must read

JAKARTA – Sebuah platform daring penggemar K-pop yang tertarik dengan aksi iklim bernama KPOP4PLANET menulis surat terbuka ke perusahaan otomotif Korea Selatan, Hyundai, untuk mundur dari perjanjian terbaru dengan Adaro yang berencana membangun PLTU batu bara sebesar 1,1 GW di Kalimantan Selatan.

Penandatanganan surat ini juga didukung oleh para penggemar grup idola asal Korea Selatan, BTS di Indonesia yang lebih dikenal sebagai ARMY.

Mengapa Para Fans Garis Berat K-pop Turun Tangan? Ada Apa?

Dalam keterangan yang diterima Redaksi The Editor beberapa waktu lalu diketahui bila saat ini tahap pertama pembangunan smelter Adaro masih bergantung pada penambangan batu bara.

Selain itu, diketahui juga bila pada Juli 2021, Hyundai Motor Company telah mengumumkan komitmennya untuk mencapai netralitas karbon dalam operasi globalnya dan menjadi bagian dari RE100.

Dalam hal ini Hyundai menyatakan rencana mereka untuk beralih dari energi fosil dan menggunakan energi terbarukan seperti energi matahari dan angin untuk mencapai target karbon netral pada 2045.

Sayangnya, rencana mulia Hyundai itu hanya sebatas iklan saja.

Apa Kaitannya Dengan K-pop?

Surat terbuka dan petisi yang didorong oleh para penggemar K-pop ini adalah bagian dari kampanye KPOP4PLANET ‘Hyundai, Drop Coal’ – terinspirasi dari hit BTS ’Mic Drop’ – yang isinya meminta perusahaan untuk mundur dari perjanjian dan mengungkapkan sumber energi produksinya. 

Para fans BTS ini meminta agar Hyundai ikut serta menjaga lingkungan sebagaimana dalam lagu berjudul Mic Drop. Pasalnya saat ini BTS adalah brand ambassador mobil listrik Ioniq EV yang dikeluarkan oleh Hyundai.

Lagu dari BTS berjudul ‘Mic Drop’ dapat anda nikmati di: BTS (방탄소년단) ‘MIC Drop (Steve Aoki Remix)’ Official MV

“Hyundai adalah salah satu merek yang kita pikirkan ketika mendengar kalimat ‘kendaraan ramah lingkungan’, terutama setelah idola kami menjadi representasi dan secara aktif membicarakan merek tersebut,” ujar Nurul Sarifah, aktivis KPOP4PLANET yang mengkoordinir kampanye di Indonesia. 

“Itulah mengapa kami mendorong Hyundai untuk menjalankan prinsip mereka dan mundur dari proyek yang tidak hanya membahayakan lingkungan tetapi juga merugikan masyarakat lokal.”

ARMY Indonesia Protes Kepada Hyundai Lewat Surat Terbuka

Kendaraan Hyundai terkenal di kalangan ARMY karena idola mereka merupakan brand ambassador dari mobil listrik Ioniq.

ARMY Indonesia sendiri dalam suratnya mengaku khawatir akan kerusakan lingkungan bila proyek milik Adaro itu terus dilakukan.

Mereka menilai satu-satunya jalan agar lingkungan tetap terjaga adalah dengan menandatangani surat terbuka yang akan dikirimkan oleh KPOP4PLANET kepada Ketua Eksekutif Hyundai sebagai bagian dari kampanye ini.

Isi surat terbuka yang ditandatangi oleh penggemar yang menyebut diri sebagai KPOP4PLANET  ini adalah meminta agar Hyundai mundur proyek yang dapat merusak lingkungan.

“Kami telah melihat dan mengalami sendiri dampak dari bencana iklim. Mulai dari banjir, polusi udara, kekeringan, dan banyak lagi. Kami tidak ingin PLTU baru nantinya menambah runtutan panjang bencana ini,” kata Sharon, organizer dari BTS ARMY Help Center Indonesia, penggemar BTS. 

“Kami ingin hidup di bumi yang sehat, dan seperti kata idola kami, kami ingin menjadi welcome generation.”

Hyundai Dinilai Hipokrit Bila Tetap Produksi Energi Kotor

“Saya selalu mengira Hyundai adalah merek yang peduli dengan lingkungan tapi saya terkejut dan kecewa ketika melihat berita tersebut,” kata Inez, seorang SONE (penggemar dari Girls’ Generation), yang melihat berita terkait keterlibatan Hyundai dengan smelter aluminium di Twitter. 

“Saya berharap Hyundai akan mempertimbangkan kembali kerja sama dengan Adaro dan kembali ke komitmennya untuk memproduksi kendaraan ramah lingkungan.”

Nabilla Gunawan, juru kampanye dari Market Forces mengatakan bila hipokrit bagi Hyundai mengklaim diri sebagai pemimpin dalam memasok mobil listrik namun di saat yang bersamaan tetap membeli aluminium yang diproduksi oleh energi kotor. 

Menurutnya rencana Hyundai untuk membeli aluminium Adaro yang diproduksi PLTU baru adalah sebuah bencana bagi iklim dan dapat melemahkan komitmen perusahaan untuk mencapai karbon netral di 2045.

Untuk diketahui, KPOP4PLANET adalah inisiasi gerakan iklim global bagi penggemar K-pop yang diluncurkan pada Maret 2021, dan terdiri dari fandom di seluruh dunia, termasuk di Korea Selatan dan Indonesia.

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru