29.4 C
Indonesia

13 Tengkorak Pulau Inishbofin Pulang Setelah Dicuri Lebih Dari Satu Abad Yang Lalu

Must read

IRLANDIA – 13 tengkorak manusia yang dicuri dari sebuah pulau di Irlandia lebih dari 130 tahun yang lalu telah dikembalikan dan dimakamkan kembali di tempat asalnya.

Tengkorak berusia 400 tahun itu diambil pada tahun 1890 dari pulau Co Galway di Inishbofin, lepas pantai barat Irlandia, oleh dua akademisi dan disimpan di Trinity College Dublin (TCD) selama lebih dari satu abad.

Melansir Sky News, setelah penduduk pulau melakukan protes, TCD pada awal tahun ini meminta maaf atas pencurian di masa lalu dan setuju untuk mengembalikan tengkorak-tengkorak tersebut.

Upacara pemakaman diadakan di pulau setibanya ketiga belas tengkorak itu pada Minggu (16/7) waktu setempat sebelum dibawa kembali ke biara St Colman yang hancur, tempat peristirahatan pertama tengkorak-tengkorak itu sebelum dicuri.

“Ini adalah titik di akhir kalimat. Perjalanan ini telah berlangsung begitu lama, itu sebabnya kami semua menunggu dan berharap dan semua itu [penuh] emosi,” kata Marie Coyne, penduduk Inishbofin, memimpin protes pengembalian tengkorak.

“Dan sekarang ini sudah dihentikan. Kami bisa bersantai. Ini sudah terjadi,” tambahnya.

Bagaimana tengkorak-tengkorak itu dicuri?

Kisah tengkorak-tengkorak yang dicuri telah memudar menjadi sejarah, sebelum protes baru oleh penduduk pulau meminta pengembalian mereka.

Pada tahun 1890, tengkorak-tengkorak itu diambil dari kuburan yang melekat pada St Colman abad pertengahan oleh seorang akademisi Trinity–Profesor Alfred C Haddon yang merupakan seorang antropolog Inggris–dan rekan penelitinya, Andrew F Dixon.

Kraniometri, yang melibatkan pengukuran tengkorak penduduk pulau, tengah berkembang saat itu. Haddon pun mengakui pencurian itu dalam buku hariannya.

“Saat pantai sudah bersih,” tulisnya, “kami memasukkan barang rampasan kami ke dalam karung”.

Keduanya kemudian menyelundupkan 13 tengkorak dari Inishbofin dengan memberi tahu para pelaut bahwa karung mereka berisi poitin, minuman keras Irlandia yang disuling.

Tengkorak-tengkorak itu dibawa ke universitas tertua dan paling bergengsi di Irlandia, Trinity College Dublin.

Mereka merana di sana, dengan kebanyakan ditempatkan di balik pintu tertutup di museum anatomi lama, selama lebih dari satu abad.

Pada Februari tahun ini, TCD mengumumkan bahwa sebuah kelompok kerja telah merekomendasikan pengembalian tengkorak ke dewan.

“Saya menyesal atas kekecewaan yang disebabkan oleh kami mempertahankan sisa-sisa ini dan saya berterima kasih kepada komunitas Inishbofin atas advokasi dan keterlibatan mereka dengan kami dalam masalah ini,” kata Provos Trinity Dr Linda Doyle.

Dalam upacara pemakaman, hadir cicit perempuan Alfred Haddon, Clare Rishbeth, yang berdomisili di Sheffield. Kehadirannya tak lain adalah untuk meminta maaf.

“Atas nama keluarga Haddon dan Rishbeth, saya ingin meminta maaf kepada penduduk pulau atas tindakan ini,” katanya di hadapan jemaah Gereja St Colman.

“Saya sangat senang kita bisa memperbaiki kesalahan ini,” tambahnya.

Bagaimana tengkorak-tengkorak itu kembali ke rumah?

Penduduk pulau pada Rabu (12/7) pekan lalu melakukan perjalanan ke Dublin untuk memulai perjalanan pemulangan tengkorak.

Tengkorak-tengkorak itu ditempatkan ke dalam peti mati dengan kompartemen terpisah.

Kapel Trinity College mengadakan kebaktian sebelum tengkorak ditempatkan di mobil jenazah, dan dibawa melintasi negara ke Co Galway.

Tengkorak-tengkorak itu diangkut ke Inishbofin satu hari sebelum upacara pemakaman dan penguburan ulang.

Trinity College, yang didirikan pada tahun 1592 oleh piagam kerajaan Ratu Elizabeth dan objek wisata penting di Dublin, bukanlah satu-satunya universitas atau museum yang bermasalah dengan masalah warisan masa lalu.

University College Cork pada September 2022 mengumumkan bahwa mereka akan memulangkan sisa-sisa mumi manusia purba ke Mesir.

Museum di Skotlandia dan Irlandia Utara telah mengembalikan jenazah manusia dan benda suci lainnya ke Hawaii.

University of Cambridge, di sisi lain, membuat rencana untuk mengembalikan lebih dari 100 perunggu Benin yang dicuri dari Nigeria.

Sementara itu, British Museum terus mendapat tekanan dari Yunani untuk mengembalikan Pualam Elgin yang terkenal.

 

Sumber: Sky News

 

Baca juga: Universitas Irlandia Akan Kembalikan Jenazah Yang Dicuri Satu Abad Lalu

spot_img

More Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Artikel Baru